Pembangunan Tapal Batas Desa untuk Penataan Wilayah dan Pemberdayaan Masyarakat di Desa Kamiri Pohuwato

Authors

  • Rudi Rudi Universitas Pohuwato
  • Urfan Urfan Universitas Pohuwato
  • Wawan Edi Saputra Universitas Pohuwato
  • Sugira Said Universitas Pohuwato
  • Moh. Fikri Adam Universitas Pohuwato
  • Faisal M. Punuh Universitas Pohuwato
  • Nurfadlin Lasakowa Universitas Pohuwato

DOI:

https://doi.org/10.36312/sasambo.v7i2.2768

Keywords:

Tapal Batas Desa, Penataan Wilayah, Pemberdayaan Masyarakat, Infrastruktur

Abstract

Pembuatan tapal desa adalah proses penting dalam pengembangan infrastruktur pedesaan yang bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas, keteraturan dan identitas wilayah antar desa serta membantu masyarakat agar mudah mengenali batas setiap lingkungan atau wilayah. Tapal desa merupakan titik-titik yang strategis dalam jaringan transportasi lokal yang menghubungkan desa-desa dengan pusat-pusat ekonomi dan sosial terdekat. Proses pembuatan tapal desa melibatkan beberapa tahapan, termasuk pemilihan lokasi yang tepat, perencanaan  infrastruktur jalan yang sesuai, dan pelaksanaan kontruksi dengan memperhatikan aspek-aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembuatan tapal desa memberikan dampak positif yang signifikan terhadap perkembangan aksesibilitas dan keteraturan diwilayah pedesaan, terutama tingkat partisipasi masyarakat dalam ikut membangun desa. Dampak langsung yang dirasakan adalah penataan wilayah yang lebih baik sehingga masyarakat lebih mudah mengenali batas-batas wilayah administratif tiap desa. Aksesibilitas yang meningkat memungkinkan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik serta akses terhadap layanan kesehatan dan pendidikan, pertukaran barang dan jasa antar-desa yang lebih mudah. Selain itu, partisipasi aktif masyarakat dalam proses pembuatan tapal desa meningkatkan pemberdayaan masyarakat sehingga timbul rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap infrastruktur yang dibangun di desa tersebut.

Boundary Making In Kamiri Village, Paguat District, Pohuwato Regency

Making village taps is an important process in developing rural infrastructure which aims to increase accessibility and connectivity between villages. Village tapals are strategic points in the local transportation network that connect villages with nearby economic and social centers. The process of making a village site involves several stages, including choosing the right location, planning appropriate road infrastructure, and implementing construction by paying attention to environmental, social and economic aspects. The research results show that making village tapal has a significant positive impact on economic and social development in rural areas. Increased accessibility allows local economic growth to increase access to health and education services, and facilitates the exchange of goods and services between villages. In addition, active community participation in the process of making village taps increases the sense of ownership and responsibility for the infrastructure being built.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aulia, A., Gumilar, G., Santoso, M., & Priyanti, E. (2023). Pemberdayaan masyarakat desa dalam upaya pembangunan desa di Desa Warung Bambu Kecamatan Karawang Timur Kabupaten Karawang. Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary, 1(2), 568–577. https://doi.org/10.57235/jerumi.v1i2.1410

Hasyim, A., Setyono, D., Sasongko, W., Handoko, D., Anindya, S., & Raspati, G. (2024). Penentuan batas administrasi desa Bangelan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang. Tekad Teknik Mengabdi, 3(1), 10–16. https://doi.org/10.21776/ub.tekad.2024.03.1.3

Hidayat, F., Munawaroh, M., & Rachma, T. (2021). Tipologi batas wilayah administrasi untuk memudahkan pengelolaan batas daerah di Indonesia. Majalah Geografi Indonesia, 35(2), 112. https://doi.org/10.22146/mgi.61791

Hidayat, M., & Ramadhani, A. (2021). Penyelesaian tapal batas desa antara Desa Bukit Makmur dan Desa Kalioran Kecamatan Kalioran Kabupaten Kutai Timur. Jurnal Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Mulawarman, 9(1), 55–66.

Kamarullah, S., Tata, A., & Sabaruddin, S. (2021). Studi kinerja lentur balok beton bertulang dengan menggunakan pasir pantai. CLAPEYRON: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, 3(1), 35–47.

Lailasari, D. N., Dewi, S. M., & Nuralinah, D. (2020). Studi eksperimental kuat geser pelat beton bertulang bambu lapis styrofoam. RekaRacana: Jurnal Teknik Sipil, 5(2), 25–32.

