Pelatihan Pembuatan Bata Ringan dari Pengolahan Limbah Emas Tradisional pada Siswa MA Intishor Tanjung Karang

Authors

  • Sukainil Ahzan Program Studi Pendidikan Fisika FPMIPA IKIP Mataram, Indonesia
  • Dwi Pangga Program Studi Pendidikan Fisika FPMIPA IKIP Mataram, Indonesia
  • Dwi Sabda Budi Prasetya Program Studi Pendidikan Fisika FPMIPA IKIP Mataram, Indonesia
  • Syifaul Gummah Program Studi Pendidikan Fisika FPMIPA IKIP Mataram, Indonesia
  • Lovy Herayanti Program Studi Pendidikan Fisika FPMIPA IKIP Mataram, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36312/linov.v3i1.435

Keywords:

Pelatihan, Limbah pengolahan emas, batako ringan, Training, Waste Processing of gold, lightweight brick

Abstract

Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk pelatihan, transfer teknologi, dan penyuluhan tentang pembuatan batako ringan dari limbah pengolahan emas kepada mitra. Pengabdian ini dilaksanakan di MA Al-Intishor Tanjung Karang, Mataram. Dalam pengabdian ini siswa dan guru akan: 1) dijelaskan tentang bahaya limbah pengolahan emas serta bagaimana proses penanganannya sehingga menjadi ramah lingkungan; 2) dilatih/praktik bagaimana proses pembuatan batako ringan dari limbah pengolahan emas, sehingga menghasilkan batako ringan; 3) dilatih memvariasikan filler/penguat pada batako ringan dengan menggunakan bahan/material yang selama ini kurang dimanfaatkan sehingga batoko menjadi semakin kuat dan ringan. Luaran dari pengabdian ini yaitu bertambahnya ilmu siswa dan guru tentang pengelolaan limbah dan batako ringan hasil buatan sisw adan guru.

Training of Making Lightweight Brick from Traditional Gold Processing Waste in Students of MA Intishor Tanjung Karang

Abstract

The purpose of this service is to training, transfer technology, and knowledge about making lightweight brick from gold processing waste to partners. This devotion was carried out at MA Al-Intishor Tanjung Karang, Mataram. In this service students and teachers will: 1) learn about the dangers of gold processing and how the handling process becomes a friendly environment; 2) lightweight concrete building / processing process from gold processing waste, producing light brick; 3) Frying varies the filler / reinforcement on lightweight brick by using materials that have been underutilized so the brick becomes stronger and lighter. The output of this service is the increasing knowledge of students and teachers about the management of waste and light brick made by students and teachers.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Pangga, D., Prasetya, D., S., B. (2016). Pemisahan Emas pada Batuan Alam Pertambangan Tradisional Sekotong dengan Metode Ramah Lingkungan. Mataram: Semnas PKPSM IKIP Mataram.

Sarif., Prasetya, D., S., B, Pangga, D. (2017). Pembuatan Batako Ringan dari Limbah Pengolahan Emas dengan Filler Eceng Gondok. Prosiding Semnas IKA IKIP Mataram. ISBN: 978-602-61335-1-2.

Widyawati, R. (2011). Studi Kuat Tekan Beton Ringan dengan Metoda Rancang-Campur Dreux-Corrise. Jurnal Rekayasa Vol. 15 No. 1, April 2011.

Downloads

Published

2018-05-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

Ahzan, S., Pangga, D., Prasetya, D. S. B., Gummah, S., & Herayanti, L. (2018). Pelatihan Pembuatan Bata Ringan dari Pengolahan Limbah Emas Tradisional pada Siswa MA Intishor Tanjung Karang. Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 24-28. https://doi.org/10.36312/linov.v3i1.435