Memperkuat Tata Kelola Pariwisata Berbasis Masyarakat melalui Modal Sosial dan Aksi Kolektif: Studi Kasus Desa Wisata Bilebante, Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.36312/jar.v5i3.6702Keywords:
modal sosial; aksi kolektif; tata kelola pariwisata berbasis masyarakat; desa wisata; pembangunan pariwisata berkelanjutanAbstract
Pengembangan desa wisata berkelanjutan memerlukan kapasitas masyarakat dalam membangun tata kelola yang partisipatif dan kolaboratif. Modal sosial dan aksi kolektif menjadi faktor penting yang memungkinkan masyarakat mengelola sumber daya wisata secara bersama serta membangun hubungan dengan berbagai pemangku kepentingan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran modal sosial dan aksi kolektif dalam memperkuat tata kelola pariwisata berbasis masyarakat (community-based tourism governance) di Desa Wisata Bilebante, Kabupaten Lombok Tengah, Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan data primer yang diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi, serta data sekunder dari dokumen dan literatur terkait. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik melalui tahapan pengodean, pengelompokan tema, dan interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi kepercayaan (trust) dan partisipasi (participation) merupakan dimensi modal sosial yang paling dominan dalam membangun kapasitas masyarakat untuk terlibat dalam pengelolaan desa wisata. Aksi kolektif diwujudkan dalam praktik pengelolaan melalui kerja sama masyarakat dalam pengembangan atraksi wisata, pengelolaan produk lokal, serta koordinasi dengan kelembagaan desa seperti BUMDes dan koperasi. Penelitian ini menegaskan bahwa pengembangan desa wisata membutuhkan investasi pada kapasitas sosial dan kelembagaan masyarakat sebagai dasar terciptanya tata kelola pariwisata berbasis komunitas yang berkelanjutan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Eka Agustiani, Baiq Ismiwati, Endang Astuti, Baiq Nurul Windayani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Journal of Authentic Research agree to the following terms:
- For all articles published in Journal of Authentic Research, copyright is retained by the authors. Authors give permission to the publisher to announce the work with conditions. When the manuscript is accepted for publication, the authors agrees to implement a non-exclusive transfer of publishing rights to the journals.
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.