Pemberdayaan Santriwati Pondok Pesantren Qamarul Huda untuk Meningkatkan Peran dan Kontribusi Remaja dalam Pencegahan Stunting

Authors

  • Lalu Hersika Asmawariza Universitas Qamarul Huda Badaruddin Bagu
  • Sulwiyatul Kamariyah Sani Universitas Qamarul Huda Badaruddin Bagu
  • Lalu Sulaiman Universitas Qamarul Huda Badaruddin Bagu

DOI:

https://doi.org/10.36312/sasambo.v6i2.1715

Keywords:

santriwati, remaja, pencegahan stunting

Abstract

Abstrak

Salah satu faktor penyebab terjadinya stunting adalah kondisi ibu pada saat remaja. Pondok pesantren sebagai salah satu institusi formal bagi para remaja putri dapat menjadi media penyebaran informasi guna mengatasi pemasalahan tersebut. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk melakukan pemberdayaan kepada santriwati sehingga diharapkan santriwati yang telah mendapatkan pemberdayaan dapat menjadi agen perubahan (agent of change) khususnya bagi rekan sebayanya. Adanya pertukaran informasi antar rekan sebaya akan mempermudah informasi tersebut untuk diterima, difahami dan diyakini dalam mempercepat proses perubahan perilaku. Sehingga harapannya semakin luas informasi yang tersebar ke masyarakat akan meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya dalam peningkatan kesehatan keluarga. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan yang dilakukan kepada 25 orang santriwati di Pondok Pesantren Qamarul Huda. Dari hasil kegiatan pengabdian ini diperoleh bahwa terjadi peningkatan pengetahuan remaja tentang  stunting, kesehatan dan gizi remaja, perencanaan keluarga, peran remaja dalam pencegahan stunting, kesehatan reproduksi dan pernikahan dini serta teknik komunikasi dan konseling sebesar  26,80 atau 53,54%. Langkah berikutnya diperlukan sebuah wadah dalam bentuk komunitas untuk menyebarluaskan informasi terkait stunting kepada sesama santriwati dan masyarakat luas.

Empowering Female Students at Qamarul Huda Islamic Boarding School to Increase the Role and Contribution of Teenagers in Preventing Stunting

One of the factors of stunting is mother’s condition when she was a teenager. Islamic boarding schools as a formal institution for young women can be a medium for disseminating information to overcome these problems. The aim of this service is to empower female students so that it is hoped that female students who have received empowerment can become agents of change, especially for their peers. The exchange of information between peers will make it easier for this information to be received, understood and believed in, accelerating the process of behavior change. So it is hoped that the wider the information that is spread to the public will increase public awareness, especially in improving family health. The method used in this activity was counseling carried out to 25 female students at the Qamarul Huda Islamic Boarding School. From the results of this service activity, it was found that there was an increase in teenagers' knowledge about stunting, teenage health and nutrition, family planning, the role of teenagers in preventing stunting, reproductive health and early marriage as well as communication and counseling techniques by 26.80 or 53.54%. The next step requires a forum in the form of a community to disseminate information related to stunting to fellow female students and the wider community.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah. (2020). Jumlah Presentase Prevalensi Stunting Per Kecamatan Tahun 2020. Retrieved from https://satudata.lomboktengahkab.go.id/detaildatasektoral/615cf02d11c

NTB, D. K. P. (2020). Status Gizi Balita Berdasarkan Indeks BB/U, TB/U, dan BB/TB Menurut Kecamatan dan Puskesmas Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2020. Retrieved from https://data.ntbprov.go.id/sites/default/files/Status Gizi Balita berdasarkan indeks BB-U%2C TB-U%2C dan BB-TB di NTB Tahun 2020.xlsx

Puspasari, H. W., & Pawitaningtyas, I. (2020). Masalah Kesehatan Ibu Dan Anak Pada Pernikahan Usia Dini Di Beberapa Etnis Indonesia; Dampak Dan Pencegahannya. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 23(4), 275–283. https://doi.org/10.22435/hsr.v23i4.3672

Riskesdas NTB, R. (2018). Laporan RISKESDAS NTB 2018. Journal of Physics A: Mathematical and Theoretical (Vol. 44).

Selviana, S., Sari, P., Fadhila, D., & Ramadhan, R. (2023). Pendampingan Dan Peningkatan Kapasitas Kader Kesehatan Dalam Upaya Pencegahan Stunting Di Desa Sungai Kakap, 5(4), 674–682.

Siswantara, P. (2022). Santri sebagai Kekuatan Baru Dalam Penanggulangan Stunting. Retrieved from https://news.unair.ac.id/2021/03/19/santri-sebagai-kekuatan-baru-dalam-penanggulangan-stunting/?lang=id

Sulaiman, L., Sani, S. K., Irawati, E., & Susilawati, E. (2022). Peningkatan Kemandirian Ibu dalam Pencegahan Stunting melalui Program Dapur Posyandu di Desa Sukarara, Jonggat, Lombok Tengah. Prosiding Seminar Nasional UNIMUS, 5, 2160–2172.

Syafira, T., Novianti, F., & Susanti, E. D. (2023). enyuluhan Pencegahan Stunting Melalui Pemanfaatan Pangan Lokal Dalam Olahan Mp-Asi Pada Generasi Z, 5(4), 721–728.

Downloads

Published

2024-05-01

Issue

Section

Articles

How to Cite

Asmawariza, L. H., Sani, S. K., & Sulaiman, L. (2024). Pemberdayaan Santriwati Pondok Pesantren Qamarul Huda untuk Meningkatkan Peran dan Kontribusi Remaja dalam Pencegahan Stunting . Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service), 6(2), 143-151. https://doi.org/10.36312/sasambo.v6i2.1715