Strategi Pencegahan Stunting melalui Edukasi Gizi dan Suplementasi Tablet Tambah Darah pada Remaja Desa Mandala Haji
DOI:
https://doi.org/10.36312/0cy98828Keywords:
anemia, gizi seimbang, remaja, stunting, tablet tambah darahAbstract
Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia yang berimplikasi pada kualitas generasi mendatang. Salah satu faktor penyebabnya adalah anemia pada remaja putri yang dapat berlanjut hingga masa kehamilan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan gizi remaja serta kepatuhan konsumsi tablet tambah darah (TTD) sebagai upaya pencegahan stunting. Kegiatan dilaksanakan di Desa Mandala Haji pada 162 remaja melalui diskusi interaktif, games, diskusi kelompok, pembagian leaflet, dan pendampingan konsumsi TTD. Hasil pengukuran keberhasilan kegiatan diukur dengan kuesioner pre test dan post test yang kemudian dianalisis dengan uji t yang menunjukkan peningkatan pengetahuan gizi sebesar 45% dan kepatuhan konsumsi TTD sebesar 75%. Program ini efektif meningkatkan kesadaran gizi remaja dan mendukung upaya pencegahan stunting berbasis teman sebaya. Upaya ini memberikan gambaran bahwa kader remaja efektif dalam promosi kesehatan pada remaja.
Stunting Prevention Strategy through Nutrition Education and Iron Supplementation for Adolescents Mandala Haji Village
Abstract
Stunting remains a public health problem in Indonesia, impacting the quality of future generations. One contributing factor is anemia in adolescent girls, which can persist into pregnancy. This community service program aims to improve adolescent nutritional knowledge and adherence to iron supplementation (IBT) consumption as a stunting prevention measure. The program was conducted in Mandala Haji Village with 162 adolescents through interactive discussions, games, group discussions, leaflet distribution, and iron supplementation support. The success of the program was measured using pre- and post-test questionnaires, which were then analyzed using a t-test, showing a 45% increase in nutritional knowledge and a 75% increase in iron supplementation compliance. This program effectively increases adolescent nutritional awareness and supports peer-based stunting prevention efforts. These efforts demonstrate the effectiveness of youth cadres in promoting health among adolescents
Downloads
References
Asatuti, N. B., Sumardi, R. N., Ngardita, I. R., & Lusiana, S. A. (2021). Pemantauan status gizi dan edukasi gizi pada remaja sebagai upaya pencegahan stunting. Asmat Jurnal Pengabmas, 1(1), 46–56. https://doi.org/10.47539/ajp.v1i1.8
Atasasih, H. (2022). Sosialisasi “Isi Piringku” pada remaja putri sebagai upaya pencegahan stunting. Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 116–121. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v6i1.4685
Atsari, A. R. (2025). Dinamika perkembangan remaja: Menelusuri jalan perkembangan. Jurnal Ilmiah Nusantara (JINU), 2(2), 220–229.
Emylisa, D. A., Suryani, N., Fathullah, D. M., & Yudistira, S. (2023). Edukasi gizi seimbang dan kesehatan reproduksi melalui media WhatsApp terhadap pengetahuan remaja dalam upaya pencegahan stunting. Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik, 2(4), 293–300. https://doi.org/10.25182/jigd.2023.2.4.293-300
Hayati, A. W. (2021). Gizi seimbang untuk remaja: Cegah stunting. Dalam Hidup Sehat: Gizi Seimbang dalam Siklus Kehidupan Manusia. http://repository.pkr.ac.id/3284/
Hayati, A. W., Husnan, H., Roziana, R., Pizaini, P., & Akhyar, A. (2023). Pembentukan kelompok mahasiswa/alumni content creator gizi seimbang remaja untuk mencegah stunting dalam aplikasi Stunting Calculator. Jurnal IDAMAN (Induk Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan), 7(2), 85. https://doi.org/10.31290/j.idaman.v7i2.4037
Ikasari, F. S., Pusparina, I., & Irianti, D. (2024). Media video animasi meningkatkan sikap remaja tentang gizi seimbang dalam rangka mencegah stunting. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 7(1), 185–193. https://doi.org/10.56338/mppki.v7i1.4407
Isviyanti, I., Triandini, I. G. A. A. H., Hairani, H., Gumangsari, N. G. G., Hidayati, D., & Gustiya, S. D. (2024). Edukasi penyuluhan untuk pencegahan pernikahan dini dan anemia dalam upaya menurunkan risiko stunting di Desa Cikawao. Lumbung Inovasi, 9(4), 798–807.
