Penguatan Pendidikan Keagamaan Non-Formal Anak melalui Program Terpadu Pembinaan Baca Al-Qur’an Berbasis Masjid di Belawan Sicanang
DOI:
https://doi.org/10.36312/sasambo.v7i2.2814Keywords:
Pendidikan Keagamaan, Non Formal, Pembinaan, Baca Al-Qur’an, MasjidAbstract
Program Terpadu Penguatan Pendidikan Keagamaan Non-Formal melalui KKN Mandiri di Masjid Nurul Hidayah, Belawan Sicanang, bertujuan meningkatkan literasi Al-Qur’an anak-anak dan remaja. Kegiatan ini mencakup pengajaran huruf hijaiyah, pembelajaran Iqra’, tahsin bacaan, hingga tadarusan rutin yang dikemas dengan pendekatan interaktif dan menyenangkan. Program melibatkan mahasiswa, pengurus masjid, serta masyarakat setempat sebagai upaya bersama memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pendidikan non-formal. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan membaca Al-Qur’an, peningkatan motivasi belajar, serta tumbuhnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan agama sejak dini. Tantangan utama yang dihadapi meliputi variasi kemampuan peserta, keterbatasan waktu saat Ramadhan, serta minimnya peran aktif pemuda masjid. Evaluasi kegiatan menegaskan bahwa pendekatan yang digunakan mampu mendorong keterlibatan lintas usia, mempererat ikatan sosial, dan menciptakan suasana belajar yang inklusif. Program ini memberikan inspirasi bagi pelaksanaan kegiatan serupa di masa mendatang, dengan rekomendasi untuk meningkatkan inovasi metode pengajaran, pelibatan pemuda, serta penguatan pendampingan psikologis bagi peserta agar manfaatnya dapat terus berkelanjutan bagi masyarakat..
Strengthening Children’s Non-Formal Religious Education through an Integrated Mosque-Based Qur’an Reading Development Program in Belawan Sicanang
The Integrated Program for Strengthening Non-Formal Religious Education through the Independent Community Service Program (KKN Mandiri) at Nurul Hidayah Mosque, Belawan Sicanang, aims to improve Qur’anic literacy among children and adolescents. The activities include teaching hijaiyah letters, Iqra’ reading, tajwid improvement sessions, and regular tadarus, all delivered through interactive and engaging approaches. The program involves students, mosque administrators, and the local community to reinforce the mosque’s role as a center for non-formal religious education. The implementation results show significant improvements in Qur’an reading abilities, increased learning motivation, and heightened community awareness of the importance of early religious education. Key challenges encountered include varying participant skill levels, time constraints during Ramadan, and the limited active involvement of mosque youth. Program evaluation confirms that the applied approach effectively encourages cross-age engagement, strengthens social ties, and fosters an inclusive learning atmosphere. This program serves as an inspiration for similar initiatives in the future, with recommendations to enhance teaching innovations, increase youth participation, and provide psychological support for participants to ensure the program’s long-term sustainability and benefits for the community.
Downloads
References
Darlis, A. (2017). Hakikat Pendidikan Islam: Telaah Antara Hubungan Pendidikan Informal, Non Formal Dan Formal. Jurnal Tarbiyah, 24(1), 86.
Gusnita, E., & Rahardi, M. T. (2019). Peran Masjid Dalam Meningkatkan Pendidikan Islam Masyarakat Pulau Penyengat. In STAIN Sultan Abdurrahman Press.
Halim, A. (2022). Literasi Al-Qur’an Melalui Taman Pendidikan Al-Qur’an Di masa Pandemi Covid-19. JIV-Jurnal Ilmiah Visi, 17(2), 56–63. http://journal.unj.ac.id/unj/index.php/jiv/article/view/27915%0Ahttp://journal.unj.ac.id/unj/index.php/jiv/article/download/27915/14130
Harahap, S. M., & Hamka, H. (2023). Investigating the roles of philosophy, culture, language and Islam in Angkola’s local wisdom of ‘Dalihan Na Tolu.’ HTS Teologiese Studies / Theological Studies, 79(1), 1–10. https://doi.org/10.4102/hts.v79i1.8164
Kartika, M. D. (2025). Pendampingan baca tulis al-qur’an dalam meningkatkan motivasi belajar anak di tpa margorejo. 3(2), 203–212.
Khairuni, N., & Widyanto, A. (2018). Mengatasi Krisis Spiritual Remaja di Banda Aceh Melalui Revitalisasi dan Optimalisasi Fungsi Masjid Sebagai Sarana Pendidikan Islam Resolving Teenage Spiritual Crisis in Banda Aceh by Revitalizing and Optimizing the Functions of Masjid as an Islamic Educa. DAYAH: Journal of Islamic Education, 1(1), 74–84. http://jakarta45.wordpress.com/category/artikel/page/382.
