Upaya pencegahan stunting pada anak melalui edukasi gizi seimbang dan inovasi puding kelor

Authors

  • Agnes Erlita Distriani Patade Universitas Widya Nusantara
  • Gede Yoga Ditya Krisnawan Universitas Widya Nusantara
  • Cahya Ismail Universitas Widya Nusantara
  • Fitri Salsabilah Universitas Widya Nusantara
  • Nur Faridha Rifai Universitas Widya Nusantara
  • Natalia Fransiska Universitas Widya Nusantara
  • Indriyanti Bungaadjim Universitas Widya Nusantara
  • Kirana Febrianti Universitas Widya Nusantara
  • Siti Salwa Amira Universitas Widya Nusantara
  • Steci Veronika Tedengki Universitas Widya Nusantara
  • Kadek Umanata Universitas Widya Nusantara
  • Ariani Ariani Universitas Widya Nusantara
  • Ni Wayan Keristiana Universitas Widya Nusantara Palu

DOI:

https://doi.org/10.36312/sasambo.v7i4.3719

Keywords:

Balanced nutrition, local food, Moringa pudding, stunting

Abstract

Stunting pada balita masih menjadi permasalahan kesehatan yang dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan gizi seimbang, keterbatasan ekonomi, serta kurangnya variasi pangan bergizi dalam rumah tangga. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan status gizi anak dan pengetahuan masyarakat dalam pencegahan stunting melalui pemberian makanan tambahan berbasis lokal berupa puding kelor. Kegiatan dilakukan melalui edukasi gizi seimbang, pembuatan dan pembagian puding kelor sebagai PMT. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan absolut sebesar 11,1 atau setara dengan persentase peningkatan 16,3%. Kegiatan ini juga mendapat antusiasme tinggi dari para ibu yang aktif berpartisipasi dalam pembuatan puding kelor dan berkomitmen menerapkannya sebagai alternatif makanan bergizi bagi keluarga.

Efforts to Prevent Stunting in Children Through Balanced Nutrition Education and Moringa Pudding Innovation

Stunting among toddlers remains a significant public health concern influenced by limited knowledge of balanced nutrition, economic constraints, and a lack of dietary diversity within households. This community service program aimed to improve children's nutritional status and community knowledge in stunting prevention through the provision of locally based supplementary food in the form of Moringa pudding. The activities included balanced nutrition education, preparation, and distribution of Moringa pudding as complementary food. The results showed an absolute increase of 11.1 points, equivalent to a 16.3% improvement in participants’ knowledge. Moreover, the program received a high level of enthusiasm from mothers, who actively participated in the preparation of Moringa pudding and expressed commitment to adopting it as a nutritious alternative food for their families

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alimuddin. (2021). Pemanfaatan kelor sebagai MP-ASI lokal dalam upaya perbaikan status gizi balita. Media Gizi Pangan Indonesia, 25(1), 30–38.

Dinkes Sulteng. (2023). Penyelenggaraan Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Sulawesi Tengah.

Fitriani. (2022). Pemanfaatan daun kelor sebagai inovasi pangan lokal untuk pencegahan stunting. Jurnal Gizi Dan Pangan, 17(3), 211–218.

Hadi. (2024). Upaya Pencegahan Stunting melalui Edukasi dan Pemanfaatan Pangan Lokal. Mitra Keluarga Sehat.

Kemenkes RI. (2023a). Laporan Nasional Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022. Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan.

Kemenkes RI. (2023b). Profil Kesehatan Indonesia 2023. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Millati. (2021). Cegah Stunting Sebelum Genting. Kepustakaan Populer Gramedia.

Muflih. (2024). Memahami Hambatan Praktik Pemberian Makanan Pendamping di Daerah Pedesaan. Amerta Nutrition: Nutritional Research Journal. https://e-journal.unair.ac.id/AMNT

Nurhayati. (2022). Peran kader posyandu dalam pencegahan stunting di pedesaan. Jurnal Kesehatan Komunitas, 10(3), 150–158.

Revitasari. (2022). Pemberian makanan tambahan untuk pencegahan stunting pada balita. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 4(2), 45–52.

United Nations. (2025). Goal 3: Good Health and Well-Being. https://www.un.org/sustainabledevelopment/health

Wardani. (2024). Pelatihan Pembuatan Bubur dan Pudding dengan Daun Kelor sebagai Menu Sehat bagi Balita Stunting. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 5(1), 318–324. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i1.2378

Downloads

Published

2025-11-01

Issue

Section

Articles

How to Cite

Patade, A. E. D., Krisnawan, G. Y. D., Ismail, C., Salsabilah, F., Rifai, N. F., Fransiska, N., Bungaadjim, I., Febrianti, K., Amira, S. S., Tedengki, S. V., Umanata, K., Ariani, A., & Ni Wayan Keristiana. (2025). Upaya pencegahan stunting pada anak melalui edukasi gizi seimbang dan inovasi puding kelor. Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service), 7(4), 861-869. https://doi.org/10.36312/sasambo.v7i4.3719