Strategi Pemberdayaan Masyarakat Pesisir di Desa Ketapang Raya Kecamatan Keruak Lombok Timur melalui Program Fortifikasi Garam

Authors

  • Suryati Suryati Department of Chemistry Education, Faculty of Science and Mathematics Education, IKIP Mataram
  • Husnul Hatimah Department of Chemistry Education, Faculty of Science and Mathematics Education, IKIP Mataram

DOI:

https://doi.org/10.36312/linov.v3i1.430

Keywords:

pemberdayaan masyarakat pesisir, fortifikasi garam, coastal community empowerment, salt fortification

Abstract

Hasil usaha pembuatan garam masyarakat Desa Ketapang Raya Kecamatan Keruak Lombok Timur belum mencukupi kebutuhan hidup, sehingga sebagian besar masih hidup di bawah garis kemiskinan. Pemberdayaan hasil panen petani garam berupa fortifikasi garam beriodium adalah sebuah program untuk memperbaiki kehidupan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan program pemberdayaan, identifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi program pemberdayaan dan menentukan prioritas strategi pemberdayaan. Metode survei dan analisis deskriptif digunakan untuk menggambarkan implementasi program pemberdayaan ini. Analisis SWOT untuk identifikasi factor internal dan eksternal yang mempengaruhi pelaksanaan program pemberdayaan juga dilakukan sebagai dasar pengembangan strategi kebijakan untuk program pemberdayaan. Analisis hasil kegiatan menunjukkan bahwa faktor internal dan eksternal banyak dipengaruhi oleh penerapan program pemberdayaan di lokasi. Strategi pengembangan program pemberdayaan yang bisa diaplikasikan di situs tersebut yaitu (1) pengembangan akses pasar, (2) peningkatan produktivitas asisten lapangan, (3) keberlanjutan pemberdayaan oleh pemerintah, dan (4) pengembangan metode usaha petani garam.

Coastal Community Empowerment Strategy in Ketapang Raya Village, Keruak District, East Lombok through the Salt Fortification Program

Abstract 

The results of the salt-making efforts of the people of Ketapang Raya Village, Keruak District, East Lombok, are not sufficient for their daily needs, so most of them still live below the poverty line. The empowerment of the harvest of salt farmers in the form of fortification of iodized salt is a program to improve people's lives. This activity aims to analyze the implementation of the empowerment program, identify the factors that affect the empowerment program and determine the priority of the empowerment strategy. Survey methods and descriptive analysis were used to describe the implementation of this empowerment program. SWOT analysis to identify internal and external factors that influence the implementation of empowerment programs is also carried out as a basis for developing a policy strategy for empowerment programs. The analysis of the results of the activities shows that internal and external factors are heavily influenced by the implementation of the empowerment program in the location. Strategies for developing empowerment programs that can be applied on the site are (1) developing market access, (2) increasing the productivity of field assistants, (3) sustainable empowerment by the government, and (4) developing salt farmer business methods.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Pusat Statistik Kabupaten Lombok Timur. (2015). Kecamatan Keruak dalam Angka. http://lomboktimurkab.bps.go.id.

Haidawati, Fachry, M,E., & Arief, A, A. Evaluasi Program Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat (Pugar) Di Kabupaten Jeneponto. Makasar. Jurusan Ilmu Perikanan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin.

Kuntadi, E. (2015). Peranan Pengusaha Daerah dalam Menghadapi MEA.

Kurniasari, N. (2014). Membangun Sinergitas Antar Pelaku Dalam Pemberdayaan Masyarakat Perikanan Melalui Klinik Iptek Mina Bisnis (Studi Kasus Pada Pelaksanaan Klinik Iptek Mina Bisnis Di Kabupaten Subang). Buletin Riset Sosek Kelautandan Perikanan Vol.9No.2,

Nataniel, E. (2008). Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir. Ambon: GeMMa Press.

Nikijuluw, V. P. H. (2001). Populasi dan Sosial Ekonomi Masyarakat Pesisir serta Strategi Pemberdayaan Mereka Dalam Konteks Pengelolaan Sumberdaya Pesisir Secara Terpadu (Makalah).

Pattiasina, J. R. (2010). Strategi Pemberdayaan Masyarakat Nelayan Desa Kusu Lovra Kecamatan Kao Kabupaten Halmahera Utara. Tesis Sekolah Pasca Sarjana IPB, Bogor.

Sipahelut, M. (2010). Analisis Pemberdayaan Msyarakat Nelayan di Kecamatan Tobelo Kabupaten Halmahera Utara. Tesis Sekolah Pasca Sarjana IPB, Bogor.

Surya, K. B. I. (2005). Strategi Pemberdayaan Usaha Kecil dan Menengah Sektor Pertanian dalam Mendukung Sektor Pariwisata di Propinsi Bali. Skripsi, Program Studi Pariwisata Universitas Udayana, Denpasar.

Suryati & Hatimah, H. (2017). Buku Panduan Fortifikasi Garam Beryodium dan Pemasarannya. Mataram: LPP Mandala.

Tim Penyusun. (2013). Pedoman KKN-PPL Terpadu IKIP Mataram. Mataram; IKIP Mataram.

Downloads

Published

2018-05-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

Suryati, S., & Hatimah, H. (2018). Strategi Pemberdayaan Masyarakat Pesisir di Desa Ketapang Raya Kecamatan Keruak Lombok Timur melalui Program Fortifikasi Garam. Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 5-10. https://doi.org/10.36312/linov.v3i1.430