Kuraesin, L., Husnah, N., Sari, M., Kurniawan, M. A., & Prayogi, A. (2024). Pendampingan Mengajar Mengaji di Lembaga Taman Pendidikan Al-Qur’an Musala As-Salam Dusun Winong Pekalongan. KIAT Journal of Community Development, 3(1), 23–29.
Lutfi Nur Hakim, Siti Nursyamsiyah, D. W. P. (2019). Optimalisasi Peran Masjid sebagai Pusat pendidikan Islam Non Formal Di Masjid AlMustarsyidi. Unmuhjember. http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI
Masnawati, E., & Fitria, S. N. (2024). Peran Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) dalam Pengembangan Akhlak Anak. Irsyaduna: Jurnal Studi Kemahasiswaaan, 4(2), 213–224. https://doi.org/10.54437/irsyaduna.v4i2.1738
Mayasari, D. (2019). Internalisasi Nilai – nilai Karakter Peserta Didik dalam Pembelajaran Tahsin dan Tahfidz Al-Qur’an di MA Tahfizhil Qur’an Yayasan Islamic Centre Sumatera Utara. 3, 40–48.
Mhd. Ayub et al. (2021). Peran Masjid Sebagai Sarana Pendidikan Non Formal Untuk Meingkatkan Akhlak Remaja Kelurahan labuhan Deli Kecamatan Medan Marelan. Jurnal Taushiah FAI UISU, 11(2), 26–37.
Muniarty, P., Wulandari, W., Ansyarif, A., & ... (2021). Pendampingan Baca Tulis Al Quran bagi Anak-Anak di Lokasi KKN Kelurahan Dodu Kota Bima. Jumat Keagamaan …, 2(2), 4. https://ejournal.unwaha.ac.id/index.php/abdimas_agama/article/view/1906
Noviyanti, L. F., Saudah, S., Muzakki, M., & Wahdah, N. (2024). Pendampingan Membaca Al-Quran Dan Menulis Huruf Hijaiyah Untuk Mengembangkan Nilai-Nilai Agama Dan Moral Pada Anak Usia Dini Di Desa Hampalit. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 2(3), 49–53. https://doi.org/10.58266/jpmb.v2i3.79
Nugraha, P. N., Wismayanti, K. W. D., & Wirantari, D. A. P. (2024). Program Pemberdayaan Masyarakat Dalam Rangka Peningkatan Pendidikan Non Formal (Studi Kasus Anak Pedagang Asongan di Kota Denpasar). Komunikasi Dan Media Pendidikan, 2(1), 37–52.
Riswanda, R., Zahra, N., Mausufi, N., Rahma NST, N., & Siregar, M. N. (2022). Peran mahasiswa KKN dalam mengurangi buta aksara Al-Qur’an di kelurahan Pulo Brayan kota. JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia), 7(3), 506. https://doi.org/10.29210/30032079000
Santoso, E. B., Hamid, M. A., Warisno, A., Andari, A. A., & Sujarwo, A. (2023). Sistem Manajemen Perencanaan, Pelaksanaan Dan Evaluasi Pembelajaran Di Smp Qur’an Darul Fattah Lampung Selatan. Al Wildan: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 1(3), 146–155. https://doi.org/10.57146/alwildan.v1i3.1520
Sari, A. M., Hidayah, O. N., Khotimah, S., Prayitno, H. J., ‘Ulya, N. K., & Nugroho, S. (2022). Penerapan Pembelajaran Berbasis Agama untuk Membentuk Karakter Religius Anak Sejak Dini di TPA. Buletin KKN Pendidikan, 4(1), 36–48. https://doi.org/10.23917/bkkndik.v4i1.19179
Umam, N. (2023). Pembelajaran Membaca al-Qur’an Anak Usia Dini Menggunakan Metode An-Nahdliyah. Jurnal UNUGHA, 2, 1–12.
Waqfin, M. S. I., Asshidiq, N. F. H., Abadi, S. C., & Wulandari, L. (2022). Pelatihan Membaca Al-Qur’an dengan Menggunakan Metode Yanbu’a bagi Guru TPQ di Desa Pulorejo Jombang. Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(3), 132–135. https://doi.org/10.32764/abdimasagama.v3i3.3182
Wulandari, C. E. P., Sugiatno, S., & Siswanto, S. (2020). Dampak Kuliah Kerja Nyata Dalam Pengembangan Keagamaan Bagi Remaja. FOKUS Jurnal Kajian Keislaman Dan Kemasyarakatan, 5(2), 221. https://doi.org/10.29240/jf.v5i2.1830
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Tegar Adit Tiawan, Putra Apriadi Siregar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.