Penerapan Inovasi dalam Pembuatan Pupuk Organik dan Produksi Makanan Lokal di Sanggar Anak Alam Yogyakarta

Authors

  • Suhartini Suhartini Universitas Negeri Yogyakarta
  • Badraningsih Lastariwati Universitas Negeri Yogyakarta
  • Regina Tutik Padmaningrum Universitas Negeri Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.36312/linov.v10i3.3255

Keywords:

Pupuk organik, Pengolahan limbah, Makanan lokal, Ketahanan pangan, Sanggar Anak Alam

Abstract

Permasalahan pengelolaan limbah organik dan ketahanan pangan yang sehat masih menjadi tantangan di banyak komunitas, termasuk di lingkungan Sanggar Anak Alam (SALAM) Yogyakarta. Untuk mengatasi hal ini, diterapkan inovasi dalam mengubah limbah menjadi pupuk ramah lingkungan dan memanfaatkan bahan lokal untuk menghasilkan makanan bergizi yang mendukung keberlanjutan. Inovasi ini menggabungkan metode ember tumpuk dan pelatihan makanan lokal berbasis sekolah Penerapan inovasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan keterampilan praktis di kalangan siswa, pengelola, dan orang tua. Kegiatan ini difokuskan pada penggunaan sistem ember tumpuk untuk mengolah sampah organik menjadi pupuk padat dan cair, melibatkan 50 peserta yang terdiri dari siswa, pengelola, dan orang tua. Selain itu, peserta juga diajarkan cara mengolah bahan lokal seperti singkong dan jagung menjadi makanan sehat, bergizi, dan berpenampilan modern, dengan resep yang dipraktekkan seperti Sentiling, Schotel Jagung, Madusari, dan Kroket Singkong. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan keterampilan peserta dalam menghasilkan pupuk organik dan menciptakan makanan sehat dari bahan lokal yang mendukung ketahanan pangan. Kegiatan ini berkontribusi pada pencapaian SDGs tujuan 12, konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, dan tujuan 2, mengakhiri kelaparan. Hasil evaluasi menunjukkan di kategori baik 18.33% dan sangat baik 81.67%. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengolahan limbah dan konsumsi makanan lokal yang sehat dan bergizi. Model ini dapat direplikasi di sekolah berbasis komunitas serupa.

Application of Innovation in Organic Fertilizer Production and Local Food Production at Sanggar Anak Alam Yogyakarta

Abstract

The issue of organic waste management and food security remains a challenge in many communities, including the environment of Sanggar Anak Alam (SALAM) Yogyakarta. To address this problem, an innovation was introduced by converting organic waste into environmentally friendly fertilizer and utilizing local ingredients to produce nutritious foods that promote sustainability. This initiative integrates the stacked bucket method with school-based local food training. The implementation aims to enhance environmental awareness and practical skills among students, school managers, and parents. The program involved 50 participants consisting of students, managers, and parents, who practiced processing organic waste using the stacked bucket system to produce both solid and liquid fertilizers. In addition, participants were trained to process local ingredients such as cassava and corn into healthy, nutritious, and modern foods, with recipes including Sentiling, Corn Schotel, Madusari, and Cassava Croquettes. The results demonstrated an improvement in participants’ skills in producing organic fertilizer and preparing healthy foods from local ingredients that support food security. This activity contributes to achieving Sustainable Development Goal (SDG) 12, responsible consumption and production, and SDG 2, zero hunger. Evaluation results showed that 18.33% of participants were categorized as good and 81.67% as very good. This initiative successfully increased awareness of the importance of waste management and the consumption of healthy, nutritious local food. The model can be replicated in other community-based schools.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

  • Badraningsih Lastariwati, Universitas Negeri Yogyakarta

    Departemen Pendidikan Teknik Boga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Yogyakarta, Jl. Colombo No. 1 Yogyakarta

  • Regina Tutik Padmaningrum, Universitas Negeri Yogyakarta

    Departemen Pendidikan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Yogyaarta, Jl. Colombo No. 1 Yogyakarta

References

Aminah, S., Hersoelistyorini, W., Alim, M. R. S., Sya'di, Y. K., Yonata, D., Alim, I. K., ... & Amelia, R. (2025). Penerapan Teknologi Sederhana untuk Meningkatkan Keterampilan Petani Sukun di Kota Semarang. Jurnal Surya Masyarakat, 7(2), 249-262.

