Optimalisasi Produksi dan Pemasaran UKM Keripik Pisang melalui Penerapan Teknologi Pengolahan dan Digital Marketing
DOI:
https://doi.org/10.36312/sasambo.v6i3.6239Keywords:
keripik pisang, teknologi tepat guna, digital marketing, pemberdayaan UMKMAbstract
UKM Keripik Pisang RAMS MART di Desa Mentor, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo menghadapi kendala berupa proses pengirisan yang masih dilakukan secara manual, penirisan minyak yang belum optimal, keterbatasan kapasitas produksi, serta pemasaran yang masih konvensional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan efisiensi proses produksi, mendukung konsistensi produk, dan memperkuat kemampuan mitra dalam pemasaran digital melalui penerapan teknologi pengolahan dan pendampingan usaha. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi observasi dan identifikasi kebutuhan, sosialisasi, pelatihan dan praktik penggunaan teknologi tepat guna, pendampingan produksi dan pemasaran digital, serta monitoring dan evaluasi. Intervensi teknologi meliputi penerapan mesin pengiris pisang, mesin spinner peniris minyak, timbangan digital, dan kompor api seribu, yang dilengkapi dengan penguatan kemasan dan merek, fotografi produk, pembuatan konten promosi, serta pemanfaatan media sosial. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa mitra mampu mengikuti dan terlibat aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan. Berdasarkan hasil observasi, skor total kehadiran, partisipasi, dan keterlibatan langsung mitra mencapai 10,00 dan berada pada kategori sangat baik. Secara operasional, penggunaan mesin pengiris menghasilkan irisan yang lebih seragam dan proses kerja yang lebih efisien, sedangkan mesin spinner membantu menghasilkan produk yang lebih kering dan tidak terlalu berminyak. Timbangan digital membantu mitra melakukan standardisasi berat kemasan, sementara pendampingan digital meningkatkan pemahaman mitra dalam pembuatan konten dan pemanfaatan media sosial untuk promosi. Keberlanjutan program diarahkan melalui penggunaan dan perawatan peralatan secara mandiri, penerapan alur produksi yang lebih tertata, pencatatan usaha, serta konsistensi pemasaran digital. Peningkatan kapasitas produksi hingga 50–60 kg/hari ditempatkan sebagai target pengembangan usaha setelah program, bukan sebagai hasil aktual kegiatan.
Optimization of Banana Chip SME Production and Marketing through Processing Technology and Digital Marketing
RAMS MART Banana Chips SME in Mentor Village, Sumberasih District, Probolinggo Regency, faced several challenges, including a manual slicing process, suboptimal oil draining, limited production capacity, and conventional marketing practices. This community service program aimed to improve production process efficiency, support product consistency, and strengthen the partner’s digital marketing capabilities through the application of processing technology and business assistance. The program employed a participatory approach consisting of observation and needs identification, socialization, training and hands-on practice in the use of appropriate technology, production and digital marketing assistance, as well as monitoring and evaluation. The technological interventions included the application of a banana slicing machine, oil-draining spinner, digital scale, and high-pressure stove, complemented by improvements in packaging and branding, product photography, promotional content creation, and the use of social media. The results showed that the partner was able to participate and engage actively throughout the entire program. Based on the observation results, the total score for attendance, participation, and direct involvement reached 10.00, which was categorized as very good. Operationally, the use of the banana slicing machine produced more uniform slices and improved work efficiency, while the spinner helped produce drier and less oily products. The digital scale assisted the partner in standardizing package weights, while digital marketing assistance improved the partner’s understanding of content creation and the use of social media for promotion. Program sustainability is supported through independent equipment operation and maintenance, implementation of a more organized production process, business record-keeping, and consistent digital marketing activities. An increase in production capacity to 50–60 kg/day is positioned as a business development target following the program, rather than as an actual outcome of the activity.
Downloads
References
Azzahro, R. D., Khasanah, M., Awalia, R. U., Rohman, A. N., & Setyaningsih, W. (2024). Pelatihan pemanfaatan digital marketing: Solusi alternatif pengembangan UMKM Dusun Puringan Desa Sidomulyo Magelang. Tintamas: Jurnal Pengabdian Indonesia Emas, 1(1), 1–10. https://doi.org/10.53088/tintamas.v1i1.1049
Diantoro, K., Soderi, A., & Juwari, J. (2024). Pengembangan strategi digital marketing UMKM di era digital. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nasional, 4(2), 175–187. https://doi.org/10.22441/pemanas.v4i2.31141
Dirayati, F., Sari, P. N., Yusda, D. D., Reny, A., & Arsandi, W. (2023). Digital marketing for expansion of UMKM market for banana chips products aware group in village tourism Pahawang Island. BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 66–70. https://doi.org/10.62667/begawe.v1i2.26
Hambali, D., Jibrail, A., & Hasri, D. A. (2026). Pemberdayaan UMKM melalui digital marketing berbasis media sosial pada era ekonomi digital. Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, 5(2), 1276–1283. https://doi.org/10.59025/bw1mxv11
Purnama, I., Irwaty, I., Fitari, Y., & Afni, N. (2025). Pendampingan digital marketing terhadap UMKM Moya Juice sebagai sarana promosi. Inovasi Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(3), 1–9. https://doi.org/10.62951/inovasisosial.v2i3.1727
Sakha, M. A., Permana, H. S., Nawawi, F., Adipura, G., Haryanto, D. P., Triani, L. D., Oktaviana, M., Putri, A. R., & Nurfadilah, Z. A. (2025). Pentingnya penerapan digital marketing dan penguatan UMKM: Studi kasus pada Dusun Dawungan dan Dadapan di Desa Ngadirejo. ASPIRASI: Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat, 3(2), 10–17. https://doi.org/10.61132/aspirasi.v3i2.1501
Saputera, M. M. A., Rahmiati, R., & Adhipurna, N. (2023). Pemberdayaan UMKM dalam digitalisasi marketing dan branding melalui pendaftaran merek dagang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea, 2(2), 1–8. https://doi.org/10.20527/jpmp.v2i2.12813
Satria, D., Indraswari, C., Atifah, N. F., Monica, A., & Marsela, C. G. (2023). Penguatan jiwa wirausaha komunitas usaha mikro dan menengah melalui pelatihan digital marketing di Desa Purwokerto Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar. Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 3(2), 1–10. https://doi.org/10.54082/jippm.167
Suryawandari, D., Wicaksono, A. S., Febryani, M. W., Agustin, R. D., Pamungkas, W. R., Komariyah, E. F., & Afnan, A. (2025). Digitalisasi UMKM berbasis e-commerce: Pelatihan, pendampingan, dan implementasi UMKM go digital. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(1), 4409–4417. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.2067
Toliang, E., Saputra, E., Ilham, S. M., Maulana, A. R., Nugroho, Y. A., Pratiwi, N., Sastrawan, R., Hendreo, C., & Riyani, Y. (2025). Pelatihan digital marketing dalam upaya meningkatkan pemasaran produk UMKM masyarakat di kabupaten. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(2), 9954–9958. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i2.3566
Zalzulifa, Z., Suryawan, M. A., Maulina, E., Pagiling, R. D. A., & Rakhmasari, A. (2026). Program edukasi digital marketing UMKM melalui pendampingan dosen dan mahasiswa di era transformasi digital. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(4), 23840–23851. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.6065
Digital marketing: Solution for market expansion of MSME products. (2023). Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(6), 1540–1546. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v7i6.15854
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Yayuk Indah Wahyuning Tyas, Novita Lidyana, Dewi Anggun Oktaviani, Novi Itsna Hidayati, Dyah Ayu Perwitasari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.