Implementasi Program GEMA Air untuk Pencegahan Water-Borne Disease pada Komunitas Ibu PKK Desa Sumberejo Gedangan Malang

Authors

  • Anindya Zerlina Tsaqif Universitas Negeri Malang
  • Angelica Igsanti Putri Universitas Negeri Malang
  • Kiky Martha Ariesaka Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.36312/linov.v10i3.3107

Keywords:

Penyakit menular melalui air, air, sanitasi, PHBS

Abstract

Penyakit menular melalui air seperti diare, tifoid, dan leptospirosis masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat, terutama di wilayah pedesaan yang memiliki keterbatasan akses air bersih dan sanitasi yang layak. Kurangnya pemahaman di tingkat rumah tangga menjadi faktor risiko yang signifikan dalam penyebaran penyakit tersebut. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran ibu-ibu PKK Desa Sumberejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang mengenai pencegahan water-borne disease melalui Program GEMA AIR (Gerakan Masyarakat Sadar Air). Program ini juga menanggapi minimnya penggunaan pendekatan ADDIE untuk permasalahan waterborne disease pada komunitas rural. Sehingga, kegiatan ini dirancang menggunakan pendekatan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), yang mencakup identifikasi kebutuhan, penyusunan materi edukasi, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi. Sebanyak 70 peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang meliputi penyampaian materi, demonstrasi cuci tangan, dan diskusi interaktif. Simpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa program ini efektif sebagai strategi promosi kesehatan preventif berbasis komunitas, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 3 (kehidupan sehat), SDG 6 (air bersih dan sanitasi), dan SDG 17 (kemitraan untuk tujuan).

Implementation of the GEMA Air Program for the Prevention of Water-Borne Diseases among the Women’s PKK Community in Sumberejo Village Gedangan Malang

Abstract

Water-borne diseases such as diarrhea, typhoid, and leptospirosis remain a public health problem, especially in rural areas with limited access to clean water and proper sanitation. Lack of understanding at the household level is a significant risk factor in the spread of these diseases. This community service program aimed to improve the knowledge and awareness of the women’s PKK group in Sumberejo Village, Gedangan District, Malang Regency regarding the prevention of water-borne diseases through the GEMA AIR Program (Gerakan Masyarakat Sadar Air – Community Movement for Water Awareness). This program also responds to the minimal use of the ADDIE approach to waterborne disease problems in rural communities. So, the activities were designed using the ADDIE approach (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), encompassing needs assessment, preparation of educational materials, implementation, and evaluation. A total of 70 participants took part in the program, which included material delivery, handwashing demonstrations, and interactive discussions. The results showed that this program was effective as a community-based preventive health promotion strategy and contributed concretely to achieving the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly SDG 3 (good health and well-being), SDG 6 (clean water and sanitation), and SDG 17 (partnerships for the goals).

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Pusat Statistik. (2019). Persentase Rumah Tangga Yang Memiliki Akses Terhadap Layanan Sumber Air Minum Layak Dan Berkelanjutan (40% Bawah), Menurut Daerah Tempat Tinggal (Persen). bps.go.id.

Gusti, A., Helmidawati, & Azkha, N. (2021). Determinan Perilaku Buang Air Besar Sembarangan di Nagari Sun Datar Kabupaten Pasaman Provinsi Sumatera Barat. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 20(3), 92–96. https://doi.org/10.33221/jikes.v20i3.1303

Indonesia, U. (2022). Indonesia: Hampir 70 Persen Sumber Air Minum Rumah Tangga Tercemar Limbah Tinja. unicef.org. https://www.unicef.org/indonesia/id/siaran-pers/indonesia-hampir-70-persen-sumber-air-minum-rumah-tangga-tercemar-limbah-tinja

Julaikah, & Astuti, B. W. (2023). Pengelolaan Air Bersih Siap Guna Dengan Metode Filtrasi Pada Pondok Pesantren X Daerah Bantul. Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Kesehatan, 1(1), 55–59. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.58723/abdigermas.v1i1.9

Kurniawan, A., Ariesaka, K. M., Fukata, E., Wijaya, A. B., Putri, A. I., Prasetya, A. V., & Devi, A. N. U. (2024). Enhancement of Teachers Knowledge in Gamification for Improving Reading Skills in Students with Autism Spectrum Disorder. Jurnal Ortopedagogia, 10(2), 75–2.

Latowale, B. S., Anwar, Ibrahim, A. Z., Yudit, Arjunah, Adherina, Perabu, Poniman, Tamim, F. H., Alifa, S., Kapiso, N., Ranti, M., Reyvana, Milawati, Putra, A., Septiani, P., Yani, A., Tasya, Z., Maranda, N., & Purnamasari, N. D. (2025). Pengaruh Edukasi Kesehatan Tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Terhadap Perilaku Masyarakat di Sibalaya Selatan Wilayah Kerja Puskesmas Kamaipura. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(2), 1302–1308. https://doi.org/10.56338/jks.v8i2.7164

Masykuri, N. M., Sa’adah, N. L., Putra, E. R., Setiawan, A., & Ani, F. W. N. (2025). Revolusi Digital Pembelajaran Anatomi: Implementasi Model Addie Dalam Pengembangan Video Edukasi. JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika), 10(2), 1792–1803. https://doi.org/https://doi.org/10.29100/jipi.v10i2.8153

Purwidiantoro, M. H., Agustin, T., Abdullah, R. W., & Rahmadi, M. L. (2024). Strategi MOOC untuk Meningkatkan Potensi Bakat Masyarakat dalam Pendidikan Ilmu Komputer dengan ADDIE dan Design Thinking. Jurnal Ilmiah Informatika Global, 15(3), 87–94.

Sugiyatmi, T. A., Kello, J. P., Yanti, A., Ramadhani, E., SitiFatimah, Hidayatullah, Abdullah, & Rafiq, M. (2024). Peningkatan Kapasitas Masyarakat Dalam Pengendalian Penyakit Menular Sebagai Strategi Adaptasi Perubahan Iklim Sektor Kesehatan di Desa Antutan, Kabupaten Bulungan. Batara Wisnu Journal: Indonesian Journal of Community Services, 4(3), 598–609. https://doi.org/10.53363/bw.v4i3.278

Syani, I. A., Suriswo, & Sudibyo, H. (2025). Analisis Kebutuhan Siswa dan Guru terhadap Pengembangan Bimbingan Klasikal dalam Meningkatkan Pemahaman Bullying Siswa. Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8, 5462–5470. https://doi.org/https://doi.org/10.54371/jiip.v8i5.8018

Downloads

Published

2025-09-01

Issue

Section

Articles

How to Cite

Tsaqif, A. Z., Putri, A. I., & Ariesaka, K. M. (2025). Implementasi Program GEMA Air untuk Pencegahan Water-Borne Disease pada Komunitas Ibu PKK Desa Sumberejo Gedangan Malang. Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 10(3), 607-614. https://doi.org/10.36312/linov.v10i3.3107