Analisis Umur Baterai Terhadap Kemampuan Menyuplai Sistem DC pada Gardu Induk 150 kV Cawang Lama

Authors

  • Nurmiati Pasra ID Institut Teknologi PLN
  • Alex Fernandes ID Institut Teknologi PLN
  • Kartika Tresya Mauriraya ID Institut Teknologi PLN
  • Miftahun Fikri ID Institut Teknologi PLN
  • Andi Atma Dwi Zakiyah ID Institut Teknologi PLN

DOI:

https://doi.org/10.36312/jar.v5i3.6467

Keywords:

Baterai, Efisiensi, Kapasitas, Berat Jenis, Umur Baterai

Abstract

Baterai pada Gardu Induk berfungsi sebagai sumber daya cadangan sistem DC ketika terjadi gangguan atau pemadaman total, sehingga kinerja dan masa layak pakainya perlu dijaga untuk mendukung keandalan operasi gardu induk. Pada Gardu Induk 150 kV Cawang Lama, baterai Unit 1 telah beroperasi lebih dari 10 tahun, tetapi berdasarkan hasil pengujian masih berada dalam kondisi layak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan kapasitas, efisiensi, dan berat jenis baterai serta memprediksi masa layak pakai baterai. Pengujian dilakukan menggunakan metode discharging dengan memanfaatkan data hasil pemeliharaan baterai. Analisis masa layak pakai dilakukan menggunakan regresi linear berganda berdasarkan parameter kinerja baterai yang diperoleh dari hasil pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 2023 baterai memiliki efisiensi terendah selama periode pengamatan, yaitu sebesar 88,65%. Nilai tersebut masih memenuhi batas efisiensi berdasarkan SPLN sesuai SKDIR 520-2 K/DIR/2014, yaitu lebih dari 80%. Hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan estimasi masa layak pakai baterai selama 8,8 tahun ke depan. Hasil prediksi tersebut dapat digunakan sebagai salah satu informasi pendukung dalam perencanaan pemeliharaan dan penggantian baterai. Namun, prediksi perlu diverifikasi melalui pengujian dan pemantauan berkala agar kesesuaiannya dengan kondisi aktual baterai dapat dievaluasi.

Batteries in substations serve as a backup power source for DC systems during disturbances or total power outages; therefore, maintaining battery performance and service life is essential to support the reliability of substation operations. At the 150 kV Cawang Lama Substation, the Unit 1 battery has been in operation for more than 10 years but remains in an acceptable condition based on the test results. This study aims to analyze changes in battery capacity, efficiency, and specific gravity and to estimate the battery's remaining service life. Battery testing was conducted using the discharging method based on battery maintenance data. Multiple linear regression was applied to estimate the battery's service life using performance parameters obtained from the test results. The results show that in 2023, the battery had the lowest efficiency during the observation period, at 88.65%. This value remained above the efficiency limit specified by the PLN standard under SKDIR 520-2 K/DIR/2014, which is greater than 80%. The multiple linear regression analysis estimated the battery's remaining service life at 8.8 years. This prediction can be used as supporting information for battery maintenance and replacement planning. However, the prediction should be verified through periodic testing and monitoring to evaluate its consistency with the actual battery condition.

Downloads

Published

2026-09-24

Issue

Section

Articles

How to Cite

Pasra, N. ., Fernandes, A. ., Mauriraya, K. T. ., Fikri, M. ., & Zakiyah, A. A. D. . (2026). Analisis Umur Baterai Terhadap Kemampuan Menyuplai Sistem DC pada Gardu Induk 150 kV Cawang Lama. Journal of Authentic Research, 5(3), 6960-6973. https://doi.org/10.36312/jar.v5i3.6467