Pengoptimalan Olahan Blondo untuk Peningkatan Perekonomian Masyarakat Desa Pingaran Ulu, Kalimantan Selatan

Authors

  • Alia Rahmi Universitas Lambung Mangkurat
  • Novianti Adi Rohmanna Universitas Lambung Mangkurat
  • Ahmad Saufi Universitas Lambung Mangurat
  • Lailil Khusna Universitas Lambung Mangurat
  • Muhammad Nabil Raihan Aristya Universitas Lambung Mangurat
  • Nur Azizah Universitas Lambung Mangurat
  • Nur Sinta Sari Universitas Lambung Mangurat
  • Mahfuzah Khairina Universitas Lambung Mangurat

DOI:

https://doi.org/10.36312/linov.v9i2.1930

Keywords:

Bolu, brownies, pingaran ulu, saus tahilala, blondo

Abstract

Desa Pingaran Ulu merupakan salah satu desa yang terletak diwilayah Kecamatan Astambul, Kalimantan Selatan. Sebagian besar masyarakat bekerja sebagai produsen Jengkol saus tahi lala. Pengolahan tahi lala secara lanjut dapat menghasilkan blondo. Blondo mengandung protein dan asam amino dan baik untuk dimanfaatkan sebagai makanan. Oleh karena itu, tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah mengoptimalkan olahan blondo sebagai strategi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Pingaran Ulu, Kalimantan Selatan. Kegiatan dilaksanakan selama 3 bulan dengan melibatkan sekitar 10 produsen saus tahi lala. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan sosialisasi, demonstrasi, dan diskusi. Evaluasi program dilakukan dengan mengukur partisipasi masyarakat, peningkatan pengetahuan dan keterampilan, dan perubahan perilaku. Selama kegiatan masyarakat diberikan informasi terkait proses pembuatan blondo dari saus tahi lala dan demontrasi pembuatan bolu dan brownis dari blondo. Berdasarkan hasil kegiatan, sekitar 60% dari 40 peserta memahami teknik pengolahan blondo menjadi produk. Peserta juga menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti pelatihan dan berniat untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam usaha mereka. Kegiatan ini dinilai berhasil karena antusias warga untuk terlibat sangat tinggi. Masyarakat juga mampu mengolah blondo menjadi bolu dan brownies sebagai opsi penambahan pendapatan.

Optimizing The Blondo Product to Improve the Economy of Pingaran Ulu Village Community, South Kalimantan

Abstract

Pingaran Ulu Village is one of the villages located in Astambul District, South Kalimantan. Most of the people work as producers of Jengkol tahila sauce. Further processing of tahilala sauce could produce blondo. Blondo contains protein and amino acids and is suitable for use as a food. Therefore, the aim of this service activity is to optimize the blondo product to improve the economy of Pingaran Ulu Village community, South Kalimantan. The activity was carried out for 3 months involving around 10 tahilala sauce producers. Service activities are carried out through socialization, coercion, and discussion. Program evaluation is carried out by measuring community participation, increased knowledge and skills, and behavior changes. During the activity, the community was given information regarding the process of making blondo from tahilala sauce and a demonstration on making sponge cake and brownies from blondo. Based on the results of the activity, about 60% of the 40 participants understood the technique of processing blondo into products. Participants also showed high enthusiasm in attending the training and intended to apply the knowledge and skills gained in their business. This activity was successful because the enthusiasm of the communities was very high. The community was also able to process blondo into cakes and brownies as an option to increase income.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afrizal, M., & Purnamasari, I. (2020). Pembuatan Bubuk Konsentrat Protein Kelapa (Blondo) Sebagai Susu Rendah Lemak Menggunakan Alat Pengering Beku Vakum Production Of Coconut Protein Concentrate (Coconut Presscake) Powder As Low Fat Milk Using Vacuum Freeze Dryer. Jurnal Kinetika, 11(02), 31–37. https://jurnal.polsri.ac.id/index.php/kimia/index

BPS. (2024). Tingkat Pengangguran Terbuka Menurut Provinsi. Retrieved from Maret, 30, 2023 Badan Pusat Statistik: https://www.bps.go.id/indicator/6/543/1/tingkat-pengangguran-terbuka-menurut-provinsi.html

Edam, M., Kumolontang, N., & Mandei, J. (2019). Metode Pemecahan Emulsi Krim Santan untuk Produksi Konsentrat Protein Blondo. Jurnal Riset Teknologi Industri, 13(2), 173. https://doi.org/10.26578/jrti.v13i2.5183

Fitriya, A., Pengabdian Masyarakat, J., Muhlis, A., & Thohari, H. (2020). Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan: Pembuatan Minyak Kelapa Murni (Virgin Coconut Oil) Dan Blondo Di Dusun Krajan Desa Balet Baru Kecamatan Sukowono Kabupaten Jember.

Islamiyah, S. A., Tiffany, M. H., & Indrastuti. (2023). Pemanfaatan Produk Samping Pengolahan Minyak Kelapa Muandar (Blondo) di Desa Galung Lombok. Jurnal Ilmiah Pangabdhi, 9 (2), 96-100. https://doi.org/10.21107/pangabdhi.v9i2.19857

Ramadhani, I., Purwayantie, S., & Hartanti, L. (2021). Formulasi Blondo Minyak Kelapa dan Tepung Mocaf pada Pembuatan Cake. FoodTech: Jurnal Teknologi Pangan, 4(2), 64. https://doi.org/10.26418/jft.v4i2.56922

Suardi, S., Lestari, W., & Pratiwi, N. L. (2015). Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Ibu Balita Dalam Pemanfaatan Sisa Produk Virgin Coconut Oil (Blondo Vco) Pada Makanan Lokal Untuk Peningkatan Gizi Balita Di Kabupaten Buton (Knowledge, Attitude And Practice of Mother with Children Under Five Years on The Use of Virgin Coconut Oil’s Residue to Local Foods to Increase Child’s Nutritional in Buton).

Widodo, S., Riyadi, H., Tanziha, I., Astawan, M., Pendidikan, J., & Keluarga, K. (2015). perbaikan status gizi anak balita dengan intervensi biskuit berbasis blondo, ikan gabus (Channa striata), dan beras merah (Oryza nivara).

Downloads

Published

2024-06-08

Issue

Section

Articles

How to Cite

Rahmi, A., Rohmanna, N. A., Saufi, A., Khusna, L., Aristya, M. N. R., Azizah, N., Sari, N. S., & Khairina, M. (2024). Pengoptimalan Olahan Blondo untuk Peningkatan Perekonomian Masyarakat Desa Pingaran Ulu, Kalimantan Selatan. Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(2), 268-276. https://doi.org/10.36312/linov.v9i2.1930