Sosialisasi Manajemen Perkandangan Dan Pakan Kerbau di Desa Tambun Raya, Kapuas
DOI:
https://doi.org/10.36312/linov.v10i3.3298Keywords:
kerbau, sosialisasi, manajemen kandang, manajemen pakanAbstract
Pengembangan budidaya ternak kerbau merupakan usaha yang berpotensi untuk mendukung ketercukupan protein hewani, meningkatkan taraf ekonomi dan mengembangkan desa. Sosialisasi manajemen perkandangan dan pakan kerbau bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat di Desa Tambun Raya mengenai manajemen pemeliharaan kerbau. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dalam beberapa tahap yaitu survey untuk mengidentifikasi masalah pada mitra, penyusunan materi yang sesui dengan hasil identifikasi masalah, sosialisasi untuk penyampaian materi secara tatap muka, evaluasi sebelum dan sesudah sosialisasi. Sosialisasi berjalan dengan baik ditunjukan dari antusiasme masyarakat yang tinggi. Materi sosialisai yaitu keunggulan ternak kerbau,majemen perkandangan dan menejemen pakan. Setelah itu, dilanjutkan dengan sesi diskusi. Hasil evaluasi sebelum dan sesudah pelaksanaan sosialisasi dilakukan menggunakan kuisioner. menunjukan adanya kenaikan tingkat pengetahuan rata-rata 57%. Peningkatan yang cukup tinggi ini, mengindikasikan bahwa masyarakat Desa Tambun Raya telah memahami dan memiliki tingkat pengetahuan yang cukup mengenai manajemen perkandangan dan pakan kerbau. Hasil pengamatan minat terhadap ternak kerbau mengalami kenaikan setelah sosialisasi sebesar 60%. Hasil ini mengindikasikan bahwa materi yang disampaikan mampu mendorong minat masyarakat untuk mengembangkan sektor peternakan kerbau. Meningkatnya tingkat pengetahuan dan minat masyarakat Tambun Raya mengenai ternak kerbau menunjukan adanya pemahaman yang baik terhadap metode manajemen budidaya ternak kerbau.
Downloads
References
Aritonang, M. W. (2017). Kecendrungan pemotongan sapi dan kerbau betina produktif di Provinsi Jambi. Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan, 20(1), 17–24.
Asiah, N., Idayanti, R. W., & Viana, C. D. N. (2021). Analisis Manajemen Pemeliharaan Dan Pengaruhnya Terhadap Pendapatan Usaha Ternak Kerbau Di Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Agribisnis Peternakan (STAP), 8, 624–633.
Gairtua, B. (2024), “Sosialisasi Tentang Pakan Komplit Berbasis Hijauan Untuk Pakan Ternak Kerbau di Pulau Moa Kabupaten Maluku Barat Daya”, Manfaat: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia, Vol. 1 No. 2, pp. 20–24.
Harmoko, H., Samputty, J. M., Makatita, J., Sairudy, A., Dolewikou, R., & Gairtua, B. (2021). Sosialisasi Dan Pelatihan Pengolahan Limbah Kulit Singkong Sebagai Pakan Ternak Kerbau Di Kabupaten Maluku Barat Daya. Batara Wisnu: Indonesian Journal of Community Services, 1(3), 282–288.
Harmoko, H., Usman, U., & Zainal, Z. (2022). Potensi Peternak Dan Struktur Populasi Kerbau. Jambura Journal of Animal Science, 4(2), 110–116.
Hilmawan, F., Subhan, A., & Hamdan, A. (2020). Kerbau rawa di Kalimantan Selatan: Potensi dan permasalahannya. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Agribisnis Peternakan (STAP), 7, 175–183.
Nur, H., & Musalim. (2016). Analisa Usaha Peternakan Kerbau Lokal (Bubalus bubalis) Dengan Sistim Gembala Di Desa Dingil Kecamatan Jatirogo Kabupaten Tuban. Jurnal Fillia Cendekia, 1(2), 8–14.
Pata, B. A., Odedra, M. D., Savsani, H. H., Ahlawat, A. R., Patbandha, T. K., & Odedara, A. B. (2019). Breeding, Calf and Health Management Practices Opted by Buffalo Owners in Junagadh and Porbandar Districts of Gujarat: A Comparative Study. International Journal of Current Microbiology and Applied Sciences, 8(03), 2426–2435.
Rochgiyanti, R. and Susanto, H. (2018), “Tradisi pemeliharaan kerbau kalang di wilayah lahan basah Desa Tabatan Baru, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Barito Kuala”, Prosiding Seminar Nasional Lingkungan Lahan Basah, Vol. 3.
Reswati, R., & Putra, A. A. (2023). The profile of buffalo farming in Matur District, Agam Regency, West Sumatra. Agrivet: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Dan Peternakan: Journal of Agricultural Science and Veteriner.
Sari, E, M., Abdullah, M, A, N., & Sulaiman. (2015). Kajian Aspek Teknis Pemeliharaan Kerbau Lokal Di Kabupaten Gayo Lues. Jurnal Agripet, 15(1), 57–60.
Setiawan, B. D., Sigamura, R. K., Adlan, Z. U., & Yanti, F. (2024). Sosialisasi Perbaikan Sistem Kontruksi Perkandangan Kerbau Rawa Di Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara. Jurnal Masda, 3(1), 49–56.
Sirat, M. M. P., Santosa, P. E., Qisthon, A., Siswanto, S., & Wibowo, M. C. (2022). Peningkatan kapasitas manajemen reproduksi, kesehatan dan perkandangan melalui penyuluhan dan pelayanan kesehatan ternak sapi di Desa Mekar Jaya Kecamatan Banjar Baru Kabupaten Tulang Bawang. Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung, 1(1), 42–56.
Surbakti, B. R., & Budi, U. (2013). Studi Perilaku Makan Dan Berkubang Kerbau Lumpur (B. bubalis carabanesis) Di Kecamatan Munte, Kecamatan Kabanjahe Dan Kecamatan Mardingding Kabupaten Karo. Jurnal Peternakan Integratif, 2(1), 13–21.
Yulianti, U. A., Muchtar, A., & Amruddin, A. (2024). Sustainable Livestock Management Practices: Balancing Production and Environmental Conservation. Riwayat, 7(4), 2923–2930.
Zaenal, H. M., & Khairil, M. (2020). Sistem manajemen kandang pada peternakan sapi bali di CV Enhal Farm. Jurnal Peternakan Lokal, 2(1), 15–19.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rts. Sherly Dwijayanti, Ardi Sandriya, Satrio Wibowo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.