Pemberdayaan Anak Panti Asuhan Melalui Pendekatan Tekno Sociopreneur: Studi Implementasi Program Keterampilan dan Literasi Digital di Mizan Amanah

Authors

  • Farel Bayone Meijabar Institut Teknologi Dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta
  • Alifna Zhillan Zhalila Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta
  • Marshanda Azzahra Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta
  • Muhamad Annafi Anwar Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta
  • Alfarezi Khulafa Haq Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta
  • Giffari Syawal Maulana Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta
  • Qarin Callysta Zahra Kuswara Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta
  • Putri Ariandita Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta
  • Algi Patriansah Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta
  • Elsa Patricia Bonita Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.36312/sasambo.v5i2.2653

Keywords:

kewirausahaan, menabung, teknologi, pendidikan karakter, pemberdayaan sosial

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan anak-anak panti asuhan melalui pendekatan tekno sociopreneur, dengan menekankan literasi digital dan keterampilan kewirausahaan dasar. Program dilaksanakan di Panti Asuhan Yatim Dhuafa Mizan Amanah dan melibatkan 12 anak perempuan berusia 7–12 tahun. Metode partisipatif diterapkan melalui ceramah interaktif, demonstrasi, praktik langsung, dan pembelajaran berbasis permainan menggunakan platform Quizizz. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek pemahaman materi (dari 50% menjadi 83%) dan minat belajar (dari 60% menjadi 75%). Program ini tidak hanya memberikan dampak positif dalam peningkatan pengetahuan dan motivasi belajar, tetapi juga membangun kepercayaan diri dan semangat kolaboratif di antara peserta. Kendala utama yang dihadapi mencakup keterbatasan fasilitas dan variasi tingkat pemahaman anak, yang diatasi dengan strategi pembelajaran diferensiasi. Kegiatan ini juga berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pendidikan berkualitas dan pemberdayaan sosial. Dengan hasil tersebut, pendekatan tekno sociopreneur terbukti efektif sebagai model pemberdayaan berkelanjutan yang dapat direplikasi di lingkungan panti asuhan lain untuk mendukung kesiapan generasi muda menghadapi tantangan era digital.

Empowering Orphanage Children Through a Techno-Sociopreneur Approach: A Study on the Implementation of Skills and Digital Literacy Programs at Mizan Amanah

 This community service program aims to empower orphanage children through a techno-sociopreneur approach, focusing on digital literacy and basic entrepreneurial skills. Implemented at Mizan Amanah Orphanage, the program involved 12 female children aged 7–12 years. A participatory method was employed, combining interactive lectures, demonstrations, hands-on practice, and game-based learning via the Quizizz platform. Evaluation results showed significant improvements in both content comprehension (from 50% to 83%) and learning interest (from 60% to 75%). Beyond cognitive gains, the program fostered self-confidence and teamwork among the participants. Major challenges included limited learning facilities and varying levels of student comprehension, which were addressed through differentiated instruction strategies. The initiative also contributes to the achievement of Sustainable Development Goals (SDG 4), particularly in promoting inclusive and quality education. The outcomes demonstrate that a techno-sociopreneur model can serve as an effective and sustainable framework for empowering marginalized children. It offers practical experience, nurtures creativity, and prepares young learners to navigate the digital era with confidence. The success of this program highlights the potential for replication in other orphanages to support youth development through equitable access to digital and entrepreneurial education.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afrila, D., Kewirausahaan, L., & Berwirausaha, M. (2025). Literasi ekonomi dan literasi kewirausahaan sebagai faktor pendorong minat berwirausaha. Jurnal, 8, 1041–1044.

Amadu, T. (2023). The effect of innovation and technology in social entrepreneurship: A study of selected social ventures in Nigeria. American Journal of Research in Business and Social Sciences, 3(3). https://doi.org/10.58314/35ght6

Dasra Viana, E., Febrianti, F., & Ratna Dewi, F. (2021). Literasi keuangan, inklusi keuangan dan minat investasi Generasi Z di Jabodetabek. Jurnal Manajemen Dan Organisasi (JMO), 12(3), 252–264.

Dini Syaputri, M., & Michael, I. (2019). Membangun percaya diri anak panti asuhan melalui kreativitas majalah dinding sekolah. Jurnal, 1(2).

