Pengukuran Pemahaman Kelistrikan Masyarakat Daerah Rawan Banjir Desa Dringu Menggunakan Metode System Usability Scale

Authors

  • Agung Yatiningrum Universitas Panca Marga Probolinggo
  • Sabrina Annisa Rizky Universitas Panca Marga Probolinggo
  • Putro Adi Pamungkas Universitas Panca Marga Probolinggo
  • Ahmad Bayhaqi Universitas Panca Marga Probolinggo
  • Ainur Rofiq Universitas Panca Marga Probolinggo

DOI:

https://doi.org/10.36312/linov.v7i3.801

Keywords:

Banjir, Konsleting, Keamanan Listrik, System Usability Scale (SUS)

Abstract

Tiga bahaya yang diakibatkan oleh listrik, yaitu kesetrum (sengatan listrik), ledakan, dan panas atau kebakaran. Tidak jarang masyarakat cenderung lalai akan antisipasi bahaya yang disebabkan oleh listrik. Hal ini dikarenakan kurangnya pemahaman masyarakat tentang kelistrikan, khususnya penanganan listrik ketika terjadi bencana. Konsleting listrik merupakan hal nyata yang akan dihadapi saat banjir terjadi.  Di mana banjir yang terjadi di Desa Dringu beberapa tahun terakhir ini menjadi perhatian khusus. Karenanya, dibutuhkan kesigapan serta kerjasama antar warga dan pemerintah serta PLN sebagai perusahaan penyedia listrik. Melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa Universitas Panca Marga Probolinggo mengadakan kegiatan sosialisasi kelistrikan. Kegiatan penyuluhan ini dihadiri oleh RT, RW, dan Kader PKK Desa Dringu dengan jumlah peserta sebanyak 25 orang. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mengedukasi masyarakat sekitar tentang pemasangan instalasi listrik rumah tangga dengan prosedur pemasangan yang benar sesuai standar SNI dan PUIL, dan pencegahan serta penanganannya agar meminimalisir kecelakaan dan dampak yang dapat ditumbulkan pra dan pasca bencana banjir terjadi. Melalui kegiatan penyuluhan ini juga dilakukan pengukuran tingkat pemahaman masyarakat menggunakan metode System Usability Scale (SUS). Didapatkan hasil yaitu sebelum dilakukan penyuluhan, rata rata tingkat pemahaman masyarakat sebesar 63,6 dan dapat dikategorikan kurang paham dan kurang tanggap. Sedangkan hasil pengukuran pasca penyuluhan, rata-rata tingkat pemahaman masyarakat meningkat menjadi 94,5.

Kata Kunci: Banjir, Konsleting, Keamanan Listrik, System Usability Scale (SUS)

The Measurement of Electricity Understanding for Flood Prone Area Society in Dringu Village Using System Usability Scale Method

Three hazards caused by electricity, namely electrocuted (electric shock), explosion, and heat or fire. Not infrequently people tend to ignore the anticipation of the dangers caused by electricity. This is due to the public's lack of understanding about electricity, especially handling electricity when a disaster occurs. Electrical short circuit is a real thing that will be faced when a flood occurs. Wherein the flood that occurred in Dringu Village in the last few years has received particular concern. Therefore, it takes alertness and cooperation between citizens and the government as well as PLN as an electricity supply company. Through Kuliah Kerja Nyata (KKN) activities, the student of Panca Marga University of Probolinggo has held electricity socialization program. The program was attended by RT, RW, and PKK Cadres of Dringu Village with total 25 participants. This program is expected to be able to educate the surrounding community about the installation of household electrical installations in accordance with the correct procedures according to SNI and PUIL, and prevention as well its handling in order to minimize the accident and the impact that can be caused before and after the flood disaster occurs. This program also measuring the level of public understanding using System Usability Scale (SUS) method. The result obtained that before the socialization was carried out, the average level of public understanding was 63,6 and could be categorized as less understanding and less responsive. While after the socialization, the average level of public understanding increased to 94,5.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alamsyah, A., Pathurrahman, Akhmad, B. A., Haitami, A. R., Hafizan, C. M. A., Katimenta, F. Y., Fitriani, J., Azlina, L., Putri, L. N. A., & Royana. (2022). SOSIALISASI TANGGAP BENCANA BANJIR PADA MASYARAKAT LANSIA DI DESA LOK CANTUNG, KABUPATEN BANJAR, KALIMANTAN SELATAN. Journal of Empowerment and Community Service, 2(1), 6.

