Workshop dan Bimbingan Teknis Penyusunan Bahan Ajar Biologi Berbasis Potensi Lokal pada Guru IPA Biologi Sekolah Menengah Se-Kabupaten Hulu Sungai Tengah
DOI:
https://doi.org/10.36312/linov.v7i4.913Keywords:
Biology MGMP, Education, Pendidikan Lingkungan, Potensi LokalAbstract
Pembelajaran kontekstual sangat diharapkan pada perkembangan Pendidikan di abad 21 ini, dimana menuntut guru untuk lebih kreatif dalam mengembangkan perangkat pembelajaran, diantaranya bahan ajar. Pemanfaatan bahan ajar yang berbasis lingkungan terutama pada pembelajaran biologi, erat kaitanya dengan lingkungan, dimana ini dapat dijadikan sebagai objek pendukung pembelajaran yang dilakukan, dengan tujuan agar pemahaman dan pengetahuan tentang materi pembelajaran dapat dengan mudah dipahami dan dimengerti siswa. Peningkatan keterampilan guru sebagar tenaga pendidik harus selalu ditingkatkan, salah satunya dengan mengikuti berbagai pelatihan dan workshop tentang perangkat pembelajaran, salah satunya melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang dilakukan dengan tema “Workshop dan Bimbingan Teknis Penyusunan Bahan Ajar Biologi Berbasis Potensi Lokal pada Guru IPA-Biologi Sekolah Menengah Se-Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST). Penulisan ini dilakukan dengan metode deskripsi yaitu hasil validasi terhadap bahan ajar yang disusun oleh peserta kegiatan meliputi validasi oleh pakar, yaitu Narasumber pada PK mini. Hasil yang didapatkan pada kegiatan PKM yang dilaksanakan yaitu mengukur validasi terhadap bahan ajar yang disusun guru-guru IPA-Biologi Sekolah Menengah se-kabupaten HST. Adapun yang di ukur meliputi beberapa aspek; beberapa kelayakan yaitu Isi, Bahasa, Penyajian dan Navigasi. Setelah dilakukan penilaian terhadap bahan ajar didapatkan data rata-rata aspek sebagai berikut: untuk aspek isi nilai sebesai 71,7 (valid); kelayakan Bahasa sebesar 78,7 (valid); kelayakan penyajian sebesar 75,6 (valid) dan kelayakan navigasi sebesar 82,0 (sangat valid). Secara garis besar untuk persentasi peserta yang menyusun bahan ajar dapat diketahui dalam penyusunan bahan ajar bahwa 17% (sangat valid) dan 83% (valid) sehingga dapat dilanjutkan untuk digunakan pada prosespembelajaran di kelas. Dengan demikian bahan ajar yang disusun guru-guru IPA-Biologi pada kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang berbasis potensi lokal, dapat diketaui bahwa sudah menghasilkan bahan ajar yang valid, dimana sudah memenuhi kriteria yang ditetapkan, baik sistematik, isi, kebahasaan dan pengaturan letak atau desain sudah memenuhi syarat sebagai bahan ajar yang ditentukan sesuai aturan.
Validation of Teaching Materials Based on Local Potential of Middle School Teachers in HST District in Community Service Activities
Contextual learning is highly expected in the development of education in the 21st century, which requires teachers to be more creative in developing learning tools, including teaching materials. The use of environmental-based teaching materials, especially in biology learning, is closely related to the environment, where this can be used as an object to support learning carried out, with the aim that understanding and knowledge of learning materials can be easily understood and understood by students. Improving the skills of teachers as educators must always be improved, one of which is by participating in various trainings and workshops on learning tools, one of which is through Community Service (PKM) activities carried out with the theme "Workshops and Technical Guidance on Preparation of Biology Teaching Materials Based on Local Potential for Teachers. Science-Biology Middle Schools in Hulu Sungai Tengah (HST). This writing was carried out using the description method, namely the validation results of teaching materials compiled by activity participants including validation by experts, namely resource persons on mini PK. The results obtained in the PKM activities carried out were measuring the validation of teaching materials prepared by Middle School Science-Biology teachers throughout the HST district. As for what is measured includes several aspects; several eligibility, namely Content, Language, Presentation and Navigation. After an assessment of the teaching materials, the average data for the aspects are obtained as follows: for the content aspect the score is 71.7 (valid); Language eligibility is 78.7 (valid); presentation feasibility is 75.6 (valid) and navigation feasibility is 82.0 (very valid), based on Pratiwi (2015). In general, the percentage of participants who compose teaching materials can be seen in the preparation of teaching materials that 17% (very valid) and 83% (valid). Thus, the teaching materials prepared by Biology-Science teachers in Community Service (PKM) activities based on local potential, it can be seen that they have produced valid teaching materials, which have met the established criteria, both systematic, content, linguistic and regulatory. the location or design has met the requirements as teaching materials determined according to the rules.
Downloads
References
Aisyi, F. K., Elvyanti, S., Gunawan, T., & Mulyana, E. (2013). Pengembangan bahan ajar TIK SMP mengacu pada pembelajaran berbasis proyek. Invotec, 9(2).
Alimah, S. (2019). Kearifan Lokal Dalam Inovasi Pembelajaran Biologi: Strategi Membangun Anak Indonesia Yang Literate Dan Berkarakter Untuk Konservasi Alam. Jurnal Pendidikan Hayati, 5(1).
Depdiknas. (2008). Pedoman Penulisan Buku Nonteks (Buku Pengayaan, referensi, dan Panduan Pendidik. Depdiknas.
Misbah, M., Hirani, M., Annur, S., Sulaeman, N. F., & Ibrahim, M. A. (2020). Misbah, M., Hirani, M., Annur, S., Sulaeman, N. F., & Ibrahim, M. A. JIPF (Jurnal Ilmu Pendidikan Fisika).
Nurdyansyah, & Mutala’liah, N. (2015). Pengembangan Bahan Ajar Modul Ilmu Pengetahuan Alambagi Siswa Kelas IV Sekolah Dasar. Program Studi Pendidikan Guru Madrasa Ibtida’iyah Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, 41(20), 1–15.
Prastowo, A. (2013). Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Diva Press.
Pratiwi, D. (2015). Analisis Keterampilan Berpikir Kritis Mahasiswa Calon Guru Biologi Melalui Pembelajaran Kooperatif Pada Mata Kuliah Desain Pembelajaran 2014/2015. Jurnal Pendidikan Matematika Dan IPA, 6(2).
Salam, A., Kuswanti, N., & Hayati, N. (2021). Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Pendekatan Saintifik pada Materi Besaran dan Pengukuran untuk Kelas VII SMP. Discovery: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 6(1), 28–36.
Sardiman. (2014). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Rajawali Pers.
Savitri, E., Panjaitan, R. G. P., & Titin, T. (2016). Pengembangan Media E-Comic Bilingual Sub Materi Saluran dan Kelenjar Pencernaan. Unnes Science Education Journal, 5(3), 1379–1387.
Trianto. (2008). Mendesain Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching And Learning) Di Kelas. Cerdas Pustaka Publisher.
Wati, M., Hartini, S., Lestari, N., Annur, S., & Misbah, M. (2019). Developing a physics module integrated with the local wisdom of baayun maulid to build wasaka character. International Journal of Recent Technology and Engineering (IJRTE), 7, 720–724.
Wati, M., Putri, M. R., Misbah, M., Hartini, S., & Mahtari, S. (2020). The development of physics modules based on madihin culture to train kayuh baimbai character. In Journal of Physics: Conference Series IOP Publishing, 1422(1), 012008.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Riya Irianti, Mahrudin Mahrudin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.