Pelatihan Penyusunan Bahan Ajar Berbasis Web bagi Guru-Guru SMA di Kabupaten Konawe

Authors

  • La Ode Nursalam Universitas Halu Oleo
  • Zalili Sailan Universitas Halu Oleo
  • Sakka Hasan Universitas Halu Oleo
  • L.M. Ruspan Takasi Universitas Terbuka Kendari
  • Eko Hariyanto Universitas Terbuka Kendari
  • Syarifuddin Syarifuddin Universitas Halu Oleo

DOI:

https://doi.org/10.36312/linov.v7i2.798

Keywords:

bahan ajar, media WEB, guru SMA

Abstract

Telah dilakukan Pengabdian Pada Masyarakat melalui Pelatihan Penyusunan Bahan Ajar Berbasis Web Bagi Guru-Guru SMA di Kabupaten Konawe. Sasaran dari pelatihan ini adalah Guru-Guru SMA/Sederajat Se Kabupaten Konawe. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah melatih guru SMA di Kabupaten Konawe dalam menyusun bahan ajar berbasis web. Metode yang digunakan meliputi pemaparan materi model pembelajaran, materi E-Learning  berbasis Web secara ringkas, kemudian diikuti dengan diskusi, tanya jawab, dan pemberian tugas mandiri kepada setiap peserta. Hasil Pengabdian yang dilakukan diperoleh bahwa Bahan ajar Interaktif Model e-Learning Berbasis Web memenuhi kelayakan dengan deskripsi untuk tampilan media web bahan ajar masuk dalam kategori Baik (dengan rata-rata persentase 78,39%), untuk bahan ajar masuk dalam kategori Baik (dengan rata-rata persentase 88,47%), dan untuk persepsi siswa terhadap bahan ajar masuk dalam kategori Cukup Baik (dengan rata-rata persentase 66,84%). Hasil pengabdian ini dapat dijadikan dasar pengambilan kebijakan bagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe untuk mencoba menerapkan model pembelajaran inovatif dan perangkat pembelajaran model E-learning berbasis Web tersebut pada sekolah lain yang ada di Kabupaten Konawe.

Training of Web-Based Teaching Materials for High School Teachers in Konawe District

Abstract

Community Service has been conducted through Training on the Preparation of Web-Based Teaching Materials for High School Teachers in Konawe Regency. The target of this training is a high school/equivalent teachers throughout Konawe Regency. The purpose of this activity is to train high school teachers in Konawe Regency in compiling web-based teaching materials. The method used includes the presentation of learning model material, Web-based E-Learning material briefly, then followed by discussion, question and answer, and giving independent assignments to each participant. The results of the service carried out showed that the interactive teaching materials of the Web-Based e-Learning Model met the eligibility with a description for displaying web media, teaching materials were in the Good category (with an average percentage of 78.39%), for teaching materials were in the Good category (with an average percentage of 78.39%), the average percentage is 88.47%). Students' perceptions of teaching materials are in the Good Enough category (with an average percentage of 66.84%). The results of this service can be used as the basis for policy-making for the Konawe Regency Education and Culture Office to try to apply innovative learning models and Web-based E-learning models to other schools in Konawe Regency

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

  • La Ode Nursalam, Universitas Halu Oleo

    Jurusan Pendidikan Geografi

  • Zalili Sailan, Universitas Halu Oleo

    Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

  • Sakka Hasan, Universitas Halu Oleo

    Jurusani PGSD

  • Eko Hariyanto, Universitas Terbuka Kendari

    Program Studi Agribisnis

  • Syarifuddin Syarifuddin, Universitas Halu Oleo

    Jurusan Pendidikan Fisika

References

Clifford, M., & Wilson, M. (2000). Contextual Teaching, Professional Learning and Student Experiences: Lessons Learned from Implementation. Center on Education and Work.

