Dampak Konten Tiktok Terhadap Munculnya Perilaku Menyimpang Siswa Kelas 6 Sd Di Desa Jenggala, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara

Authors

  • Rista Hilda ID Universitas Mataram
  • Sumitro ID Universitas Mataram
  • Risma Ade Aryati ID Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.36312/wqhzy337

Keywords:

Media sosial, TikTok, Perilaku menyimpang, Siswa SD

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis konten TikTok yang paling sering ditiru serta dampak terhadap munculnya perilaku menyimpang pada siswa kelas 6 SD di Desa Jenggala, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Penelitian ini menggunakan Teori Efek Media dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret hingga April 2026 dengan melibatkan 10 siswa sebagai subjek dan 5 orang informan pendukung yang terdiri atas teman sebaya, orang tua, tokoh remaja, kepala dusun dan guru. Data dikumpulkan melalui observasi nonpartisipan, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) jenis konten TikTok yang paling sering ditiru siswa. Siswa perempuan cenderung meniru konten dance, velocity, dan lip sync, sedangkan siswa laki-laki lebih banyak meniru konten game dan sepak bola. (2) dampak konten TikTok terhadap munculnya perilaku menyimpang terlihat melalui  penggunaan bahasa kurang sopan, perilaku kurang santun, kecanduan penggunaan TikTok yang menyebabkan penundaan belajar dan ibadah, serta perubahan emosional berupa mudah marah ketika penggunaan TikTok dibatasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa konten TikTok berdampak terhadap munculnya perilaku menyimpang melalui proses peniruan perilaku dan perubahan kebiasaan sehari-hari.

Downloads

Published

2026-07-20

Issue

Section

Articles

How to Cite

Hilda, R. ., Sumitro, & Aryati, R. A. . (2026). Dampak Konten Tiktok Terhadap Munculnya Perilaku Menyimpang Siswa Kelas 6 Sd Di Desa Jenggala, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Journal of Authentic Research, 5(3), 4945-4959. https://doi.org/10.36312/wqhzy337