Analisis Penggambaran Tokoh Sebagai Representasi Trauma Sosial dalam Novel "Cantik Itu Luka" Karya Eka Kurniawan Kajian: Semiotik
DOI:
https://doi.org/10.36312/kwtd1f29Keywords:
Representasi, Trauma Sosial, Penggambaran Tokoh, Semiotika Roland Barthes, Cantik Itu Luka.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggambaran tokoh sebagai representasi trauma sosial dalam novel Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan melalui kajian semiotika Roland Barthes. Fokus penelitian meliputi penggambaran tokoh secara langsung dan tidak langsung, identifikasi penanda dan petanda, serta analisis makna denotatif, konotatif, dan mitos yang merepresentasikan trauma sosial. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan semiotika Roland Barthes. Sumber data penelitian berupa novel Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan, sedangkan data penelitian berupa kutipan-kutipan yang mengandung representasi trauma sosial. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi penggambaran tokoh, menentukan penanda dan petanda, menafsirkan makna denotatif dan konotatif, serta mengungkap mitos yang terkandung dalam teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggambaran tokoh sebagai representasi trauma sosial lebih dominan ditampilkan melalui teknik penggambaran tidak langsung dibandingkan penggambaran langsung. Trauma sosial direpresentasikan melalui pengalaman kekerasan seksual, penindasan, konflik politik, diskriminasi sosial, dan pewarisan trauma antargenerasi yang dialami para tokoh. Analisis semiotika menunjukkan adanya hubungan antara penanda dan petanda yang menghasilkan makna denotatif dan konotatif terkait penderitaan sosial masyarakat pascakolonial. Selain itu, ditemukan beberapa mitos yang dinaturalisasikan dalam teks, yaitu mitos patriarki, pelabelan sosial terhadap perempuan, dan pewarisan trauma antargenerasi. Temuan ini menunjukkan bahwa novel Cantik Itu Luka tidak hanya merepresentasikan pengalaman traumatis individu, tetapi juga merefleksikan luka sosial kolektif yang dialami masyarakat dalam konteks sejarah dan budaya Indonesia.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dini Octavia Simbolon, Beslina Afriani Siagian, Pontas Jamaluddin Sitorus

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Journal of Authentic Research agree to the following terms:
- For all articles published in Journal of Authentic Research, copyright is retained by the authors. Authors give permission to the publisher to announce the work with conditions. When the manuscript is accepted for publication, the authors agrees to implement a non-exclusive transfer of publishing rights to the journals.
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.