Ferdian, P. N., Ellyawati, N., & Riyadi, R. (2022). Literasi ekonomi mahasiswa pendidikan ekonomi Universitas Mulawarman. Educational Studies: Conference Series, 2(1), 40–45. https://doi.org/10.30872/escs.v2i1.1188

Gómez, R., Cedillo, J., Castellanos-Sanchez, E., Sánchez, T., & Perez-Garcia, R. (2023). Development of a technological innovation and social entrepreneurship training program to generate services in a Mexican public entity. Eastern-European Journal of Enterprise Technologies, 6(13), 74–87. https://doi.org/10.15587/1729-4061.2023.289753

Herutomo, A., Dhewanto, W., & Prasetio, E. (2022). Social entrepreneurship and sustainable development goals: A conceptual framework. European Conference on Innovation and Entrepreneurship, 17(1), 275–283. https://doi.org/10.34190/ecie.17.1.505

Hozairi, H. (2024). Pemberdayaan relawan penjaga pantai dan laut Madura melalui program digital skills. NJCEE, 1(2), 65–73. https://doi.org/10.36564/njcee.v1i2.15

Kuntari, W., & Sarwoprasodjo, S. (2023). Micro-hydro power plant-based social entrepreneurship practices in rural West Java: A case study of Cintamekar Village, Subang Regency. Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan, 11(2), 181–191. https://doi.org/10.22500/11202345076

Kurnianingsih, I., Rosini, R., & Ismayati, N. (2017). Upaya peningkatan kemampuan literasi digital bagi tenaga perpustakaan sekolah dan guru di wilayah Jakarta Pusat melalui pelatihan literasi informasi. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 61. https://doi.org/10.22146/jpkm.25370

Osabohien, R., Worgwu, H., & Al?Faryan, M. (2022). Social entrepreneurship, technology diffusion and future employment in Nigeria. Social Enterprise Journal, 19(1), 40–50. https://doi.org/10.1108/sej-03-2022-0032

Pergelova, A., Angulo?Ruiz, F., Manolova, T., & Yordanova, D. (2023). Entrepreneurship education and its gendered effects on feasibility, desirability and intentions for technology entrepreneurship among STEM students. International Journal of Gender and Entrepreneurship, 15(2), 191–228. https://doi.org/10.1108/ijge-08-2022-0139

Prasetyo, A. (2021). Efektivitas game-based learning dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Penerbit Pendidikan Digital.

Rahmawati, I., Leksono, I. P., & Buana, A. (n.d.). Pengembangan game petualang untuk pembelajaran berhitung. Edcomtech.

Reza, F., Sugiarta, N., Ilham, Y., & Lestari, A. (2024). Sosialisasi waspada penyebaran hoaks di media sosial. Bhakti Karya dan Inovatif, 4(1), 1–6. https://doi.org/10.37278/bhaktikaryadaninovatif.v4i1.692

Satrianny, I. P., Djohan, D., & Supatminingsih, T. (2024). Peran teknologi dalam pendidikan kewirausahaan: Analisis penggunaan platform digital untuk pembelajaran kewirausahaan. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 7(3), 10157–10162.

Septantiningtyas, N., Laili, N., Nuraini, Y., Aini, Z., & Jannah, Z. (2023). PKM pelatihan teknologi informasi untuk meningkatkan keterampilan dan kesadaran digital masyarakat pedesaan Dusun Margoayu. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 1(10), 2586–2591. https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i10.556

Siahaan, F., Rasyiddin, A., & Nugroho, I. (2024). Sosialisasi media sosial dengan memanfaatkan media sosial sebagai personal branding pada SMA Negeri 6 Tigaraksa. JPMEBD, 1(2), 107–113. https://doi.org/10.59407/jpmebd.v1i2.1110

Staicu, D. (2021). A qualitative study on social entrepreneurship: Technology-based social ventures and humanitarian entrepreneurial mindset. Proceedings of the International Conference on Business Excellence, 15(1), 1096–1112. https://doi.org/10.2478/picbe-2021-0103

Suhartini, T. (2020). Tantangan infrastruktur dalam pendidikan nonformal di panti asuhan. Jurnal Pendidikan Masyarakat, 5(2), 88–96.

Susano, A. (2024). Literasi digital pendampingan digitalisasi pada pelaku UMKM di Kecamatan Tingkir Kota Salatiga. EduJPM, 1(1). https://doi.org/10.69726/edujpm.v1i1.2

Syabaruddin, A., & Imamudin, I. (2022). Implementasi literasi digital di kalangan mahasiswa. Jurnal Eduscience, 9(3), 942–950. https://doi.org/10.36987/jes.v9i3.3447

Tanjung, A., Suciptaningsih, O., & Asikin, N. (2024). Urgensi etika dalam literasi digital di era globalisasi. Wasis: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 5(1), 32–41. https://doi.org/10.24176/wasis.v5i1.11566

Yordanova, D. (2018). Desirability of technology entrepreneurship among Bulgarian STEM students: The role of entrepreneurship education. European Research Studies Journal, 21(3), 446–462. https://doi.org/10.35808/ersj/1667

Downloads

Published

2025-05-01

Issue

Section

Articles

How to Cite

Meijabar, F. B., Zhalila, A. Z., Azzahra, M., Anwar, M. A., Khulafa Haq, A., Maulana, G. S., Zahra Kuswara, Q. C., Ariandita, P., Patriansah, A., & Bonita, E. P. (2025). Pemberdayaan Anak Panti Asuhan Melalui Pendekatan Tekno Sociopreneur: Studi Implementasi Program Keterampilan dan Literasi Digital di Mizan Amanah . Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service), 7(2), 330-341. https://doi.org/10.36312/sasambo.v5i2.2653