Peningkatan Kompetensi Mahasiswa KKN Melalui Pelatihan Penggunaan Teknologi Membran Bioreaktor untuk Pengolahan Air Limbah di Sekotong Barat

Authors

  • Citra Ayu Dewi Universitas Pendidikan Mandalika
  • Muhammad Roil Bilad Universitas Pendidikan Mandalika
  • Yeti Kurniasih Universitas Pendidikan Mandalika

DOI:

https://doi.org/10.36312/linov.v10i2.3047

Keywords:

Membran Bioreaktor, Air Limbah, Kompetensi

Abstract

Kegiatan penambangan emas di Sekotong Barat telah menimbulkan berbagai permasalahan lingkungan, seperti erosi tanah, pencemaran air sungai, dan kerusakan habitat. Masalah ini diperburuk oleh penggunaan metode penambangan tradisional yang menghasilkan limbah berbahaya. Salah satu solusi yang potensial adalah penerapan teknologi pengolahan air limbah menggunakan Membran Bioreaktor (MBR). Namun, hingga saat ini belum terdapat pelatihan penggunaan teknologi MBR yang dirancang secara sistematis melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah tersebut. Kegiatan KKN-PMM ini bertujuan untuk mengisi kesenjangan tersebut dengan memberikan pelatihan teknologi MBR kepada mahasiswa KKN agar mampu menerapkan teknologi ini dalam kegiatan pengabdian masyarakat. Metode kegiatan mengadopsi pendekatan action research melalui empat tahap: perencanaan, tindakan, observasi-evaluasi, dan refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi mahasiswa secara signifikan, yang ditandai dengan indikator keberhasilan berupa 100% peserta memahami prinsip kerja MBR dan 90% telah berhasil mempraktikkannya dalam pengolahan air limbah menjadi air bersih. Antusiasme peserta selama pelatihan juga menunjukkan efektivitas pendekatan pelatihan berbasis KKN ini. Dengan demikian, program ini tidak hanya berkontribusi terhadap penyelesaian masalah lingkungan lokal, tetapi juga memperkuat kapasitas mahasiswa dalam teknologi tepat guna berbasis masyarakat.

Improving the Competency of KKN Students Through Training on the Use of Bioreactor Membrane Technology for Wastewater Treatment in West Sekotong

 Abstract

Gold mining activities in West Sekotong have caused various environmental problems, such as soil erosion, river water pollution, and habitat destruction. These issues are exacerbated by the use of traditional mining methods that generate hazardous waste. One potential solution is the application of wastewater treatment technology using a Membrane Bioreactor (MBR). However, to date, there has been no systematically designed training on the use of MBR technology implemented through a Community Service Program (Kuliah Kerja Nyata or KKN) in the area. This KKN-PMM activity aims to address that gap by providing MBR technology training to KKN students, enabling them to apply the technology in community service activities. The method of implementation adopts an action research approach through four stages: planning, action, observation-evaluation, and reflection. The results indicate a significant improvement in student competency, as evidenced by key success indicators: 100% of participants understood the basic principles of MBR operation, and 90% successfully practiced it in wastewater treatment to produce clean water. The participants’ enthusiasm throughout the training also reflects the effectiveness of the KKN-based training model. Therefore, this program not only contributes to solving local environmental problems but also enhances students’ capacity in applying appropriate community-based technologies.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

  • Muhammad Roil Bilad, Universitas Pendidikan Mandalika

    Chemistry Education

  • Yeti Kurniasih, Universitas Pendidikan Mandalika

    Chemistry Education

References

Aini, A. (2022). STUDI CEMARAN AIR SUNGAI DI SEKITAR PENAMBANGAN EMAS TANPA IZIN SEKOTONG BERDASARKAN NILAI CHEMICAL OXYGEN DEMAND (COD). Media of Medical Laboratory Science, 6(1), 31–36.

Arwien, R. T., Irwandi, A., Sariman, S., Swandi, A., & Sari, J. (2024). Pendampingan Dan Transfer Teknologi Sistem Penyediaan Air Bersih Dan Pengolahan Air Limbah Di Upt. Smk 5 Takalar. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(5), 8750–8756.

Astiti, L. G. S., & Sugianti, T. (2014). Dampak penambangan emas tradisional pada lingkungan dan pakan ternak di Pulau Lombok. Sains Peternakan: Jurnal Penelitian Ilmu Peternakan, 12(2), 101–106.

