Pelatihan Bahasa Inggris untuk Anak Pekerja Migran Indonesia di Malaysia melalui Fun Easy English
DOI:
https://doi.org/10.36312/linov.v8i1.995Keywords:
pelatihan bahasa Inggris, anak-anak, pekerja migran indonesiaAbstract
Hak untuk mengenyam pendidikan bagi semua warga negara Indonesia nyatanya belum bisa dinikmati oleh semua anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang ada di Malaysia. Selain Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SKIL), di wilayah Kuala Lumpur dan sekitarnya telah berdiri beberapa Sanggar Bimbingan. Sanggar Bimbingan Kampung Bharu adalah salah satu Sanggar Bimbingan di bawah naungan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia. Pada tahun ajaran 2021/2022 tercatat 51 siswa usia sekolah dasar dari kelas 1 sampai 6 yang belajar di SB Kampung Bharu. Menurut hasil wawancara dan observasi, salah satu permasalahan yang dihadapi adalah kurangnya penguasaan bahasa Inggris oleh siswa. Padahal di Malaysia, bahasa Inggris berstatus sebagai bahasa kedua dan lazim digunakan di wilayah perkotaan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Fun Easy English” ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan dan motivasi belajar bahasa Inggris siswa SB Kampung Bharu khususnya siswa kelas rendah (kelas 1-3). Kegiatan PkM ini diadakan pada hari Senin, 29 Agustus 2022, dan Kamis, 1 September 2022 menggunakan media lagu dan metode Total Physical Response. Hasil evaluasi pada pertemuan pertama menyebutkan bahwa 84% siswa mampu memperkenalkan diri dalam bahasa Inggris dengan benar dan lancar sedangkan pada pertemuan kedua 100% siswa mampu mengerjakan lembar kerja dengan nilai di atas 70. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian masyarakat ini berjalan dengan sukses dan lancar. Diharapkan kegiatan semacam ini dapat dilaksanakan dan dilanjutkan oleh pengelola SB maupun dari tim pengabdian masyarakat lainnya.
English Training for Indonesian Migrant Workers’ Children in Malaysia through “Fun Easy English”
The right to education for all Indonesian citizens has not reached all the children of Indonesian Migrant Workers (PMI) in Malaysia. In addition to the Kuala Lumpur Indonesian School (SKIL), several learning centers called Sanggar Bimbingan (SB) have been established in Kuala Lumpur and its surroundings. Kampung Bharu learning center is one of the learning centers under the auspices of the Muhammadiyah Special Branch Manager (PCIM) of Malaysia. In the 2021/2022 academic year, 51 elementary school-aged students (grades 1 to 6) were enrolled at SB Kampung Bharu. According to the results of interviews and observations, one of the problems faced was the lack of mastery of English by the students, whereas in Malaysia, English is a second language and is commonly used in urban areas. Therefore, the community service entitled “Fun Easy English” was carried out to increase the ability and motivation of the students to learn English, especially low grade students (grades 1-3). This activity was held on Monday, 29 August 2022, and Thursday, 1 September 2022 using song media and the Total Physical Response method. At the first meeting, 84% of students were able to introduce themselves in English correctly and fluently while at the second meeting 100% of students were able to work on worksheets with scores above 70. Overall, this community service activity ran successfully and smoothly. It is hoped that this kind of activity can be carried out and continued by SB managers and other community service teams
Downloads
References
Ardianto, A. (2021). Sanggar Bimbingan PCIM Malaysia untuk Anak-anak PMI Beroperasi Kembali. Muhammadiyah. https://muhammadiyah.or.id/sanggar-bimbingan-pcim-malaysia-untuk-anak-anak-pmi-beroperasi-kembali/
Arif, R. A., Purwanto, K. K., & Maknunah, J. (2022). Bimbingan Belajar Mahir Berbahasa Inggris untuk Anak-Anak Usia Sekolah Dasar Melalui Vocabulary Building Dan Speaking. Jurnal Masyarakat Mandiri, 6(2). https://doi.org/10.31764/jmm.v6i2.7180
Azmi, M. N. L. (2013). National Language Policy and Its Impacts on Second Language Reading Culture. Journal of International Education and Leadership, 3(1), 11.
Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia. (2022). Data Pekerja Migran Indonesia Semester I 2022.
Darmi, R., & Albion, P. (2013, July). English Language in the Malaysian Education System: Its Existence And Implications [Proceeding]. 3rd Malaysian Postgraduate Conference, Sydney. https://core.ac.uk/download/pdf/16670876.pdf
Džani?, N. D., & Peji?, A. (2016). The Effect of Using Songs On Young Learners and Their Motivation for Learning English. NETSOL: New Trends in Social and Liberal Sciences, 1(2), 40–54. https://doi.org/10.24819/netsol2016.8
Fransischa, A., & Syafei, A. F. (2016). Using Songs to Teach English to Young Learners. Journal or English Language Teaching, 5(1).
Kemdikbud. (2018). Pemerintah Dorong Tenaga Kerja Indonesia di Malaysia Sekolahkan Anak-anaknya. Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan. https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2018/11/pemerintah-dorong-tenaga-kerja-indonesia-di-malaysia-sekolahkan-anakanaknya
Mariyam, S. N., & Musfiroh, T. (2019). Total Physical Response (TPR) Method in Improving English Vocabulary Acquisition of 5-6 Years Old Children. Tadris: Jurnal Keguruan Dan Ilmu Tarbiyah, 4(2), 257–264. https://doi.org/10.24042/tadris.v4i2.4071
Nor, K. M., Razali, M. M., Talib, N., Ahmad, N., Sakarji, S. R., Wan Mohamed Saferdin, W. A. A., & Mohd Nor, A. (2019). Students’ Problems in Learning English as a Second Language Among Mdab Students at UITM Malacca. International Journal of Humanities, Philosophy and Language, 2(7), 01–12. https://doi.org/10.35631/ijhpl.27001
Nuraeni, C. (2019). Using Total Physical Response (TPR) Method on Young Learners English Language Teaching. Metathesis: Journal of English Language, Literature, and Teaching, 3(1), 26. https://doi.org/10.31002/metathesis.v3i1.1223
Purbayanto, A. (2014, September 25). Tantangan Pendidikan Anak-Anak TKI di Malaysia. AntaraBabel. https://babel.antaranews.com/berita/13423/tantangan-pendidikan-anak-anak-tki-di-malaysia
Putri, A. R. (2016). Teaching English For Young Learners Using A Total Physical Response (TPR) Method. Jurnal Edulingua, 3(2).
Rachmawati, D. L., & Fadhilawati, D. (2021). Strategi Menghidupkan Motivasi Belajar Bahasa Inggris Anak (Young Learners) Melalui Lagu Dan Cerita Rakyat. Jurnal Masyarakat Mandiri, 5(5), 12.
Rokhayani, A. (2017). Promoting Total Physical Response (Tpr) For Young Learners In English Class [Proceeding]. The 2nd TEYLIN International Conference. https://eprints.umk.ac.id/7007/10/The-2nd-TEYLIN-ilovepdf-compressed-84-89.pdf
Sulistya Handoyo, B., & Triarda, R. (2020). Problematika Pendidikan di Perbatasan: Studi Kasus Pendidikan Dasar bagi Anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Negara Bahagian Sarawak, Malaysia. Transformasi Global, 7(2), 201–213. https://doi.org/10.21776/ub.jtg.2020.007.02.2
Thirusanku, J., & Md Yunus, M. (2014). Status of English in Malaysia. Asian Social Science, 10(14). https://doi.org/10.5539/ass.v10n14p254
United Nations. (1948). Universal Declaration of Human Rights.
Yunus, Y., Suparmi, S., & Safira, S. (2022). Peningkatan Pengetahuan Dan Kemampuan Siswa Sd Terluar, Terdepan Dan Tertinggal Tentang Dasar Teknologi Dan Percakapan Bahasa Inggris. Jurnal Masyarakat Mandiri, 6(3), 10.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Dias Tiara Putri Utomo, Pandhutama Raharjo, Abdul Rokhman , Finaty Ahsanah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.