Chamdani, M., Nazhiroh, A., Nurhasanah, A. K., Septyaningrum, A. N., Sari, D. A. M., Ferdiansyah, E. A., ... & Septiana, S. (2024). Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari Limbah Tanaman dan Limbah Rumah Tangga dengan Bioaktivator EM4 di Desa Kalirejo, Kebumen. Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia, 2(6), 651-658.

Cundari, L., Arita, S., Komariah, L. N., Agustina, T. E., Bahrin, D., Teknik, J., & No, K. (2019). Pelatihan dan pendampingan pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos di desa burai. Jurnal Teknik Kimia, 25(1), 5-12.

Dinata, H., & Hidayat, R. (2023). Pengolahan limbah organik untuk pembuatan pupuk kompos dan pupuk organik cair di Desa Dena Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat. Sinergi: Jurnal Pengabdian, 5(1), 9-13.

Fitriani, A., Silvia, R., Asnontia, M. P., & Wakhidah, A. Z. (2024). Aneka Olahan Ubi Singkong (Manihot utillisima Pohl.) Sebagai Ketahanan Pangan Lokal-Sebuah Kajian Pustaka. Jurnal Ilmiah Agriland, 7(1), 1255-1261

Gea, K., Manao, L. H., & Laia, F. (2024). Sosialisasi Pemanfaatan Teknologi Untuk Pengolahan Limbah Sampah Organik Masyarakat Menjadi Pupuk Kompos Di Desa Hilisondrekha. HAGA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 17-29.

Heryadi, D. Y., Rofatin, B., Nirwanto, Y., & Nurcahya, I. (2022). Pemasyarakatan Diversifikasi Produk Olahan Berbasis Kearifan Lokal Untuk Ketahanan Pangan Dan Peningkatan Pendapatan Masyarakat. J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2(6), 5229-5238.

Kasim, R., Limonu, M., & Ahmad, L. (2023). Inovasi Pangan Lokal: Pelatihan Pembuatan Perkedel Singkong dan Olahan Jagung di Desa Nanati Jaya. Aksi Sosial, 1(1), 1-10

Lestari, D., Azzahra, F., Suparman, D. A., Rabbany, A. N., Pitriasari, L., Al-Kautsar, A. S., ... & Al-Allim, F. B. (2024). Sosialisasi Dan Edukasi Pengomposan Sampah Rumah Tangga Menggunakan Media Komposter Ember Tumpuk Sebagai Solusi Pengolahan Sampah Organik Di Desa Mekargalih Kecamatan Tarogong Kidul Kabupaten Garut. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(7), 3087-3092.

Pungut, H. O., Putri, H. O., Al Kholif, M., & Fitria, F. L. (2025). Transforming Tofu Wastewater into Sustainable Organic Fertilizer: A Fermentation Approach with EM4 and Coconut Water. Indonesian Journal of Environmental Management and Sustainability, 9(2), 79-86

Rois, F., Azizah, H. A., C.P.Z., C., & Aprilia, I. T. (2023). Pengoptimalan Pengolahan Singkong Menjadi Produk Pangan Dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Desa. Welfare: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(3), 220

Suwarno, R. N. (2024). Strategi Ketahanan Pangan dari Basis Lokal: Integrasi Prinsip Permakultur dalam Teknologi Pangan yang Berkelanjutan. Indonesian Journal of Applied Science and Technology, 5(2), 52-66.

United Nations, 2025. The Sustainable Development Goals Report 2025

Widyabudiningsih, D., Rinaldi, K., Firdaus, F. M., Fauzi, R. R., & Hulupi, M. (2025). EM4 Effect on Macronutrients and Microbial Growth in Liquid Organic Fertilizer from Cibogo Market Waste. Jurnal Kimia (Vol. 18, No. 1).

Yuwono, N. W. (2023). Teknologi Ember Tumpuk. Webinar Ember Tumpuk, Solusi Pengolahan Sampah Rumah Tangga. Universitas Islam Indonesia Yogyakarta, 30 September 2023.

Downloads

Published

2025-09-01

Issue

Section

Articles

How to Cite

Suhartini, S., Lastariwati, B., & Padmaningrum, R. T. (2025). Penerapan Inovasi dalam Pembuatan Pupuk Organik dan Produksi Makanan Lokal di Sanggar Anak Alam Yogyakarta. Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 10(3), 653-665. https://doi.org/10.36312/linov.v10i3.3255