Penyegaran Kompetensi Guru dalam Penyusunan Proposal Kegiatan sebagai Pengembangan Kurikulum P5 di SMAN 2 Batu

Authors

  • Candra Rahma Wijaya Putra Universitas Muhammadiyah Malang
  • Rose Fitria Lutfiana Universitas Muhammadiyah Malang

DOI:

https://doi.org/10.36312/linov.v9i2.1739

Keywords:

Profil Pelajar Pancasila, proposal, pelatihan

Abstract

Kurikulum pelajar Pancasila menuntut keterampilan dan kompetensi guru di berbagai bidang, salah satunya adalah penulisan proposal kegiatan. Proposal kegiatan digunakan sebagai Langkah awal pembelajaran sesuai kurikulum P5. Kegiatan ini bertujuan untuk penyegaran kompetensi guru di bidang penulisan proposal kegiatan. Keterampilan penulisan proposal kegiatan ini menjadi gudang pengetahuan guru ketika menjadi pembimbing kelompok siswa. Adanya relasi antara guru dan siswa dalam kegiatan projek tersebut menjadi bagian implementasi kurikulum merdeka. Kegiatan ini didukung oleh pihak sekolah, yaitu kepala sekolah sebagai pemangku kebijakan tingkat sekolah. Kepala sekolah memiliki peran kepemimpinan dalam hal pengembangan kurikulum. Selain itu, peran guru-guru berbagai bidang pelajaran juga sangat berperan karena mereka sebagai pembimbing siswa. Hambatan atau kekuarang kegiatan ini adalah adanya pola pikir yang belum terbuka terhadap peran sumber-sumber internet sebagai penguat rasionalisasi urgensi isi proposal.

Kata Kunci: Profil Pelajar Pancasila; proposal; pelatihan

 

Refreshing Teacher Competencies in Preparing Activity Proposals as P5 Curriculum Development at SMAN 2 Batu

Abstract: The Pancasila student curriculum requires teacher skills and competencies in various fields, one of which is writing activity proposals. Activity proposals are used as the first step in learning according to the P5 curriculum. This activity aims to refresh teacher competence in the field of writing activity proposals. The skill of writing proposals for this activity becomes a repository of knowledge for teachers when they become student group supervisors. The relationship between teachers and students in the project activities is part of the implementation of the independent curriculum. This activity is supported by the school, namely the principal as a school-level policy maker. The principal has a leadership role in terms of curriculum development. In addition, the role of teachers in various fields of study is also very important because they are student mentors. The obstacle or prohibition of this activity is the existence of a mindset that has not been open to the role of internet sources as a reinforcement of the rationalization of the urgency of the proposal content.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ananda, S., Harpani, M., & N. (2023). Analisis Kegiatan P5 di SMA Negeri 4 Banjarmasin sebagai Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka Program PPG Prajabatan. PROSPEK, 2(2), 171–180. https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/prospek/article/view/2613

Ardiansyah, A., Maruwae, A., Panigoro, M., Alwi, N. M., & Taan, H. (2022). Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru Melalui Penulisan Karya Tulis Ilmiah Berkemajuan. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(4). https://doi.org/https://doi.org/10.31764/jpmb.v6i4.11447

Aspi, M. (2022). Profesional Guru dalam Menghadapi Tantangan Perkembangan Teknologi Pendidikan. ADIBA: Journal of Education, 2(1), 64–73. https://doi.org/https://adisampublisher.org/index.php/adiba/article/view/57

Aspi, M., & Syahrani, S. (2022). Profesional Guru dalam Menghadapi Tantangan Perkembangan Teknologi Pendidikan. Indonesian Journal of Education (INJOE), 2(1), 64–73.

