Pelatihan dan Pemberdayaan Pengelolaan Limbah Organik dan Anorganik di Lingkungan PTPN IV Regional 1 Banten Kebun Sanghyang Damar, Pandeglang

Authors

  • Nesia Hadiarti Universitas Trunojoyo Madura
  • Naylatul Amani Universitas Trunojoyo Madura
  • Anisa Dewi Agustin Universitas Trunojoyo Madura

DOI:

https://doi.org/10.36312/linov.v10i2.3073

Keywords:

pemberdayaan masyarakat, pengelolaan limbah, pelatihan partisipatif, POC, kerajinan daur ulang

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan limbah organik dan anorganik melalui pelatihan berbasis praktik langsung dan pendekatan partisipatif. Pelatihan dilaksanakan di lingkungan PTPN IV Regional 1 Banten, Kebun Sanghyang Damar, Pandeglang, dengan melibatkan 43 anggota IKBI (Ikatan Keluarga Besar Istri). Metode yang digunakan adalah participatory action learning, mencakup sosialisasi, praktik pembuatan pupuk organik cair (POC), dan pelatihan kerajinan tangan dari limbah anorganik. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan peserta. Sebelum pelatihan, hanya 23% peserta yang memahami pengelolaan limbah secara benar; setelah pelatihan, angka ini meningkat menjadi 88%. Keterampilan dalam membuat POC meningkat dari 18% menjadi 81%, dan 76% peserta berhasil menghasilkan kerajinan tangan yang layak pakai dari bahan bekas. Program ini juga mendorong munculnya inisiatif usaha mikro dan kesadaran akan nilai ekonomi limbah. Keberhasilan ini ditunjang oleh keterlibatan aktif peserta, pendekatan pelatihan berbasis pengalaman, serta dukungan dari mitra lokal. Kegiatan ini berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 5, 8, 11, 12, dan 17. Meskipun kegiatan ini hanya berlangsung dalam durasi terbatas, pelatihan ini berhasil menanamkan pemahaman ekologis dan sikap partisipatif dalam pengelolaan lingkungan berbasis rumah tangga. Rekomendasi diberikan agar program ini direplikasi, dilengkapi dengan pelatihan kewirausahaan, dan didukung dengan penyediaan alat serta pendampingan jangka panjang. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi edukasi lingkungan dan teknologi tepat guna dalam pendekatan partisipatif dapat menjadi strategi efektif untuk memberdayakan komunitas dalam mengatasi permasalahan limbah secara berkelanjutan.

Training and Empowerment of Organic and Inorganic Waste Management in the Environment of PTPN IV Regional 1 Banten Sanghyang Damar Plantation, Pandeglang

Abstract

This community service program aimed to enhance community capacity in managing organic and inorganic waste through hands-on training and a participatory approach. The training was conducted at PTPN IV Regional 1 Banten, Sanghyang Damar Plantation, Pandeglang, involving 43 members of IKBI (Association of Plantation Workers’ Wives). The method employed was participatory action learning, which included socialization sessions, practical training on producing liquid organic fertilizer (POC), and workshops on crafting recycled products from inorganic waste. Evaluation results showed a significant improvement in participants' knowledge and skills. Prior to the training, only 23% of participants understood proper waste management; this figure increased to 88% post-training. Skills in POC production rose from 18% to 81%, and 76% of participants successfully created functional recycled crafts. The program also encouraged micro-entrepreneurial initiatives and increased awareness of the economic value of waste. The success was supported by active participant involvement, experiential learning methods, and local partner collaboration. This activity contributes to achieving Sustainable Development Goals (SDGs) 5, 8, 11, 12, and 17. Although conducted within a limited timeframe, the training effectively fostered ecological awareness and participatory attitudes in household-based waste management. Recommendations include replicating the program in other areas, integrating entrepreneurship training, and providing equipment and long-term mentoring. The outcomes demonstrate that integrating environmental education and appropriate technology in a participatory framework is an effective strategy for empowering communities to address waste challenges sustainably.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Haryanto, Y., Sumardjo, S., & Tjitropranoto, P. (2017). Efektivitas peran penyuluh swadaya dalam pemberdayaan petani di Provinsi Jawa Barat. Jurnal Pengkajian Dan Pengembangan Teknologi Pertanian, 20(2), 141–154.