Djidu, H., Mashuri, S., Nasruddin, N., Sejati, A. E., Rasmuin, R., Ugi, L. E., & Arua, A. La. (2021). Online learning in the post-Covid-19 pandemic era: Is our higher education ready for it? Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Ilmu Pendidikan: E-Saintika, 5(2), 139–151. https://doi.org/10.36312/esaintika.v5i2.479

Hariyadi, E., Sejati, A. E., & Zulhija, M. (2022). Efektivitas Model Pembelajaran Blended Learning Berbasis WhatsApp Di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Pandemi COVID-19 Pada Pembelajaran Mata Pelajaran Geografi SMA. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(2), 11193–11204. https://doi.org/10.31004/JPTAM.V6I2.2854

Hidayati, D. N. (2015). Pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing (guided inquiry) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa SMA pada mata pelajaran geografi [Universitas Negeri Malang]. http://mulok.library.um.ac.id/index3.php/70305.html

Hidayati, D. N., Amaluddin, L. O., & Surdin, S. (2017). The Effect Guided Inquiry to Critical Thinking Ability to Build Student Character in Geography Subject. 1st International Conference on Geography and Education (ICGE 2016), 367–371. https://doi.org/10.2991/icge-16.2017.71

Lie, A. (2002). Cooperative Learning: Mempraktikkan Cooperative Learning di Ruang-ruang Kelas. Grasindo.

Mulyasa, E. (2005). Menjadi Guru Profesional. PT. Remaja Rosdakarya.

Novia, L., Hasan, M., Amin, F. H., Sejati, A. E., & Akhmad, M. A. (2020). Pengaruh workshop implementasi nilai-nilai ANEKA terhadap peningkatan pemahaman nilai-nilai dasar ASN. Jurnal Widyaiswara Indonesia, 1(4), 208–216. http://ejournal.iwi.or.id/ojs/index.php/iwi/article/view/38

Purbo, O., & Antonius, A. (2002). E-Learning Berbasis PHP dan MySQL. Elex Media Komputindo.

Purbo, O. W. (2003). E-Learning dan Pendidikan. In Cakrawala Pendidikan (I). Universitas Terbuka. http://repository.ut.ac.id/5669/1/UTCPEP-ALL.pdf

Sejati, A. E., Nasarudin, N., & Ikhsan, F. A. (2020). The effect outdoor study to the students activeness in senior high school. Geographica, 1(1), 7–12. http://usnsj.com/index.php/geographica/article/view/1016

Sejati, A. E., Syarifuddin, S., Nasruddin, N., Miftachurohmah, N., Nursalam, L. O., & Hariyanto, E. (2021). The Effectiveness of Guided Inquiry Learning Model with Edmodo Assisted to Facilitate Critical Thinking Skills. Prisma Sains: Jurnal Pengkajian Ilmu Dan Pembelajaran Matematika Dan IPA IKIP Mataram, 9(2), 204–219. https://doi.org/10.33394/j-ps.v9i2.4260

Siahaan, S. (2003). E-Learning (Pembelajaran Elektronik) sebagai salah satu alternatif kegiatan pembelajaran. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 9(42), 303–321. https://scholar.google.com/scholar?cluster=3079244453465512913&hl=en&oi=scholarr

Sungkowo. (2010). Panduan Pengembangan Bahan Ajar Berbasis TIK. Kementerian Pendidikan Nasional-Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah-Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas. https://docplayer.info/121023-Panduan-pengembangan-bahan-ajar-berbasis-tik.html

Teo, O. P. P. (2018). Peningkatan Keterampilan Proses Sains Melalui Pembelajaran Inkuiri Terbimbing pada Materi Getaran dan Gelombang. PENSA E-JURNAL: PENDIDIKAN SAINS, 6(01). https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/2/article/view/22677

Wheeler, S. R., & Blanchard, M. R. (2019). Contextual choices in online physics problems: Promising insights into closing the gender gap. Frontiers in Psychology, 10(MAR), 594. https://doi.org/10.3389/FPSYG.2019.00594/XML/NLM

Downloads

Published

2022-06-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

Nursalam, L. O., Sailan, Z., Hasan, S., Takasi, L. R., Hariyanto, E., & Syarifuddin, S. (2022). Pelatihan Penyusunan Bahan Ajar Berbasis Web bagi Guru-Guru SMA di Kabupaten Konawe. Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(2), 277-284. https://doi.org/10.36312/linov.v7i2.798