Andysa, S. (2022, February 7). Mengenal System Usability Scale. https://sis.binus.ac.id/2022/02/07/mengenal-system-usability-scale/

BNPB. (2017). Buku Saku Tanggap Tangkas Tangguh Menghadapi Bencana (2017th ed.). Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

BPBD Probolinggo. (2021). Infografis Kejadian Bencana Kabupaten Probolinggo Tahun 2021. https://bpbd.probolinggokab.go.id/infografis?page_sys_file=1

BURB ITS, S. K. (2021). Buku Saku Panduan Keamanan dan Keselamatan di Kampus (2nd ed.).

Darmana, T., Erlina, Hidayat, S., Diantari, R. A., Ratnasari, T., Jumiati, & Soewono, S. (2019). SOSIALISASI BAHAYA DAN KESELAMATAN PENGGUNAAN LISTRIK DI KELURAHAN DURI KOSAMBI, CENGKARENG. TERANG, 1(1), 96–105. https://doi.org/10.33322/terang.v1i1.138

Hidayawanti, R. (2018). UPAYA TERTIB LISTRIK TERHADAP INSTALATIR KABEL DI DAERAH PADAT PENDUDUK (STUDY KASUS KEC. TAMBORA). KILAT, 7(1), 24–29. https://doi.org/10.33322/kilat.v7i1.95

HSP Academy. (2020). Modul Training Kebakaran Kelas D (2020th ed.).

Ibrahim, K., Emaliyawati, E., & Yani, D. I. (2020). Pelatihan dan Simulasi Penanggulangan Bencana Bagi Masyarakat. Media Karya Kesehatan, 3(1), 12.

Ismara, K. I., & Prianto, E. (2016). Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Bidang Kelistrikan-Electrical Safety (1st ed.).

Lewis, J. R., & Sauro, J. (2017). Can I Leave This One Out? The Effect of Dropping an Item From the SUS. ResearchGate, 13(1), 10.

Pandria, T. M. A., Mawardi, E., Tripoli, B., & Zakia. (2021). SOSIALISASI KEAMANAN INSTALASI LISTRIK PADA RUMAH TINGGAL SEDERHANA. Jurnal Pengabdian Agro & Marine Industry (JPAMI), 1(2), 12.

Radar Bromo. (2022, February 8). Banjir di Tongas dan Dringu, Ribuan Rumah Terendam. https://radarbromo.jawapos.com/probolinggo/08/02/2022/banjir-di-tongas-dan-dringu-ribuan-rumah-terendam/

Saputri, S. S., & Sudarmilah, E. (2019). Game Edukasi Mitigasi Bencana Banjir -Tirta Si Pejuang Banjir. Journal of Technology and Informatics (JoTI), 1(1), 10–19. https://doi.org/10.37802/joti.v1i1.4

Sharfina, Z., & Santoso, H. B. (2016). An Indonesian adaptation of the System Usability Scale (SUS). 2016 International Conference on Advanced Computer Science and Information Systems (ICACSIS), 145–148. https://doi.org/10.1109/ICACSIS.2016.7872776

Sufiyanto, Ir. A., Sayogo, Ir. B., Rusiadi, Ir. A., Widjaja, Ir. F., Simangunsong, S., & Prahoro, S. (2016). Keselamatan dan Pemasangan Instalasi Listrik Voltase Rendah untuk Rumah Tangga-PUIL 2011 + Amandemen 1 (2011) (2016th ed.).

Wirmando, Patarru, F., & Saranga, J. L. (2022). MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BENCANA BANJIR MELALUI EDUKASI DAN SIMULASI MENGGUNAKAN. Jurnal Masyarakat Mandiri (JMM), 6(3), 10. https://doi.org/10.31764/jmm.v6i3.8244

Downloads

Published

2022-09-02

Issue

Section

Articles

How to Cite

Yatiningrum, A., Rizky, S. A., Pamungkas, P. A., Bayhaqi, A., & Rofiq, A. (2022). Pengukuran Pemahaman Kelistrikan Masyarakat Daerah Rawan Banjir Desa Dringu Menggunakan Metode System Usability Scale. Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(3), 320-331. https://doi.org/10.36312/linov.v7i3.801