Seminar Kesehatan Reproduksi Remaja Sebagai Upaya Mengurangi Pemikiran Tabu Tentang Reproduksi

Authors

  • Rany Ekawati Universitas Negeri Malang
  • Ema Novita Deniati Universitas Negeri Malang
  • Windi Chusniah Rahmawati Universitas Negeri Malang
  • Muhammmad Al-Irsyad Universitas Negeri Malang
  • Muhammad Irfan Saputra Universitas Negeri Malang
  • Weva Rahmadana Universitas Negeri Malang
  • Siti Salma Hanifah Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.36312/sasambo.v5i1.1100

Keywords:

Remaja, Kenakalan Remaja, Kesehatan Reproduksi, Edukasi

Abstract

Persiapan untuk remaja sebagai generasi penerus bangsa, tergantung kepada kesiapan masyarakat yakni berupa perilaku dan budaya remaja saat ini. Pentingnya memberikan pengetahuan mengenai perilaku-perilaku negatif, antara lain: mengonsumsi alkohol tanpa pengawasan dokter, mengonsumsi narkoba, seks bebas, dan masih banyak lagi. Kurangnya edukasi mengenai kesehatan reproduksi dapat memicu terjadi hal yang tidak diinginkan pada masa remaja saat ini. Seminar ini diharapkan dapat mengedukasi remaja untuk menambah pengetahuan tentang reproduksi dan mengurangi pemikiran tabu. Mitra dalam kegiatan ini adalah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Keolahragaan Universits Negeri Malang. Kegiatan seminar dilaksanakan secara online melalui zoom meeting dengan peserta sebanyak 160 orang. Hasil kegiatan seminar adalah sebanyak 99,4% peserta menyatakan jika kesehatan reproduksi tidak tabu untuk dibicarakan, sedangkan 0,6% menyatakan masih tabu. Peserta seminar dapat mengidentifikasi penyebab kenakalan remaja terbanyak disebabkan oleh pengetahuan seksual rendah (39,4%), pengaruh lingkungan (31,9%), dan akses pornografi lebih mudah (15%). Edukasi tentang kesehatan reproduksi dengan tujuan meningkatkan pengetahun perlu dilakukan secara berkala dengan pendekatan lebih personal.

Reproductive Health Seminar To Reduce Taboo Thoughts About Reproduction

Preparation for youth as the nation's next generation, depends on the readiness of society, to change behavior and culture of today's youth. The importance of providing knowledge about negative behaviors, including: consuming alcohol without a doctor's supervision, taking drugs, free sex, and many more. Lack of education about reproductive health can trigger unwanted things to happen in today's youth. This seminar is expected to educate youth to increase knowledge about reproduction and reduce taboo thinking. The partner in this activity is the Student Executive Board (BEM) of the Faculty of Sports Science, State University of Malang. The seminar activities were carried out online through a zoom meeting with 160 participants. The results of the seminar activities were that 99.4% of the participants stated that reproductive health was not taboo to discuss, while 0.6% stated that it was still taboo. Seminar participants were able to identify the most common cause of juvenile delinquency due to low sexual knowledge (39.4%), environmental influences (31.9%), and easier access to pornography (15%). Education about reproductive health with the aim of increasing knowledge needs to be carried out regularly with a more personal approach.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amin, N. A. S., Wardani, H. E., & Ekawati, R. (2021). Relationship of Self-control and Media Exposure with Premarital Sexual Behaviour in Senior High School Students. ISMoPHS 2020 The 2nd International Scientific Meeting on Public Health and Sports, 2021.

Anggini, E. A. (2019). Hubungan Antara Persepsi Kesehatan Reproduksi Dengan Perilaku Seksual Siswa Smp Di Indramayu Serta Gagasan Pembelajarannya [Universitas Pendidikan Indonesia]. http://repository.upi.edu/47606/

Ekawati, R. (2019). Pengantar Kesehatan Reproduksi. Wineka Media.

Fatkhiyah, N., Masturoh, M., & Atmoko, D. (2020). Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja. Jurnal Abdimas Mahakam, 4(1), 84–89. https://doi.org/10.24903/jam.v4i1.776

Karlina, L. (2020). Fenomena Terjadinya Kenakalan Remaja. Edukasi Nonformal, 1(2), 147–158. https://ummaspul.e-journal.id/JENFOL/article/view/434

Permatasari, D., & Suprayitno, E. (2021). Pendidikan Kesehatan Reproduksi pada Remaja. Jurnal Empathy, 2(1), 1–5. https://doi.org/10.37341/jurnalempathy.v2i1.46

Senja, A. O., Widiastuti, Y. P., & Istioningsih. (2020). The Level of Knowledge Adolescent About Reproductive Health. Jurnal Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal, 12(1), 85–92.

Syurinda, D. R., Wardani, H. E., & Ekawati, R. (2021). Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Seksual Pranikah Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Lingsar Kabupaten Lombok Barat. Prosiding Seminar Kesehatan Nasional Sexophone 2021.

Ulia, A. (2019). Hubungan Sikap Remaja Dan Tingkat Pengetahuan Tentang Kesehatan Reproduksi Terhadap Kejadian Seks Bebas Pada Remaja Di Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Sungai Penuh. Jurnal Penelitian Dan Kajian Ilmiah Menara Ilmu Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, XIII(5), 124. https://jurnal.umsb.ac.id/index.php/menarailmu/article/view/1397

Wekadigunawan, C. S. P., Angelina, D., & Sanaji, N. (2020). Kepercayaan Dan Pengetahuan Tentang Kesehatan Reproduksi Di Kalangan Mahasiswi Di Perkotaan. Prosiding Forum Ilmiah Tahunan IAKMI (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia), 25–26. http://jurnal.iakmi.id/index.php/FITIAKMI/article/view/58

Downloads

Published

2023-02-01

Issue

Section

Articles

How to Cite

Ekawati, R., Deniati, E. N., Rahmawati, W. C., Al-Irsyad, M., Saputra, M. I., Rahmadana, W., & Hanifah, S. S. (2023). Seminar Kesehatan Reproduksi Remaja Sebagai Upaya Mengurangi Pemikiran Tabu Tentang Reproduksi. Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service), 5(1), 136-142. https://doi.org/10.36312/sasambo.v5i1.1100