Ayub, S., Rokhmat, J., Busyairi, A., & Tsuraya, D. (2023). Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Sebagai Upaya Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 8(1b), 1001–1006. https://doi.org/10.29303/jipp.v8i1b.1373

Diah A.S., et. a. (2022). Analisis Kegiatan P5 di SMA Negeri 4 Kota Tangerang sebagai Penerapan Pembelajaran Terdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka. JURNAL PENDIDIKAN MIPA, 12(2), 185–191. https://doi.org/10.37630/jpm.v12i2.578

El Soufi, Nada, dan See, B. H. (2019). Does Explicit Teaching of Critical Thinking Improve Critical Thinking Skills of English Language Learners in Higher Education? A Critical Review of Causal Evidence. Studies in Educational Evaluation, 60, 140–162. https://doi.org/10.1016/j.stueduc.2018.12.006

Genlott, Annika Agelii dan Gronlund, A. (2013). Improving Literacy Skills through Learning Reading by Writing: The iWTR Method Presented and Tested. Computers and Education, 67, 98—104. https://doi.org/10.1016/ j.compedu.2013.03.007

Hadian, T., Mulyana, R., Mulyana, N., & Tejawani, I. (2022). Implementasi Project-Based Learning Penguatan Profil Pelajar Pancasila Di Sman 1 Kota Sukabumi. Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 11(6), 1659–1669. https://doi.org/10.33578/jpfkip.v11i6.9307

Koentjaraningrat. (2022). Pengantar Ilmu Antropologi. Rineka Cipta.

M. Davies, & R. B. (Eds. . (2015). The Palgrave Handbook of Critical Thinking in Higher Education. Palgrave Macmillan.

Mahanani, A. S., Suprijono, A., & Harianto, S. (2023). Modul Ajar Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Berbasis Tema Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Budaya di SMA Negeri 1 Babat, Lamongan. EDUKASIA: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 4(1), 407–416. http://www.jurnaledukasia.org/index.php/edukasia/article/view/273

McLuhan, M. (1962). The Gutenberg Galaxy: The Making of Typographic Man. University of Toronto Press.

Putri, T. S., Rery, U., & Agustina, A. (2003). Kegiatan P5 Guna Mengatasi Learning Loss Dalam Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi di Sekolah. Jurnal Inovasi Pendidikan Sains (JIPS), 4(1), 10–16. https://doi.org/10.37729/jips.v4i1.3066

Rahmatullah, A. S., Mulyasa, E., Syahrani, S., Pongpalilu, F., & Putri, R. E. (2022). Digital era 4.0: The contribution to education and student psychology. Linguistics and Culture Review, 6(6), 89–107.

Robi, M., Illiyin, & Khabibah, T. (2023). Implementasi pendidikan karakter mandiri dalam P5 Gaya Hidup Berkelajutan kelas X di SMA Negeri 1 Parung. LOGOS Jurnal Ilmiah Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 2(2), 30–34. https://www.instructionaljournal.com/index.php/logos_journal/article/view/77

Selwyn, N. (2011). Education and Technology Key Issues and Debates. Replika Press Pvt Ltd.

Septiani, A., Novaliyosi, & Hepsi, N. (2022). Implementasi kurikulum merdeka ditinjau dari pembelajaran matematika dan pelaksanaan P5 (studi di SMA Negeri 12 Kabupaten Tangerang). AKSIOMA: Jurnal Matematika Dan Pendidikan Matematika, 13(2), 421–435. https://doi.org/10.26877/aks.v13i3.14211

Sutton, M. Q., & Anderson, E. N. (2014). Introduction to Cultural Ecology. Alta Mira Press.

Syahrani, S. (2021). Anwaha’s Education Digitalization Mission. Indonesian Journal of Education (INJOE), 1(1), 26–35.

Widayanto, W. (2023). Implementasi Model Pembelajaran Problem Based Learning (PjBL) untuk Meningkatkan Nilai-Nilai Karakter Pelajar Pancasila. Jurnal Perspektif, 15(2), 227–235. https://perspektif.bdkpalembang.id/index.php/perspektif/article/view/83

Yanti, D., & Syahrani, S. (2022). Student Management STAI Rakha Amuntai Student Tasks Based on Library Research and Public Field Research. Indonesian Journal of Education (INJOE), 3(2), 252–256. https://doi.org/https://doi.org/10.54443/injoe.v3i2.31

Yusuf, M. (2012). Peranan Teknologi Pendidikan dalam Peningkatan Mutu Pendidikan. Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(1), 65–74.

Downloads

Published

2024-06-14

Issue

Section

Articles

How to Cite

Putra, C. R. W., & Lutfiana, R. F. (2024). Penyegaran Kompetensi Guru dalam Penyusunan Proposal Kegiatan sebagai Pengembangan Kurikulum P5 di SMAN 2 Batu. Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(2), 303-312. https://doi.org/10.36312/linov.v9i2.1739