Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengembangan Kelompok Ternak Lebah Madu untuk Penguatan Ekonomi Lokal Berbasis Produk Alam : Madu
DOI:
https://doi.org/10.36312/tc54q653Keywords:
pemberdayaan masyarakat, Budidaya Madu, lebah maduAbstract
Pemberdayaan ekonomi lokal berbasis potensi sumber daya alam merupakan strategi penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat perdesaan secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas teknis dan manajerial kelompok ternak lebah madu KUBE Banyu Aji di Desa Welahan Wetan, Kabupaten Cilacap, melalui pengembangan madu sebagai produk unggulan desa. Program dilaksanakan selama enam bulan menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA), meliputi identifikasi kebutuhan dan potensi lokal, pelatihan teknis budidaya lebah madu, pendampingan produksi, penguatan manajemen usaha, serta evaluasi partisipatif. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test, observasi lapangan, diskusi kelompok terarah, dan survei pendapatan rumah tangga. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan keterampilan teknis peternak, dengan skor rata-rata pre-test sebesar 35–45 meningkat menjadi 75–82 pada post-test. Peningkatan terbesar terjadi pada aspek teknik panen madu higienis dan manajemen koloni lebah. Observasi lapangan mengonfirmasi perbaikan praktik pemeliharaan sarang, penggunaan alat panen berbahan stainless steel, serta pengemasan madu sesuai standar mutu. Selain itu, kelompok berhasil mengembangkan produk turunan seperti madu herbal dan salep propolis serta memperluas jaringan pemasaran melalui koperasi desa dan pelaku usaha lokal. Dampak ekonomi menunjukkan peningkatan pendapatan rumah tangga peternak sebesar 30–45%. Program ini memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat dan berpotensi direplikasi di desa lain dengan karakteristik serupa.
Community Empowerment through the Development of Honey Bee Farming Groups to Strengthen the Local Economy Based on Natural Products: Honey
Abstract
Community empowerment based on local natural resource potential is a key strategy for strengthening sustainable rural economies. This community service program aimed to enhance the technical and managerial capacities of the honey bee farming group KUBE Banyu Aji in Welahan Wetan Village, Cilacap Regency, by developing honey as a flagship local product. The program was implemented over six months using a Participatory Rural Appraisal (PRA) approach, including needs and potential assessment, technical training in honey bee cultivation, production mentoring, business management strengthening, and participatory evaluation. Data were collected through pre-test and post-test assessments, field observations, focus group discussions, and household income surveys. Quantitative results indicated a significant improvement in participants’ technical skills, with average pre-test scores ranging from 35–45 and post-test scores increasing to 75–82. The most notable improvements were observed in hygienic honey harvesting techniques and colony management practices. Qualitative field observations confirmed better hive sanitation, use of stainless steel harvesting equipment, and standardized honey packaging. In addition, the group successfully developed value-added honey products, such as herbal honey and propolis ointment, and expanded market access through collaboration with village cooperatives and local businesses. Economic impact assessment showed an increase in household income of 30–45%. This program strengthened community economic independence and demonstrates strong potential for replication in other rural areas with similar ecological conditions.
Downloads
References
Astuti, N., & Rahayu, T. (2023). Pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan produk unggulan desa. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia, 6(2), 101–110.
Deswalantri, N., & Hidayat, R. (2023). Penguatan kapasitas teknis usaha berbasis potensi alam di pedesaan. Jurnal Pemberdayaan Desa, 7(2), 45–53.
Firmansyah, A., & Lestari, R. (2024). Penerapan good beekeeping practices pada peternak lebah madu lokal. Jurnal Agroteknologi dan Kehutanan Tropika, 5(1), 35–47.
Hidayah, R., Mahfudz, D., & Astuti, N. (2025). Participatory Rural Appraisal dalam pemberdayaan masyarakat pedesaan. Jurnal Inovasi Sosial, 9(1), 21–33.
Hidayat, A. (2024). Model penguatan ekonomi mikro berbasis komunitas di wilayah pedesaan. Jurnal Ekonomi Sosial, 6(3), 72–83.
Hidayah, N., Rahmat, A., & Suryani, L. (2025). Participatory rural appraisal dalam program pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Jurnal Abdimas, 9(1), 45–56.
Kusumawati, E., & Pramono, H. (2023). Pelatihan pengolahan madu herbal sebagai produk unggulan desa wisata. Jurnal Inovasi dan Kewirausahaan, 9(2), 66–78.
Mardiyah, L., & Santoso, F. (2023). Pengembangan usaha kecil berbasis madu sebagai strategi pemberdayaan masyarakat desa. Jurnal Pengabdian Nusantara, 8(2), 55–67.
Oktavia, L., Mahdi, A., & Yonariza, Y. (2025). Dampak sosial-ekologis budidaya lebah tanpa sengat terhadap kesejahteraan petani kecil di Sumatra Barat. Jurnal Ekologi Pertanian Indonesia, 14(2), 67–79.
Pujiastuti, R. (2024). Pemberdayaan ekonomi keluarga melalui partisipasi perempuan dalam UMKM desa. Jurnal Pembangunan dan Kewirausahaan, 8(1), 15–26.
Puspitasari, D., & Wibowo, T. (2023). Pengembangan produk olahan madu melalui pendekatan inovasi lokal. Jurnal Teknologi Pangan dan Agroindustri, 11(3), 90–102.
Qamara, D., Shaleh, M., & Pratama, A. (2025). Peningkatan nilai tambah madu lokal melalui pelatihan berbasis komunitas di Payakumbuh. Jurnal Pengabdian Nusantara, 8(1), 12–24.
Rahmat, A., & Hidayat, R. (2024). Community-based enterprise development sebagai strategi penguatan ekonomi desa. Jurnal Ekonomi Pembangunan Pedesaan, 6(2), 89–101.
Rahmat, H., & Hidayat, A. (2024). Strategi pengembangan ekonomi lokal melalui pemanfaatan sumber daya alam desa secara berkelanjutan. Jurnal Ekonomi dan Kearifan Lokal, 6(3), 88–97.
Rohmah, S., & Sari, P. D. (2023). Sinergi perguruan tinggi dan masyarakat dalam pengembangan produk berbasis madu hutan. Jurnal Abdi Masyarakat, 7(1), 41–52.
Shaleh, M., Nurcahyo, S., & Rahman, L. (2023). Pelatihan digital marketing untuk UMKM desa dalam meningkatkan daya saing produk lokal. Jurnal Teknologi Pangan Lokal, 5(3), 102–110.
Suryani, N., & Prasetyo, A. (2024). Analisis potensi ekonomi madu hutan dalam pengembangan desa mandiri. Jurnal Agroindustri dan Kewirausahaan, 5(1), 25–39.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Frisca Dewi Yunadi, Septiyana Indratmoko, Elisa Issusilaningtyas, Triyadi Hendra Wijaya, Ajeng Puspo Aji, Khofifah Tahya, Dayna Rizkya, Gadizza Muslimah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.