Pelatihan Perencanaan Bisnis UMKM Di Gunungpring

Authors

  • Yacobo P Sijabat Universitas Tidar
  • Heni Hirawati Universitas Tidar
  • Clarisa Alfa Lionora Universitas Tidar

DOI:

https://doi.org/10.36312/sasambo.v6i1.1866

Keywords:

Perencanaan Bisnis, UMKM

Abstract

Abstrak

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk menyoroti pentingnya penyusunan rencana bisnis bagi pelaku UMKM di Desa Gunungpring. Dalam konteks ini, program ini tidak hanya memberikan solusi terhadap tantangan bisnis yang dihadapi oleh UMKM Gunungpring, tetapi juga memberikan pemahaman yang mendalam mengenai pentingnya merencanakan bisnis secara sistematis. Pemahaman yang komprehensif dan mudah dipahami akan menjadi landasan bagi pelaku bisnis untuk mempertahankan dan meningkatkan usaha mereka. Permasalahan utama yang dihadapi oleh pelaku UMKM di Desa Gunungpring, seperti penurunan omset dan kurangnya perencanaan yang terstruktur, menjadi motivasi utama di balik pelaksanaan program ini. Permasalahan tersebut sering kali dipicu oleh ketidakmampuan dalam menyusun rencana bisnis yang lengkap. Hal ini disebabkan oleh kurangnya keterampilan dalam menuangkan rencana usaha ke dalam bentuk tertulis, yang pada gilirannya dipengaruhi oleh keterbatasan pengetahuan dan keterampilan sumber daya manusia yang tersedia. Untuk mengatasi tantangan ini, Program Kemitraan Masyarakat mengusung pendekatan pelatihan dan pendampingan yang bertujuan untuk membekali pelaku UMKM dengan keterampilan menyusun rencana bisnis yang sederhana namun efektif. Implementasi PKM akan dilakukan melalui serangkaian kegiatan, termasuk sosialisasi, edukasi, dan pelatihan.

UMKM Business Planning Training in Gunungpring

 The Community Partnership Program (PKM) aims to highlight the importance of preparing business plans for MSMEs in Gunungpring Village. In this context, this program not only provides solutions to the business challenges faced by Gunungpring MSMEs, but also provides an in-depth understanding of the importance of planning business systematically. A comprehensive and easy-to-understand understanding will be the basis for business people to maintain and improve their business. The main problems faced by MSMEs in Gunungpring Village, such as decreasing turnover and lack of structured planning, are the main motivation behind implementing this program. These problems are often triggered by the inability to prepare a complete business plan. This is caused by a lack of skills in putting business plans into written form, which in turn is influenced by the limited knowledge and skills of available human resources. To overcome this challenge, the Community Partnership Program carries out a training and mentoring approach which aims to equip MSMEs with the skills to prepare simple but effective business plans. PKM implementation will be carried out through a series of activities, including outreach, education and training.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Biroli, A., Kartono, D. T., & Demartoto, A. (2015). Rasionalitas wisatawan wisata. Jurnal Analisa Sosiologi, 4(2), 98–114.

BPS. (2020). BPS. https://www.bps.go.id/subject/35/usaha-mikro-kecil.html

Farwitawati, R. (2018). PENGELOLAAN KEUANGAN BAGI USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) DI KELURAHAN AIRPUTIH KECAMATAN TAMPAN KOTA PEKANBARU. Sembhada, 1(1), 225–229.

Fitriyati, H. (2013). Strategi Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah di Indonesia. Jurnal Ekonomi IAIN.

Farina, K., & Opti, S. (2023). DETERMINANTS OF THE QUALITY OF FINANCIAL STATEMENTS MSME. Jurnal Apresiasi Ekonomi, 11(1), 32–40. https://doi.org/10.31846/jae.v11i1.532

Idayu, R., Husni, M., & Suhandi, S. (2021). Strategi Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Desa di Desa Nembol Kecamatan Mandalawangi Kabupaten Pandeglang Banten. Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo, 7(1), 73. https://doi.org/10.35906/jm001.v7i1.729

Nelson, A., & Caroline, W. (2023). PENERAPAN STRATEGI PROMOSI ATAU MEMBANGUN BRAND IMAGE PADA MEDIA DIGITAL/ONLINE DI CAFFEIN. SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 66–70. https://doi.org/10.55681/swarna.v2i1.255

Rosita, R. (2020). PENGARUH PANDEMI COVID-19 TERHADAP UMKM DI INDONESIA. JURNAL LENTERA BISNIS, 9(2), 109. https://doi.org/10.34127/jrlab.v9i2.380

Sari, A. R., Lidyah, R., Nurhijrah, Kristanti, D., & Agusman, Y. (2023). SOCIAL MARKETING PROJECT PEMASARAN PRODUK UMKM PENJAHIT RUMAHAN MELALUI MEDIA SOSIAL DAN MARKETPLACE. Jurnal Pengabdian West Science, 2(02), 179–184. https://doi.org/10.58812/jpws.v2i02.234

Syahrenny, N., Widiarma, I., & Fitria, A. (2022). PENYUSUNAN SISTEM AKUNTANSI PERSEDIAAN DAN TEKNIK PERENCANAAN STRATEGI BISNIS UNTUK UMKM. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 6(5). https://doi.org/10.31764/jmm.v6i5.10255

Untidar, L. (2020). Panduan Pelaksanaan PKM. In Panduan Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat.

Widyaningsih, H. (2012). Analisis Swot Dan Promosi Kerajinan Bambu Desa Wisata Brajan Kabupaten Sleman Yogyakarta. Jurnal Akpar BSI, 3(2).

Downloads

Published

2024-02-01

Issue

Section

Articles

How to Cite

Sijabat, Y. P., Hirawati, H., & Lionora, C. A. (2024). Pelatihan Perencanaan Bisnis UMKM Di Gunungpring. Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service), 6(1), 114-121. https://doi.org/10.36312/sasambo.v6i1.1866