Sosialisasi Prevensi dan Mitigasi Penyakit Emerging dan Re-Emerging pada Industri Peternakan Sapi Perah di Koperasi Unit Desa Sembada Puspo Kabupaten Pasuruan

Authors

  • Dwi Kristanto Kristanto
  • Widi Nugroho
  • Danung Nur Adli
  • Aprilia Rizky Riadini Universitas Brawijaya
  • Ari Vithon Khasib Mubarok Universitas Brawijaya
  • Atsir Farhan Universitas Brawijaya
  • Bilqis Afifa Dana Putri Universitas Brawijaya
  • Hanifa Zahra Wibowo Universitas Brawijaya
  • Nadia Ananda Prasetia Dion Universitas Brawijaya
  • Rahmadhani Angger Syahputra Universitas Brawijaya
  • Teguh Dwi Widodo Universitas Brawijaya

DOI:

https://doi.org/10.36312/sasambo.v7i1.2478

Keywords:

penyakit, emerging, re-emerging, mitigasi, sapi

Abstract

Penyakit emerging dan re-emerging yang melanda peternakan ruminansia di Indonesia dalam dua tahun terakhir menyebabkan penurunan populasi ternak dan kerugian ekonomi besar. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran paramedik veteriner dan peternak dalam deteksi dini penyakit melalui sosialisasi dan edukasi. Kegiatan ini dilaksanakan pada Agustus 2024 di KUD Sembada Puspo, Kabupaten Pasuruan, melibatkan 35 peserta, termasuk ketua kelompok ternak dan paramedik veteriner. Tahapan pelaksanaan meliputi pre-sosialisasi (engagement, identifikasi masalah, need assessment, dan FGD), sosialisasi (pemaparan materi tentang penyakit, pencegahan, dan penanganan wabah), serta post-sosialisasi (evaluasi dampak melalui pre- dan post-test serta indeks kepuasan masyarakat). Hasil pre-test menunjukkan 25,43% peserta memiliki pengetahuan baik, 49,14% cukup, dan 25,43% kurang. Setelah program, hasil post-test meningkat menjadi 73,71% baik, 23,14% cukup, dan 3,14% kurang. Indeks kepuasan masyarakat menunjukkan delapan aspek di atas 60%, sementara dua aspek masih di bawah. Kesimpulannya, program ini efektif meningkatkan pengetahuan peserta dan mencegah masuknya penyakit ke kawasan peternakan. Dampaknya adalah nol kasus emerging dan re-emerging disease, yang berkontribusi pada produktivitas susu serta keberlanjutan peternakan.

Socialization of Prevention and Mitigation of Emerging and Re-Emerging Diseases in the Dairy Cattle Industry at the Sembada Puspo Village Unit Cooperative, Pasuruan Regency

Emerging and re-emerging diseases affecting ruminant farming in Indonesia over the past two years have led to a decline in livestock populations and significant economic losses. This program aims to raise awareness among veterinary paramedics and farmers about early disease detection through socialization and education. The program was conducted in August 2024 at KUD Sembada Puspo, Pasuruan Regency, involving 35 participants, including livestock group leaders and veterinary paramedics. The implementation stages included pre-socialization (engagement, problem identification, need assessment, and FGD), socialization (presentation on disease identification, prevention strategies, and outbreak management), and post-socialization (impact evaluation through pre- and post-tests and a community satisfaction index). Pre-test results showed that 25.43% of participants had good knowledge, 49.14% had moderate knowledge, and 25.43% had poor knowledge. After the program, post-test results improved to 73.71% good, 23.14% moderate, and 3.14% poor. The community satisfaction index indicated that eight aspects scored above 60%, while two aspects remained below this threshold. In conclusion, the program effectively enhanced participants' knowledge and helped prevent disease outbreaks in livestock farming areas. The impact resulted in zero emerging and re-emerging disease cases, contributing to milk productivity and sustainable livestock farming

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afiyanti, Y. (2008). Focus Group Discussion (Diskusi Kelompok Terfokus) sebagai Metode Pengumpulan Data Penelitian Kualitatif. Jurnal Keperawatan Indonesia, 12(1), 58–62. https://doi.org/10.7454/jki.v12i1.201.

