Model PIJAR dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Pemecahan Masalah, dan Kolaborasi Siswa Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.36312/jar.v5i3.5845Keywords:
Problem Based Learning, Jigsaw, Teams Games Tournament, Keterampilan Berpikir Kritis; Pemecahan Masalah; Kolaborasi; Matematika.Abstract
Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, keterampilan pemecahan masalah, keterampilan kolaborasi, dan hasil belajar siswa pada muatan Matematika. Hal ini disebabkan karena pembelajaran masih kurang melibatkan siswa secara aktif, siswa belum terbiasa menganalisis permasalahan, menyampaikan pendapat, bekerja sama dalam kelompok, serta menyelesaikan masalah. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan model pembelajaran PIJAR. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan aktivitas siswa, serta menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, kolaborasi, dan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak 4 pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN Melayu 11 Banjarmasin yang berjumlah 15 orang pada tahun pelajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, keterampilan pemecahan masalah, dan keterampilan kolaborasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan tabulasi silang (cross tabulation), yang disajikan dalam bentuk tabel, grafik, serta interpretasi berdasarkan persentase untuk mempermudah pemahaman terhadap hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 dan 4 mengalami peningkatan pada setiap aspek dari 64% 97,7%. Aktivitas siswa mengalami peningkatan dari 60% 93,3%. Keterampilan berpikir kritis mengalami peningkatan dari 40% Pemecahan masalah mengalami peningkatan dari 46,6% 86,7%. Kolaborasi mengalami peningkatan dari 53,3% 93,3%. Peningkatan tersebut berdampak pada hasil belajar siswa, yaitu hasil belajar kognitif dari 46,7% 93,3%. Afektif dari Sebagian Kecil siswa berperilaku baik menjadi Hampir seluruh siswa berperilaku baik dan psikomotorik dari Sebagain besar siswa sangat terampil menjadi Hampir seluruh siswa sangat terampil. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model PIJAR dapat meningkatkan aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, kolaborasi, dan hasil belajar. Penelitian ini disarankan untuk sekolah, guru, pengawa dan peneliti selanjutnya sebagai alternatif penggunaan model untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mutya Ananda, Ahmad Suriansyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Journal of Authentic Research agree to the following terms:
- For all articles published in Journal of Authentic Research, copyright is retained by the authors. Authors give permission to the publisher to announce the work with conditions. When the manuscript is accepted for publication, the authors agrees to implement a non-exclusive transfer of publishing rights to the journals.
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.