Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Berbahan Kotoran Sapi Bagi Petani di Kecamatan Sambung Makmur Kabupaten Banjar
DOI:
https://doi.org/10.36312/linov.v8i3.1446Keywords:
Agricultural Extension Center, Composting, Manure, TechnologyAbstract
Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan petani di Kecamatan Sambung Makmur Kabupaten Banjar dalam membuat pupuk organik berbahan kotoran sapi. Khalayak sasaran PKM berupa penyuluhan teknik pembuatan pupuk organik berbahan kotoran sapi dalam rangka menambah ilmu pengetahuan dan keterampilan bagi petani di Kecamatan Sambung Makmur Kabupaten Banjar. Kegiatan PKM dilaksanakan pada 14 Juni 2023, bertempat di BPP Sambung Makmur, Kabupaten Banjar dengan jumlah peserta sebanyak 25 orang yang terdiri dari anggota kelompok tani dan karang taruna di wilayah Kecamatan Sambung Makmur Kabupaten Banjar. Hasil PKM menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani di Kecamatan Sambung Makmur Kabupaten Banjar mengenai pembuatan pupuk organik berbahan kotoran sapi. Sebanyak 100% peserta mengetahui apa itu pupuk organik, 100% peserta mengetahui jenis-jenis pupuk organik, 100% peserta mengetahui apa itu pupuk organik kotoran sapi, 100% peserta mengetahui manfaat pupuk organik bagi tanah dan tanaman, 96% peserta mengetahui keunggulan pupuk organik dibanding pupuk kimia, 100% peserta mengetahui bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan pupuk organik kotoran sapi, 100% peserta mengetahui kotoran ternak dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan pupuk organik kotoran sapi, 94% peserta mengetahui proses pembuatan pupuk organik kotoran sapi secara baik dan benar, 88% peserta mengetahui ciri-ciri pupuk organik kotoran sapi yang telah selesai di fermentasi, dan 100% peserta mengetahui cara penggunaan pupuk organik kotoran sapi ke tanaman.
Training on Making Organic Fertilizer Made from Cow Manure for Farmers in Sambung Makmur District, Banjar Regency
This community service aims to increase the knowledge and skills of farmers in Sambung Makmur District, Banjar Regency, in making organic fertilizer from cow manure. Community service's target audience is in the form of providing information on techniques for making organic fertilizer from cow manure in order to increase knowledge and skills for farmers in Sambung Makmur District, Banjar Regency. The community service activity was carried out on June 14, 2023, at the Sambung Makmur Agricultural Extension Center, Banjar Regency, with a total of 25 participants consisting of members of farmer groups and youth organizations in the Sambung Makmur District, Banjar Regency. The community service results show an increase in the knowledge and skills of farmers in Sambung Makmur District, Banjar Regency, regarding making organic fertilizer from cow manure. As many as 100% of participants know what organic fertilizer is; 100% of participants know the types of organic fertilizer; 100% of participants know what organic cow manure fertilizer is; 100% of participants know the benefits of organic fertilizer for soil and plants; 96% of participants know the advantages of organic fertilizer compared to chemical fertilizers; 100% of participants know the ingredients used in making organic cow manure fertilizer; 100% of participants know that livestock manure can be used as raw material for making organic cow manure fertilizer; and 94% of participants know the process of making organic cow manure fertilizer properly. That's right, 88% of participants know the characteristics of organic cow manure fertilizer that has been fermented, and 100% of participants know how to use organic cow manure fertilizer on plants.
Downloads
References
Badan Pusat Statistik Kabupaten Banjar. (2015). Kecamatan Sambung Makmur dalam Angka. https://banjarkab.bps.go.id/publication/2015/11/20/d58958ec1ec4ee87a1eb10cd/kecamatan-sambung-makmur-dalam-angka-2015.html.
Bahrudin. (2015). Usaha Karet di Masyarakat Kecamatan Sambung Makmur Kabupaten Banjar (Skripsi). UIN Antasari.
Fitriany, E. A., & Abidin, Z. (2020). Pengaruh Pupuk Bokashi terhadap Pertumbuhan Mentimun (Cucumis sativus L.) di Desa Sukawening, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat, 2(5), 881–886.
Hartatik, W., Setyorini, D., Widowati, L. R., & Widati, S. (2005). Laporan Akhir Penelitian Teknologi Pengelolaan Hara pada Budidaya Pertanian Organik.
Indriani, Y. H. (2002). Membuat Kompos Secara Kilat. PT. Penebar Swadaya.
Jumar, & Saputra, R. A. (2018). Teknologi Pertanian Organik. Intelegensia Media.
Jumar, & Saputra, R. A. (2021). Kompos Limbah Pertanian untuk Meningkatkan Produksi Padi di Lahan Sulfat Masam: Kompos Limbah Pertanian dan Pengolahannya. CV. Banyubening Cipta Sejahtera.
Kartini, & Silaban, S. K. (2023). Kabupaten Banjar dalam Angka. Kabupaten Banjar. CV. Karya Bintang Musim.
Peraturan Menteri Pertanian No. 70/Permentan/SR.140/10/2011. (2011). Pupuk Organik, Pupuk Hayati, dan Pembenah Tanah.
Ragimun, Makmun, & Setiawan, S. (2020). Strategi Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Indonesia. Jurnal Ilmiah M-Progress, 10(1), 69–89.
Santoso, U., Gazali, A., Mahreda, E. S., & Wahdah, R. (2021). Application of Livestock Manure and Edamame Harvest Waste to Improve The Chemical Properties of Acid Dry Land. International Journal of Biosciences, 19(4), 41–52. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.12692/ijb/19.4.41-52.
Wihardjaka, A., & Harsanti, E. S. (2021). Dukungan Pupuk Organik untuk Memperbaiki Kualitas Tanah pada Pengelolaan Padi Sawah Ramah Lingkungan. Pangan, 30(1), 53–64. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.33964/jp.v30i1.496.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Riza Adrianoor Saputra, Jumar Jumar, Anis Wahdi, Rabiatul Wahdah, Muhammad Saifuddin Anshary, Norwinda Norwinda, Irvan Indra Resnawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.