Melina, M., Admiral, A., & Sari, W. D. (2025). Penguatan literasi digital remaja melalui program penyuluhan dampak media sosial di SMK Multi Mekanik Masmur. Room of Civil Society Development, 4(2), 351–358. https://doi.org/10.59110/rcsd.534
Nugraheni, R. (2024). Program edukasi gizi pada remaja putri untuk mencegah stunting: Tinjauan literatur. Jurnal Promotif Preventif, 7(3), 569–577. http://journal.unpacti.ac.id/index.php/JPP
Refky Dermawan, Rahfiludin, M. Z., & Budiyono, B. (2024). Pengaruh media video pencegahan stunting terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri: Literature review. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 7(4), 787–794. https://doi.org/10.56338/mppki.v7i4.4777
Sandhi, S. I., Nani, S. A., Jumiatun, J., Setyaningsih, P., & Dewi, D. W. E. (2025). Edukasi gizi cerdas pada ibu dan kader posyandu di Dusun Cisereh RW 08 Desa Mandalahaji Kecamatan Pacet Kabupaten Bandung. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 4(1), 779–786. https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i1.515
Siahaya, A., & Tahapary, W. (2024). Pentingnya konsumsi tablet tambah darah (Fe) dan pelatihan gizi seimbang pada remaja putri untuk pencegahan stunting sejak dini. Karya Kesehatan Siwalima, 3(1), 8–15. https://doi.org/10.54639/kks.v3i1.1173
Sulistiawati, F., Hilmi, M. Z., & Mukminah, M. (2023). Pemberdayaan kelompok gizi remaja cegah stunting Nutrihero. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 7(6), 5384. https://doi.org/10.31764/jmm.v7i6.17658
Taufikurrahman, T., Zulfi, A. N., Irmawati, E. F. F., Setiawan, W. P., Azizah, P. N., & Soeliyono, F. F. (2023). Sosialisasi pernikahan usia dini dan edukasi kesehatan reproduksi remaja sebagai upaya pencegahan stunting di Desa Pabean, Kabupaten Probolinggo. Scientia: Jurnal Hasil Penelitian, 8(1), 73–88. https://doi.org/10.32923/sci.v8i1.3379
Triandini, I. G. A. A. H., Isviyanti, I., Hairani, H., Hidayati, D., Kandisa, A., & Wangiyana, I. G. A. S. (2024). Sosialisasi pemanfaatan herbal lokal Sasak untuk materi kelas ibu hamil. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 8, 1639–1647. https://journal.ummat.ac.id/index.php/jpmb/article/view/23516
Utami, S., Kamil, R., & Chusna, Z. (2022). Peningkatan pengetahuan tentang anemia pada remaja putri untuk mencegah terjadinya stunting. Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau, 2(2), 30–33. https://doi.org/10.36656/jpmph.v2i2.818
Winda, D., & Trisnadoli, A. (2023). Pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung sosialisasi cegah stunting pada kegiatan Posyandu Menjadi Bunga Keluarga. JITER-PM (Jurnal Inovasi Terapan – Pengabdian Masyarakat), 1(1), 1–9. https://doi.org/10.35143/jiterpm.v1i1.5859
Zukhra, R. M., Putri, S. A., Putri, F., Khairiyah, P. A., Rendi, G., Alamsyah, Q., & Adesyahpuri, D. (2024). Pemberdayaan remaja SMA dalam pemantauan status gizi melalui edukasi dan demonstrasi gizi seimbang sebagai upaya pencegahan dini stunting. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 7(12), 5181–5193. https://doi.org/10.33024/jkpm.v7i12.18029
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Isviyanti Isviyanti, I Gusti Agung Ayu Hari Triandini, Ni Made Gita Gumangsari, Diana Hidayati, Sherly Dwi Gustiya, Hairani Hairani, Amelia Kandisa, Astri Mayasari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.