Hasibuan, M. R. R. (2023). Manfaat Daur Ulang Sampah Organik Dan Anorganik Untuk Kesehatan Lingkungan.

Helmi, A., Wibowo, A., & Sujarnoko, T. U. P. (2023). Mendorong Model Pertumbuhan Ekonomi Sirkular melalui Penerapan Pertanian-Peternakan Regeneratif di Desa Sendangsari dalam Upaya Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB). Policy Brief Pertanian, Kelautan, Dan Biosains Tropika, 5(3), 644–649.

Hendri, W., Sari, R. T., Har, E., Gusmaweti, G., Azrita, A., Deswati, L., Muhar, N., Yuselmi, R., Nuriadilla, N., & Khoirirafika, K. (2018). Pengolahan Limbah Organik Dan Anorganik Sebagai Transmode Upaya Peningkatan Kreativitas Masyarakat Pantai Gondaria Pariaman. Journal of Character Education Society, 1(2), 44–49.

Indriyanti, D. R., Banowati, E., & Margunani, M. (2015). Pengolahan Limbah Organik Sampah Pasar Menjadi Kompos. Jurnal Abdimas, 19(1), 25526.

Kunusa, W., & Ibayu, H. (2020). Pemberdayaan Masyarakat Desa Pangi Dalam Pengolahan Limbah Organik Dan Anorganik. ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 329–341.

Mastiani, E., Hilmi, A., Muhammad, F., & Cecep, W. A. K. (2025). Edukasi Pemilahan dan Pengelolahan Sampah Organik dan Anorganik di Dusun IV Desa Batukarut Kabupaten Bandung. 4(1), 640–645.

Meidalima, D., Kawaty, R. R., Agustina, K., Chuzaimah, C., & Wahyuni, R. (2023). Socialization and Training on Organic Waste Processing to Make Eco-enzymes and their Derivative Products. Altifani Journal: International Journal of Community Engagement, 4(1), 81. https://doi.org/10.32502/altifani.v4i1.7288

Mudayana, A. A., Erviana, V. Y., & Suwartini, I. (2019). Pemberdayaan masyarakat dalam pengolahan limbah organik. Jurnal Solma, 8(2), 339–347.

Rachmadani, K. A., Ayu, N., Savitri, N., Musyarofah, B., & Solekha, R. (2023). Pelatihan Pemilahan Sampah Organik Dan Anorganik Di Kelurahan Blimbing Kecamatan Paciran Lamongan. January.

Yudhistirani, S. A., Syaufina, L., & Mulatsih, S. (2015). Desain sistem pengelolaan sampah melalui pemilahan sampah organik dan anorganik berdasarkan persepsi ibu-ibu rumah tangga. Jurnal Konversi, 4(2), 29–42.

Kusumaningsari, D. (2017). Pemanfaatan Dan Pengelolaan Sampah Organik Dan Nonorganik. Journalkesehatan lingkungan, 8(9), 1–58.

Zuriyani, E., Despica Pendidikan Geografi, R., & PGRI Sumbar, S. (2020). JAMAIKA: Jurnal AbdiMasyarakat Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang pengolahan sampahorganik dan anorganik oleh ibu-ibu rumah tangga kelurahan pasirnan tigo. Jurnal abadi masyarakat, 1(2), 164–177.

Downloads

Published

2025-06-27

Issue

Section

Articles

How to Cite

Hadiarti, N., Amani, N., & Agustin, A. D. (2025). Pelatihan dan Pemberdayaan Pengelolaan Limbah Organik dan Anorganik di Lingkungan PTPN IV Regional 1 Banten Kebun Sanghyang Damar, Pandeglang. Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 10(2), 486-499. https://doi.org/10.36312/linov.v10i2.3073