Strategi Holistik Penanganan Anemia Remaja Putri untuk Mencegah Stunting Antar Generasi di SMPN 2 Singosari, Malang

Authors

  • Diadjeng Setya Wardani Universitas Brawijaya
  • Ratna Diana Fransiska Universitas Brawijaya
  • Nur Aini Retno Hastuti Universitas Brawijaya
  • Keyko Dyandra Sebrina Universitas Brawijaya
  • Dewi Sinta Universitas Brawijaya
  • Alya Dwi Rahma Hernistanti Universitas Brawijaya

DOI:

https://doi.org/10.36312/ssze1k21

Keywords:

Anemia, Adolescent, Stunting, Strategic

Abstract

Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan yang berdampak terhadap kualitas generasi mendatang dan berpotensi meningkatkan risiko stunting pada anak di masa depan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku remaja putri dalam pencegahan anemia melalui pendekatan holistik yang mencakup aspek biomedik, sosial, dan intervensi gizi di SMPN 2 Singosari, Malang. Kegiatan dilaksanakan melalui skrining kadar hemoglobin, penyuluhan kesehatan reproduksi, edukasi pentingnya konsumsi tablet tambah darah, serta pelatihan penyusunan menu bergizi seimbang berbasis bahan pangan lokal. Pendekatan sosial melibatkan guru, orang tua, serta kader kesehatan sebagai agen perubahan dalam mendukung keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 82%, peningkatan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dari 40% menjadi 75%, serta peningkatan kadar hemoglobin rata-rata dari 11,2 g/dL menjadi 12,4 g/dL. Selain itu, partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan gizi meningkat signifikan. Selain menghasilkan perubahan jangka pendek, program ini berpotensi mendorong perilaku sehat yang berkelanjutan melalui keterlibatan komunitas dan pemantauan rutin oleh sekolah serta kader kesehatan. Keberlanjutan program ini diharapkan dapat berkontribusi pada penurunan risiko stunting di masa mendatang dan menjadi model intervensi terpadu bagi sekolah lain.

A Holistic Strategy for Managing Anemia Among Adolescent Girls to Prevent Intergenerational Stunting in Junior High School 2 Singosari, Malang

Abstract

Anemia in adolescent girls is still a health problem that has an impact on the quality of future generations and has the potential to increase the risk of stunting in children in the future. This community service activity aims to improve the knowledge, attitudes, and behaviors of adolescent girls in the prevention of anemia through a holistic approach that includes biomedical, social, and nutritional intervention aspects at SMPN 2 Singosari, Malang. Activities were carried out through hemoglobin level screening, reproductive health counseling, education on the importance of consuming blood-boosting tablets, and training on preparing balanced nutritious menus based on local food. The social approach involves teachers, parents, and health cadres as agents of change in supporting the sustainability of the program. The results showed an increase in participants' knowledge by 82%, an increase in adherence to blood supplement consumption from 40% to 75%, and an increase in average hemoglobin levels from 11.2 g/dL to 12.4 g/dL. In addition, the active participation of the community in nutrition activities has increased significantly. In addition to generating short-term change, the program has the potential to encourage sustainable healthy behaviors through community engagement and regular monitoring by schools and health cadres. The sustainability of this program is expected to contribute to reducing the risk of stunting in the future and become a model of integrated intervention for other schools.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aini, F., Marlina, L., & Putra, P. S. (2022). Role of parental support in improving dietary behavior among adolescent girls. Journal of Family Health, 6(2), 88–97.

Black, R. E., Victora, C. G., Walker, S. P., et al. (2013). Maternal and child undernutrition and overweight in low-income and middle-income countries. The Lancet, 382(9890), 427–451.

Christian, P., & Smith, E. R. (2018). Adolescent undernutrition: Global burden, physiology, and nutritional risks. The Lancet Child & Adolescent Health, 2(8), 569–578.

Dewi, M. K., & Nurhayati, E. (2020). School-based nutrition education to improve iron intake among adolescent girls in rural Indonesia. Asian Journal of Clinical Nutrition, 12(1), 14–20.

DS, Wardani., SA, Pratiwi., et al. (2025). Parental Interpersonal Skills And Adolescent Attitudes Toward Early Marriage. The Indonesian Journal of Public Health 20(1), 82-93

Gupta, A., Chhabra, P., & Kaur, S. (2020). Iron deficiency anemia and its determinants among adolescent girls: A systematic review. International Journal of Nutrition Sciences, 5(3), 120–129.

Haider, B. A., & Bhutta, Z. A. (2017). Multiple-micronutrient supplementation for women during pregnancy. Cochrane Database of Systematic Reviews, 3, CD004905.

Kementerian Kesehatan RI. (2018). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Kementerian Kesehatan RI. (2022). Profil Kesehatan Indonesia 2021. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan RI. (2022). Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022. Direktorat Gizi Masyarakat.

Notoatmodjo, S. (2018).Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta.

Rahmawati, N., Dewi, S. R., & Wibowo, A. (2021). Maternal anemia during adolescence and its long-term effect on birth outcomes: A cohort analysis. Indonesian Journal of Public Health, 16(1), 12–20.

Sari, P., Rahayu, E., & Astuti, D. (2021). Compliance with iron supplementation and its impact on hemoglobin levels among adolescent girls in Indonesia. Public Health Nutrition Journal, 10(4), 233–240.

World Health Organization. (2021). Anaemia in women and girls: A global health problem. WHO Press.

Wulandari, N., Handayani, I., & Pramesti, D. (2022). Community participation as a key factor in stunting prevention programs: Evidence from rural Indonesia. Community Nutrition Journal, 7(1), 25–34.

Yuliani, F., Putri, D. A., & Lestari, R. (2021). Effect of weekly iron folic acid supplementation on haemoglobin levels among adolescent girls. Journal of Nutrition and Health Research, 4(2), 55–62.

Downloads

Published

2025-12-07

Issue

Section

Articles

How to Cite

Wardani, D. S., Fransiska, R. D., Hastuti, N. A. R., Sebrina, K. D., Sinta, D., & Hernistanti, A. D. R. (2025). Strategi Holistik Penanganan Anemia Remaja Putri untuk Mencegah Stunting Antar Generasi di SMPN 2 Singosari, Malang. Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 10(4), 1371-1381. https://doi.org/10.36312/ssze1k21