Mulyani, H., Sudirno, D., & R, M. (2021). Penguatan pengelolaan keuangan desa dan optimalisasi peran BUMDes terhadap kemandirian desa. J-Aksi Jurnal Akuntansi dan Sistem Informasi, 2(1), 87–98. https://doi.org/10.31949/j-aksi.v2i1.1009

Mushthofa, M. (2019). Perencanaan pembangunan tembok penahan tanah dengan konstruksi beton bertulang di Desa Simo Kecamatan Soko Kabupaten Tuban. Jurnal Teknik Sipil, 4(1), 39–46.

Musfirah, B., Alam, S., Shaleh, M., & Ibrahim, F. (2023). Akuntabilitas pengelolaan dana desa untuk menunjang pembangunan pedesaan. Center of Economic Students Journal, 6(2), 141–155. https://doi.org/10.56750/csej.v6i2.579

Purwanto, E., & Setyawan, B. (2019). Penetapan batas desa secara kartometrik menggunakan citra Quickbird. Pasopati: Jurnal Penginderaan Jauh dan SIG, 5(2), 101–110.

Putra, K., & Mursyidah, L. (2023). Perencanaan pembangunan infrastruktur desa Kalidawir Kecamatan Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo. Journal of Governance and Local Politics (JGLP), 5(2), 245–253. https://doi.org/10.47650/jglp.v5i2.958

Rahayu, S., Firmansyah, R., Irpan, N., Haq, S., Mutaqin, R., Sanusi, A., … & Prilangga, R. (2023). Pemberdayaan masyarakat dalam mempersiapkan desa wisata air di Desa Wanasari. Jurnal PKM Miftek, 3(2), 77–83. https://doi.org/10.33364/miftek/v.3-2.1311

Sadiq, A. M. A., & Halim, Z. A. (2023). Perencanaan pembangunan tugu batas Desa Bontomatene Kecamatan Turatea Kabupaten Jeneponto. Jurnal Pengabdian Masyarakat Konstruksi, 1(1), 1–5.

Saraswati, Y. (2024). Pemanfaatan dana desa dalam pemberdayaan ekonomi desa di Desa Sumberejo, Kabupaten Wonogiri. Jurnal Intervensi Sosial dan Pembangunan (JISP). https://doi.org/10.30596/jisp.v5i1.16000

Sari, A., & Tukiman, T. (2023). Pemberdayaan masyarakat melalui badan usaha milik desa (BUMDes) di Kabupaten Kediri. JAKPP (Jurnal Analisis Kebijakan & Pelayanan Publik), 1–21. https://doi.org/10.31947/jakpp.v9i1.25770

Setiawan, F., & Putra, H. (2021). Pengelolaan batas wilayah administratif desa untuk peningkatan pelayanan publik. Jurnal Administrasi Publik, 17(2), 321–335.

Sofianto, A. (2017). Kontribusi dana desa terhadap pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Kebumen dan Pekalongan. Matra Pembaruan, 1(1), 23–32. https://doi.org/10.21787/mp.1.1.2017.23-32

Sukoco, J., & Sutanta, H. (2021). Evaluasi penetapan batas desa terhadap segmen batas daerah di Kabupaten Tabalong Provinsi Kalimantan Selatan. JGISE Journal of Geospatial Information Science and Engineering, 4(1), 41. https://doi.org/10.22146/jgise.65171

Suksmono, A. K. (2020). Penelitian studi komparasi pada pekerjaan beton bertulang antara perencanaan dengan realisasi di lapangan serta pengaruhnya terhadap biaya. Techno, 20(2), 45–52.

Sutanta, H., Pratiwi, I., Atunggal, D., Cahyono, B., & Diyono, D. (2020). Analisis hasil penetapan batas desa di Kabupaten Gunungkidul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Geomatika, 26(2), 83. https://doi.org/10.24895/jig.2020.26-2.1163

Tambing, G. T., Martina, N., & Hasan, M. F. R. (2023). Analisis mutu beton bertulang pekerjaan retaining wall Jalan Tol pada Proyek Z. CIVED, 11(4), 47–58.

Tobing, A., Simangunsong, R., & Siagian, N. (2021). Pengaruh dana desa terhadap pembangunan desa di Kecamatan Siantar Narumonda melalui pemberdayaan masyarakat. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 4(8), 916–924. https://doi.org/10.54371/jiip.v4i8.369

Yuono, T. (2020). Evaluasi kuat tekan jalan beton yang pola pembangunannya dengan pemberdayaan masyarakat. Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur, 26(2), 123–130.

Downloads

Published

2025-05-02

Issue

Section

Articles

How to Cite

Rudi, R., Urfan, U., Saputra, W. E., Said, S., Adam, M. F., Punuh, F. M., & Lasakowa , N. (2025). Pembangunan Tapal Batas Desa untuk Penataan Wilayah dan Pemberdayaan Masyarakat di Desa Kamiri Pohuwato. Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service), 7(2), 418-429. https://doi.org/10.36312/sasambo.v7i2.2768