Desimal, I. (2018). Hubungan Pertambangan Emas Dengan Kadar Merkuri Dalam Rambut Penambang Di Desa Kedaro Sekotong Lombok Barat. Jurnal Sangkareang Mataram, 4(1), 56–59.

Ekawanti, A., Irawati, D., Sabrina, Y., Mulyanto, M., & Cholidah, R. (2018). Penyuluhan Pencegahan Intoksikasi Logam Berat Pada Siswa SD Di Daerah Pesisir Yang Terdampak Pertambangan Emas Skala Kecil. Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR), 1, 904–910.

Farista, B., Virgota, A., Widiyanti, A., Rahayu, R. N., Saniah, N. I. J., Bakti, L. A. A., & Abidin, G. (2024). Revitalisasi Area Bekas Tambak melalui Sistem Silvofishery di Kawasan Ekosistem Mangrove Bagek Kembar, Sekotong. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 7(2), 459–465.

Hadi, A. P., Suadnya, I. W., & Waru, T. (2022). Kampanye# merkuribikinrugi bagi Penambang dan Keluarga Penambang Emas Skala Kecil (PESK) di Kecamatan Sekotong Lombok Barat. Prosiding Semnaskom-Unram, 4(1), 178–188.

Hurum, P. H., Arifin, Z., Padusung, P., & Suwardji, S. (2023). Kajian Sifat Fisik Tanah Ustifluvents Sekotong Terkait Kandungan Merkuri (Hg) Dalam Tanah: Assesment of Physical Properties of Ustifluvents Sekotong Releted to Mercury (Hg) Content in Soil. JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN, 9(3), 475–490.

Irfan, M. (2023). Bekerjanya Hukum Dalam Pertambangan Emas Tidak Berizin Dikecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat. Jurnal Risalah Kenotariatan, 4(1).

Priyambodo, S., Rahmat, B., Buanayudha, G. W., Widiastuti, I. A. E., & Nurbaiti, L. (2020). Pelatihan Pengurangan Dampak Merkuri bagi Masyarakat Daerah Penambangan Emas Skala Kecil di Desa Sekotong Kabapuaten Lombok Barat. Jurnal Pengabdian UNDIKMA, 1(2), 144–148.

Purbajati, L. K., Rizki, A. S., Murtawan, H., Bahri, S., & Hadi, A. P. (2024). Analisis Limbah Tambang Emas Konvensional Di Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat. Bioindikator: Jurnal Biologi Dan Pendidikan Biologi, 1(2), 57–61.

Sanuriza, I. Il. (2017). Analisis Kandungan Merkuri (Hg) Pada Terumbu Karang Akibat Pertambangan Emas Rakyat Di Kawasan Teluk Pelangan-Selindungan Kecamatan Sekotong. EVOLUSI: JOURNAL OF MATHEMATICS AND SCIENCES, 1(1), 1–7.

Sari, M. S., & Syamsussabri, M. (2024). Penyuluhan Pengolahan Limbah Pertambangan Emas Rakyat di Desa Dalam. Jurnal Pengabdian Inovatif Masyarakat, 1(2), 90–92.

Siradz, B. F., Ekawanti, A., & Widiastuti, I. A. E. (2017). Pengaruh Paparan Debu Pengolahan Emas terhadap Kapasitas Fungsi Paru Pekerja Pertambangan Emas di Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Jurnal Kedokteran, 6(3.1).

Ubaidillah, A. S., & Faesal, A. (2020). Sosialisasi Endapan Emas Di Dusun Brambang, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat Sebagai Upaya Penanggulangan Penambangan Emas Tanpa Izin. Sinergi: Jurnal Pengabdian, 2(2), 69–71.

Ulfa, A., Suarsini, E., & Al Muhdhar, M. H. I. (2016). Isolasi dan uji sensitivitas merkuri pada bakteri dari limbah penambangan emas di Sekotong Barat Kabupaten Lombok Barat: Penelitian Pendahuluan. Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning, 13(1), 793–799.

Downloads

Published

2025-06-29

Issue

Section

Articles

How to Cite

Dewi, C. A., Bilad, M. R., & Kurniasih, Y. (2025). Peningkatan Kompetensi Mahasiswa KKN Melalui Pelatihan Penggunaan Teknologi Membran Bioreaktor untuk Pengolahan Air Limbah di Sekotong Barat. Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 10(2), 547-558. https://doi.org/10.36312/linov.v10i2.3047