Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos di Desa Ngestirahayu dalam Upaya Kemandirian Pertanian

Authors

  • Gres Maretta Institut Teknologi Sumatera
  • Khaerunissa Anbar Istiadi Institut Teknologi Sumatera
  • Fajri Arif Wibawa Universitas Muhammadiyah Metro
  • Desi Budiono Universitas Muhammadiyah Metro, Lampung
  • Rizka Fatriani Institut Teknologi Sumatera
  • Yopi Hariyandi Institut Teknologi Sumatera
  • Ayu Widia Astuti Universitas Muhammadiyah Metro, Lampung
  • Thierry Ferdinanda Universitas Muhammadiyah Metro, Lampung
  • Frigia Rafilia Aniesti Institut Teknologi Sumatera

DOI:

https://doi.org/10.36312/linov.v9i4.2355

Keywords:

pupuk, organik, nutrisi

Abstract

Desa Ngestirahayu merupakan salah satu Desa yang terletak di Kecamatan Punggur dengan mayoritas masyarakat Desa Ngestirahayu berprofesi sebagai petani. Selama ini, petani mengalami permasalahan salah satunya adalah ketersediaan dan supply pupuk subsidi yang dibatasi. Oleh sebab itu, diperlukan alternatif pupuk yang murah dan dapat diproduksi secara mandiri. Selain itu, pupuk organik dapat memperbaiki kualitas tanah dan menyediakan nutrisi esensial bagi tanaman secara lebih berkelanjutan. Pupuk organik dapat dibuat dengan menggunakan alat dan bahan yang sederhana dan murah.  Namun masyarakat desa umumnya masih belum familiar dan memahami mengenai teknik  pembuatan pupuk organik. Berdasarkan hal tersebut, maka perlu dilakukan pelatihan  pembuatan pupuk organik pada KWT di desa Ngestirahayu. Hasil akhir dari pelaksanaan kegiatan adalah terjadinya peningkatan pengetahuan masyarakat sebesar 91,6% mengenai pupuk, bahan, proses pembuatan pupuk organik. Manfaat kegiatan ini yaitu meningkatkan pengetahuan mitra mengenai penggunaan pupuk organik, mengetahui bahan yang digunakan dan tatacara pembuatan pupuk organik. Masyarakat perlu dilakukan pembiasaan untuk mulai memilah sampah berdasarkan jenisnya mulai dari skala rumah tangga, sehingga memudahkan untuk mengolah sampah menjadi pupuk kompos. Selain itu, perlu dilakukan produksi pupuk kompos dalam jumlah banyak untuk mencukupi kebutuhan pupuk desa, sebagai kegiatan lanjutan dari program ini.

Compost Fertilizer Production Training in Ngestirahayu Village to Achieve Agricultural Independence

Abstract

The village of Ngestirahayu is one of the villages located in the Punggur District, where the majority of the residents work as farmers. Farmers have long faced issues, one of which is the limited availability and supply of subsidized fertilizers. Therefore, there is a need for an affordable and self-produced fertilizer alternative. In addition, organic fertilizers can improve soil quality and provide essential nutrients for plants in a more sustainable manner. Organic fertilizers can be made using simple and inexpensive tools and materials. However, the village community is generally not yet familiar with or knowledgeable about organic fertilizer production techniques. Based on this, it is necessary to conduct training on organic fertilizer production for the Women's Farming Group (KWT) in the village of Ngestirahayu. The final outcome of this activity was a 91.6% increase in community knowledge regarding fertilizers, materials, and the process of making organic fertilizers. The benefits of this activity include enhancing partners' knowledge of organic fertilizer use, understanding the materials used, and learning the process of making organic fertilizers. The community needs to develop a habit of sorting waste by type at the household level, making it easier to process waste into compost. Furthermore, large-scale compost production is needed to meet the village's fertilizer needs as a follow-up activity of this program.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Chusniasih, D., Nurhayu, W., Fahni, Y., Purmadi, F. A., & Putri, K. A. (2023). Biofermentasi Limbah Pertanian dengan Teknologi Fermentor dan Biocomposter untuk Mewujudkan Pertanian Organik di Desa Rawa Selapan. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 6(12), Article 12. https://doi.org/10.33024/jkpm.v6i12.12469

Irma, I. R. (2024). Pembuatan Pupuk Organik Berbasis Limbah Buah. BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(3), Article 3. https://doi.org/10.62667/begawe.v2i3.156

Marwantika, A. I. (2020). Pembuatan Pupuk Organik Sebagai Upaya Pengurangan Ketergantungan Petani Terhadap Pupuk Kimia Di Dusun Sidowayah, Desa Candimulyo, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun. InEJ: Indonesian Engagement Journal, 1(1), Article 1. https://doi.org/10.21154/inej.v1i1.2044

Nafis, D., Yaman, A., & Allaily, A. (2021). Pengaruh Lama Fermentasi pada Pembuatan Kompos dari Bahan Liter Ayam, Limbah Serbuk Kayu Pinus dan Eceng Gondok Terhadap Kualitas Fisik. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 6(3), Article 3. https://doi.org/10.17969/jimfp.v6i3.18307

Nurmalasari, I. R., Nita, R. W., & Miftakhurrohmat, A. (2023). The Effect of Golden Snail Liquid Organic Fertilizer on Growth and yield of two two red lettuce (Lactuca Sativa L) Varieties: Nabatia, 11(2), Article 2. https://doi.org/10.21070/nabatia.v11i2.1628

Rakun, A., & Mertha, I. G. (2018). PENGARUH KOMPOS TERHADAP HASIL PANEN TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill). Jurnal Pijar Mipa, 13(1), 56–59. https://doi.org/10.29303/jpm.v13i1.515

Ramaditya, I., Hardiono, H., & As, Z. A. (2017). Pengaruh Penambahan Bioaktivator Em-4 (Effective microorganism) dan Mol (Mikroorganisme Lokal) Nasi Basi Terhadap Waktu Terjadinya Kompos. JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN: Jurnal Dan Aplikasi Teknik Kesehatan Lingkungan, 14(1), Article 1. https://doi.org/10.31964/jkl.v14i1.64

Sifaunajah, A., Munawarah -, Azizah, C., Amelia, N. F., & Sholehah, N. A. (2022). Pemanfaatan Limbah Air Cucian Beras Sebagai Pupuk Organik Cair. Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin, 4(1), Article 1. https://doi.org/10.35799/vivabio.v4i1.39556

Suhastyo, A. A. (2017). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos. JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat), 1(2), Article 2.

Yuliana, M., Dewi, B. M., & Teristiandi, N. (2023). The Effect of Mol of Rice Water Waste and Kepok Banana Peel to The Growth of Brassica rapa chinensis. EKOTONIA: Jurnal Penelitian Biologi, Botani, Zoologi dan Mikrobiologi, 8(2), Article 2. https://doi.org/10.33019/ekotonia.v8i2.4644

Downloads

Published

2024-12-01

How to Cite

Maretta, G., Istiadi, K. A., Wibawa, F. A., Budiono, D., Fatriani, R., Hariyandi, Y., … Aniesti, F. (2024). Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos di Desa Ngestirahayu dalam Upaya Kemandirian Pertanian. Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(4), 1120–1129. https://doi.org/10.36312/linov.v9i4.2355

Issue

Section

Articles