Ariani, M., Suryana, A., Suhartini, S. H., & Saliem, H. P. (2018). Keragaan Konsumsi Pangan Hewani Berdasarkan Wilayah dan Pendapatan di Tingkat Rumah Tangga. Analisis Kebijakan Pertanian, 16(2), 147. https://doi.org/10.21082/akp.v16n2.2018.147-163.

Christi, R. F., Salman, L. B., & Sudrajat, A. (2022). Pelatihan Manajemen Penerapan Konsep Biosecurity Di Peternakan Sapi Perah Kecamatan Sukalarang Kabupaten Sukabumi Jawa Barat. Farmers?: Journal of Community Services, 3(2), 19. https://doi.org/10.24198/fjcs.v3i2.40471.

Badan Pusat Statistik. (2023). Populasi Ternak Sapi Perah dan Sapi Potong Menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Ternak di Provinsi Jawa Timur (ekor) Data Populasi Ternak di Jawa Timur.Diakses pada tanggal 1 Desember 2024 dari: https://jatim.bps.go.id/id/statistics-table/1/MjU5MCMx/-populasi-ternak-sapi-perah-dan-sapi-potong-menurut-kabupaten-kota-dan-jenis-ternak-di-provinsi-jawa-timur-ekor-2021-dan-2022.html.

Kristanto, D., Septian, W. A., & Septiyani, S. (2023). Pengaruh Infeksi Alami Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Terhadap Nilai Hematologi Sapi Madura. TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production, 24(1), 1–8. https://doi.org/10.21776/jtapro.2023.024.01.1.

Muchtar, K. (2017). Penerapan komunikasi partisipatif pada pembangunan di Indonesia. Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya, 1(1), 20–32. https://doi.org/10.33558/makna.v1i1.795.

Muslim dan Irwandi. (2017). Indeksi Kepuasan Masyarakat (IKM) pada Dinas Perhubungan Kota Bandung Tahun 2016. Jurnal ADHUM, 7(1).

Reski, Y., Purnawati, A., & Bram, A. M. (2019). The implementation of the law of quarantine events the office of grade II agricultural quarantine hall Palu..

Sendow, I., Assadah, N. S., Ratnawati, A., Dharmayanti, N. I., & Saepulloh, M. (2021). Lumpy Skin Disease: Ancaman Penyakit Emerging Bagi Kesehatan Ternak Sapi Di Indonesia. Indonesian Bulletin of Animal and Veterinary Sciences, 31(2), 85. https://doi.org/10.14334/wartazoa.v31i2.2739.

Suandi, S. (2019). Analisis Kepuasan Masyarakat terhadap Pelayanan Publik Berdasarkan Indeks Kepuasan Masyarakat di Kantor Kecamatan Belitang Kabupaten OKU Timur. Journal PPS UNISTI, 1(2), 13–22. https://doi.org/10.48093/jiask.v1i2.8.

Zainuddin, N., Susila, E. B., Wibawa, H., Daulay, R. S. D., Wijayanti, P. E., Fitriani, D., Hidayati, D. N., Idris, S., Wadsworth, J., Polo, N., Hicks, H. M., Mioulet, V., Knowles, N. J., & King, D. P. (2023). Genome Sequence of a Foot-and-Mouth Disease Virus Detected in Indonesia in 2022. Microbiology Resource Announcements, 12(2), e0108122. https://doi.org/10.1128/mra.01081-22.

Downloads

Published

2025-02-01

Issue

Section

Articles

How to Cite

Kristanto, D., Nugroho, W., Adli, D. N., Riadini, A. R., Mubarok, A. V. K., Farhan, A., Putri, B. A. D., Wibowo, H. Z., Dion, N. A. P., Syahputra, R. A., & Widodo, T. D. (2025). Sosialisasi Prevensi dan Mitigasi Penyakit Emerging dan Re-Emerging pada Industri Peternakan Sapi Perah di Koperasi Unit Desa Sembada Puspo Kabupaten Pasuruan. Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service), 7(1), 72–84. https://doi.org/10.36312/sasambo.v7i1.2478