Edukasi Pemenuhan Gizi Dalam Upaya Pencegahan Stunting Pada Balita Di Kelurahan Melong

Authors

  • Ade Tika Herawati Universitas Bhakti Kencana Bandung
  • Emma Emawati Universitas Bhakti Kencana Bandung
  • Akhmad Priyadi Universitas Bhakti Kencana Bandung
  • Shinta Ika Sandi Universitas Bhakti Kencana Bandung
  • Cucu Rokayah Universitas Bhakti Kencana Bandung
  • Athaariq Cikal Universitas Bhakti Kencana Bandung

DOI:

https://doi.org/10.36312/linov.v8i4.1462

Keywords:

pemberdayaan masyarakat pesisir, Stunting, Pemenuhan Gizi

Abstract

Berdasarkan Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM) tahun 2022, masih terdapat 3.036 balita yang mengalami stunting (9, 70%), sedangkan berdasarkan Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) prevelensi stunting Kota Cimahi berada di 16,4 %. Hal tersebut yang mendasari Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Cimahi untuk melakukan berbagai Upaya untuk mempercepat penurunan tingkat stunting di Kota Cimahi. Peningkatan jumlah stunting pada balita akan berdampak pada perkembangan kognitif dikarenakan terganggunya perkembangan otak sehingga dapat menurunkan kecerdasan anak dan menjadi rentan terjangkit penyakit. Oleh sebab itu, tujuan umum dari program KKN-PPM Tematik ini adalah untuk membantu memberdayakan Masyarakat dalam menurunkan angka stunting di Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi. Sedangkan tujuan khusus dari kegiatan ini adalah : 1) Peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pemenuhan gizi pada balita; 2) Peningkatan pengetahuan Masyarakat mengenai hidup sehat dalam Upaya pencegahan stunting; 3) Pencegahan gizi buruk pada balita. 3. Kehidupan sehat dan sejahtera bertujuan untuk memastikan layanan kesehatan reproduksi dan kesehatan keluarga dengan edukasi pendidikan termasuk ke dalam perencanaan peningkatan kesehatan dalam strategi program kesehatan Nasional. Kegiatan pemberdayaan Masyarakat yang kami laksanakan dengan judul Edukasi Pemenuhan Gizi Dalam Upaya Pencegahan Stunting Pada Balita Melalui sosialisai di wilayah RW 01 Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi. Kegiatan ini mempunyai tujuan utama untuk mencegah ternyatanya stunting di Wilayah RW 01. Dengan adanya penyuluhan Kesehatan secara luring, memberikan edukasi mengenai pencegahan stunting, serta memberikan edukasi mengenai penyebab terjadinya stunting. Kemudian diikuti dengan kegiatan Pemberian Makanan Terpenuhi (PMT) untuk balita stunting.

Education on Nutrition Fulfillment in Stunting Prevention Efforts For Toddlers in Melong Village

Based on the Electronic Recording and Reporting of Community-Based Nutrition (e – PPGBM) in 2022, there are still 3,036 children under five who are stunted (9, 70%), while based on the Indonesian Nutritional Status Survey (SSGI) the prevalence of stunting in Cimahi City is at 16.4%. This underlies the Office of Women's Empowerment, Child Protection, Population Control and Family Planning (DP3AP2KB) of Cimahi City to make various efforts to accelerate the reduction of stunting rates in Cimahi City. An increase in the number of stunting in toddlers will have an impact on cognitive development due to disruption of brain development so that it can reduce children's intelligence and become vulnerable to disease. Therefore, the general purpose of this Thematic KKN-PPM program is to help empower the community in reducing stunting rates in Melong Village, South Cimahi District, Cimahi City. While the specific objectives of this activity are: 1) Increasing public knowledge about the fulfillment of nutrition in toddlers; 2) Increasing public knowledge about healthy living in stunting prevention efforts; 3) Prevention of malnutrition in toddlers. 3. Healthy and prosperous life aims to ensure reproductive health and family health services with educational education are included in health improvement planning in the National health program strategy. Our community empowerment activities are entitled Education on Nutrition Fulfillment in Efforts to Prevent Stunting in Toddlers through socialization in the RW 01 area of Melong Village, South Cimahi District, Cimahi City. This activity has the main objective to prevent stunting in RW 01. With offline health counseling, providing education about stunting prevention, and providing education about the causes of stunting. Then followed by Fulfilled Feeding (PMT) activities for stunting toddlers.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Indonesia Ministry of Health. (2018). Bulletin Stunting. In Kementerian Kesehatan RI (Vol. 301, Issue 5).

Lumban Tobing, M., Pane, M., Harianja, E., Kesehatan Masyarakat, M., Pascasarjana, D., & Sari Mutiara Indonesia, U. (2021). Pola Asuh Ibu Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Usia 24-59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Kelurahan Sekupang Kota Batam. 5(1).

Nasikhah, R., & Margawati, A. (n.d.). KECAMATAN SEMARANG TIMUR. http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/jnc

Rahayu, A., Km, S., Ph, M., Yulidasari, F., Putri, A. O., Kes, M., Anggraini, L., Mahasiswa, B., & Masyarakat, K. (2018). STUDY GUIDE-STUNTING DAN UPAYA PENCEGAHANNYA.

Rahmadhita. (2020). Permasalahan Stunting dan Pencegahannya. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 11(1), 225–229.

Studi, P., Gizi, I., Kedokteran, F., & Diponegoro, U. (2012). Online di?: http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/jnc Prevalensi stunting di Jawa Tengah kejadian tertinggi di Kecamatan Semarang Timur. In Journal of Nutrition (Vol. 1). http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/jnc

Sumanti, R., & Retna, R. (2022). PEMENUHAN NUTRISI PADA BALITA STUNTING. LINK, 18(2), 81–85. https://doi.org/10.31983/link.v18i2.8545

Sutarto, Diana Mayasari, & Reni Indriyani. (2018). Stunting, Faktor Resiko dan Pencegahannya. Jurnal Argomedicine, 5(1).

Zurhayati, Z., & Hidayah, N. (2022). FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA. JOMIS (Journal of Midwifery Science), 6(1), 1–10. https://doi.org/10.36341/jomis.v6i1.1730

Downloads

Published

2023-12-01

How to Cite

Herawati, A. T., Emawati, E., Priyadi, A., Sandi, S. I., Rokayah, C., & Cikal , A. (2023). Edukasi Pemenuhan Gizi Dalam Upaya Pencegahan Stunting Pada Balita Di Kelurahan Melong. Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(4), 664–669. https://doi.org/10.36312/linov.v8i4.1462

Issue

Section

Articles