PKM Literasi Cerdas: Optimalisasi Perpustakaan Desa Ambalutu sebagai Pusat Edukasi Berbasis Digitalisasi

Authors

  • Sri Rahmayanti Yanti Universitas Asahan
  • Dailami Dailami Universitas Asahan
  • Nur Winda Dewi Universitas Asahan
  • Khairul Saleh Universitas Asahan
  • Ahmad Dani Universitas Asahan

DOI:

https://doi.org/10.36312/5yxaw338

Keywords:

digital literacy, village library, digital education, community empowerment

Abstract

Penguatan literasi digital masyarakat desa menjadi penting dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan. Program pengabdian pada masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan perpustakaan Desa Ambalutu sebagai pusat edukasi berbasis digitalisasi untuk meningkatkan literasi dan akses informasi masyarakat. Metode pengabdian dilakukan melalui pelatihan literasi digital bagi perangkat desa, pengurus PKK, dan siswa sekolah dasar, disertai pendampingan penggunaan aplikasi perpustakaan digital dan monitoring berkelanjutan. Data dikumpulkan dengan observasi langsung, kuesioner, dan wawancara untuk mengukur peningkatan kemampuan literasi digital serta partisipasi aktif masyarakat dalam pemanfaatan layanan perpustakaan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kualitas layanan perpustakaan dan kapasitas SDM pengelola, terbukti dari skor tertinggi pada aspek perencanaan kerja berkelanjutan dan pelatihan staf profesional. Digitalisasi perpustakaan membuka akses yang lebih luas terhadap bahan bacaan digital dan meningkatkan minat baca masyarakat secara inklusif. Kemitraan multipihak antara perangkat desa, kelompok PKK, institusi pendidikan dan sektor swasta memperkuat pengelolaan dan kelangsungan program. Tantangan berupa keterbatasan infrastruktur jaringan dan kesiapan teknologi warga menjadi fokus perbaikan ke depan. Keberlanjutan program dijaga melalui beberapa strategi terstruktur: pertama, pembentukan kader literasi digital dari generasi muda dan pengurus PKK sebagai agen perubahan yang mengelola perpustakaan secara mandiri; kedua, penyusunan dokumen rencana kerja berkelanjutan dan SOP pengelolaan perpustakaan digital; ketiga, pelaksanaan monitoring dan evaluasi berkala minimal tiga kali per tahun untuk mengukur efektivitas program; keempat, pengembangan kemitraan jangka panjang dengan pemerintah desa, lembaga pendidikan, dan sektor swasta untuk dukungan infrastruktur dan pendanaan; kelima, integrasi perpustakaan digital dalam kegiatan rutin desa dan sistem pembelajaran sekolah setempat. Keberlanjutan diukur melalui indikator kuantitatif seperti jumlah pengguna aktif perpustakaan digital, frekuensi peminjaman buku digital, dan jumlah kegiatan literasi yang dilaksanakan, serta indikator kualitatif berupa peningkatan kompetensi pengelola, kepuasan pengguna (skor 4,5), dan partisipasi aktif masyarakat dalam program literasi. Kesimpulan program ini menegaskan bahwa pengoptimalan perpustakaan berbasis digital efektif meningkatkan literasi digital masyarakat desa dan memperkuat ekosistem edukasi komunitas. Model pengabdian ini layak direplikasi untuk pengembangan perpustakaan desa lainnya dalam upaya pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi. Keberhasilan program membuka peluang pengembangan berkelanjutan dengan dukungan infrastruktur dan pelatihan literasi digital yang terstruktur.

Smart Literacy Community Service Program: Optimization of Ambalutu Village Library as a Digital-Based Education Center

 Abstract

The digital literacy empowerment of rural communities is crucial for supporting sustainable human resource development. This community service program aims to optimize the Ambalutu Village Library as a digital-based education center to enhance literacy and access to information among the community. The program’s method involves digital literacy training for village officials, PKK administrators, and elementary school students, supplemented by assistance in using digital library applications and continuous monitoring. Data were collected through direct observation, questionnaires, and interviews to measure improvements in digital literacy skills and active community participation in utilizing library services. Evaluation results show significant improvements in the quality of library services and the capacity of human resources managing the library, evidenced by the highest scores in sustainable work planning and professional staff training. The digitalization of the library provides broader access to digital reading materials and inclusively increases public reading interest. Multi-stakeholder partnerships between village officials, PKK groups, educational institutions, and the private sector strengthen the program's management and sustainability. Challenges related to limited network infrastructure and community readiness for technology remain key focuses for future improvement. In conclusion, this program confirms that optimizing libraries based on digitalization effectively enhances the digital literacy of rural communities and strengthens the community’s educational ecosystem. This community service model is worthy of replication for the development of other village libraries aiming to empower communities based on technology. The program’s success opens opportunities for sustainable development supported by infrastructure and structured digital literacy training.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Asy’hary, A., Arsyad, J., Sulistyo, L., Rahayu, W., & Fatmawati, E. (2023). Upaya Peningkatan Literasi Digital Masyarakat Melalui Program Pelatihan Komputer Di Desa Terpencil. Communnity Development Journal, 4(1), 654–661.

Difa Salsabila Putri, Soelfema Soelfema, & Lili Dasa Putri. (2024). Pendidikan Literasi di Era Teknologi dalam Mengatasi Kesenjangan Digital pada Maysarakat. PUSTAKA: Jurnal Bahasa Dan Pendidikan, 5(1), 151–156. https://doi.org/10.56910/pustaka.v5i1.1817

Hexagraha, A., & Majapahit, S. A. (2023). Penilaian Tingkat Literasi Komputer Masyarakat Desa Cimenyan Jawa Barat Dalam Rangka Menuju Desa Digital. Journal of Information Technology Ampera, 4(3), 222–232. https://journal-computing.org/index.php/journal-ita/article/view/434

Khoirunnisak, A., Yuki, A. N., & Berliani, A. L. (2024). Layanan Pintar Perpustakaan Desa Dalam Meningkatkan Pendidikan Literasi Melalui User Education Dan Pembuatan Website Untuk Meningkatkan Akses Pemustaka Di Perpustakaan Desa Bekare Ponorogo.

Lubis, S. isma sari, Harmawan, V., & Yasih, F. (2023). Meningkatkan Budaya Literasi di Sekolah Menengah Pertama Negeri 7 Padang Sidempuan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA), 5(1), 44–47. https://doi.org/10.51933/jpma.v5i1.1001

Rachmat, A., Pakpahan., F. P., & Rafida, U. (2020). Lokal Dalam Peningkatan Literasi Di Pesantren Manba ’ Ul Ulum Tasikmalaya. 3(3), 484–491.

Rahmayanti, S., Dailami, D., Hanina, H., & Zulia, C. (2024). Pelatihan Peningkatan Literasi Perpustakaan Desa Di Desa Teladan Kecamatan Tinggi Raja Asahan. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(4), 7047–7051.

Setiawan, D., Aziz, S. A., & Hilman, C. (2022). Pengembangan Social dan Pembangunan Pendidikan Berbasis Masyarakat. Jurnal Inovasi, Evaluasi Dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP), 2(2), 74–84. https://doi.org/10.54371/jiepp.v2i2.217

Setiawan, S., Safii, M., & Inawati, I. (2024). Pelatihan dan Pengembangan Desa Melalui Perpustakaan Digital di Desa Miagan Kabupaten Jombang Jawa Timur. ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 208–218. https://doi.org/10.52072/abdine.v4i2.941

Downloads

Published

2025-12-09

Issue

Section

Articles

How to Cite

Yanti, S. R., Dailami, D., Dewi, N. W., Saleh, K., & Dani, A. (2025). PKM Literasi Cerdas: Optimalisasi Perpustakaan Desa Ambalutu sebagai Pusat Edukasi Berbasis Digitalisasi. Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 10(4), 1430-1442. https://doi.org/10.36312/5yxaw338