Pelatihan Pembuatan Batik Ecoprint Sebagai Sarana Peningkatan Ekonomi Kreatif di Desa Wonorejo Kecamatan Talun Kabupaten Blitar

Authors

  • Mochamad Irwan Almustofa Universitas Wisnuwardhana Malang
  • Iqbal Fauzan Febriansyah Universitas Wisnuwardhana Malang
  • Endang Wahyuningsih Universitas Wisnuwardhana Malang
  • Diana Lu’luil Maknunin Universitas Wisnuwardhana Malang
  • Lina Nuriya A’zizah Universitas Wisnuwardhana Malang
  • Risma Amilia Putri Universitas Wisnuwardhana Malang
  • Salsa Alinda Qintani Universitas Wisnuwardhana Malang
  • Aisa Sri Rejeki Universitas Wisnuwardhana Malang
  • Dewi Anta Sari Universitas Wisnuwardhana Malang
  • Ilma Maretina Mawadah Universitas Wisnuwardhana Malang
  • Khoirun Nadhiroh Universitas Wisnuwardhana Malang
  • Umi Farida Universitas Wisnuwardhana Malang
  • Abdul Hamid Bachtiar Universitas Wisnuwardhana Malang

DOI:

https://doi.org/10.36312/sasambo.v7i3.2911

Keywords:

Pelatihan, Batik Ecoprint, Ekonomi Kreatif, Desa Wonorejo

Abstract

yang bertujuan memberdayakan pemuda Karang Taruna dalam mengolah sumber daya alam lokal menjadi produk ekonomi kreatif bernilai jual. Mitra kegiatan ini adalah Karang Taruna Desa Wonorejo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif, meliputi persiapan, pelaksanaan, pendampingan, dan evaluasi. Pelatihan dilakukan melalui penyampaian materi, praktik langsung teknik ecoprint (pemanfaatan daun, bunga, dan pewarna alami), serta pendampingan pengembangan produk dan strategi pemasaran digital. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan keterampilan peserta. Dari 34 peserta, 100% mampu menghasilkan kain batik ecoprint yang layak jual. Sebanyak 82% peserta menyatakan minat melanjutkan usaha ecoprint secara mandiri, sementara 65% mulai memanfaatkan media digital untuk pemasaran produk. Program ini juga memperkuat identitas budaya desa dan membuka potensi pengembangan ekowisata. Kegiatan ini perlu dilanjutkan secara berkala dan diperluas melalui kolaborasi antara pemerintah desa, UMKM, dan lembaga pendidikan untuk mendorong ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.

Ecoprint Batik Making Training as a Means of Increasing the Creative Economy in Wonorejo Village, Talun District, Blitar Regency

 The ecoprint batik-making training in Wonorejo Village is a community service program aimed at empowering the youth of Karang Taruna by transforming local natural resources into marketable creative economy products. The program's partner is Karang Taruna of Wonorejo Village, Talun District, Blitar Regency. The implementation method adopts a participatory and educational approach, consisting of preparation, execution, mentoring, and evaluation. The training was conducted through material presentations, hands-on practice of ecoprint techniques (utilizing leaves, flowers, and natural dyes), as well as product development guidance and digital marketing strategies. The training results showed a significant improvement in participants' skills. Out of 34 participants, 100% were able to produce marketable ecoprint batik fabric. A total of 82% expressed interest in continuing ecoprint ventures independently, while 65% had started utilizing digital media for product marketing. This program also strengthened the village's cultural identity and opened opportunities for ecotourism development. The activity should be continued regularly and expanded through collaboration among village authorities, MSMEs, and educational institutions to promote a creative economy based on local wisdom.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

  • Dewi Anta Sari, Universitas Wisnuwardhana Malang
    •  

References

Baroroh, K., Wahjoedi, W., Wahyono, H., Utomo, S., & Lestari, F. (2021). Incorporating village tourism into “community economy” course: A project-based learning method in university. International Journal of Instruction, 14(4), 567–584. https://doi.org/10.29333/iji.2021.14433a

Fitriana, D., Pahlevi, M., Adila, R., & Aulia, N. (2024). Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pembuatan batik ecoprint sebagai langkah preventif dalam pemberdayaan masyarakat dan pembangunan UMKM. BERBAKTI, 2(1), 28–34. https://doi.org/10.30822/berbakti.v2i1.3296

Kia, Z. (2021). Ecotourism in Indonesia: Local community involvement and the affecting factors. Journal of Governance and Public Policy, 8(2). https://doi.org/10.18196/jgpp.v8i2.10789

Mahirun, M., & Santoso, S. (2023). PKM: Pengembangan dan pemberdayaan industri batik di Kota Pekalongan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 2(1), 6–12. https://doi.org/10.58266/jpmb.v2i1.65

Marpaung, J., Ramli, R., Ariyati, Y., & Sinaga, J. (2022). Pendampingan sosialisasi peran UMKM dalam peningkatan ekonomi keluarga di warga RW.001 Kecamatan Batu Aji Kelurahan Bukit Tempayan Kota Batam. Minda Baharu, 6(1), 91–100. https://doi.org/10.33373/jmb.v6i1.4022

Melati, K., & Amri, L. (2023). Design mechanisms in increasing the growth of Plus Batik MSME’s Instagram accounts. Mediakita, 7(2), 198–219. https://doi.org/10.30762/mediakita.v7i2.872

Prayogo, D., Diningrum, M., & Lestari, E. (2021). Pembentukan desa wisata Batik Kapal Kandas sebagai upaya melestarikan budaya lokal. Jurnal Puruhita, 3(2), 108–115. https://doi.org/10.15294/puruhita.v3i2.53154

Rerung, R., Pahmi, S., Suryana, A., & Gustian, D. (2021). Pemberdayaan potensi masyarakat di bidang sosial, pendidikan, dan teknologi dalam meningkatkan sumber daya manusia di Desa Margaluyu. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Abdi Putra, 1(1), 1–8. https://doi.org/10.52005/abdiputra.v1i1.71

Ritonga, A., Thamrin, M., Siahaan, H., Dalimunthe, M., & Nuraini, N. (2024). Promotion of ecotourism and communication policy in increasing tourists in Indonesia. Journal of Infrastructure Policy and Development, 8(8), 4764. https://doi.org/10.24294/jipd.v8i8.4764

Rosyada, M., & Tamamudin, T. (2020). Pengembangan ekonomi kreatif batik tulis Kota Pekalongan sebagai upaya pelestarian budaya dan peningkatan pendapatan masyarakat. Darmabakti: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 1(2), 41–50. https://doi.org/10.31102/darmabakti.2020.1.2.41-50

Septiana, A., Lamatenggo, Y., Musa’ad, M., & Samodra, H. (2024). Implementation of WISE (Wonderful Indonesia Sustainable Tourism) trips – A journey towards low carbon geotourism activities in Raja Ampat Geopark. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1424(1), 012022. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1424/1/012022

Sulistyo, W., Awaliyah, S., Khakim, F., Hafida, M., Maisaroh, A., & Azizah, R. (2024). Inovasi pola batik ikonik situs Rambut Monte menggunakan asset-based community untuk meningkatkan daya saing industri kreatif Desa Krisik. Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(6), 1789–1803. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v8i6.21772

Suwarni, E., Handayani, M., Fernando, Y., Saputra, F., Fitri, F., & Candra, A. (2022). Penerapan sistem pemasaran berbasis e-commerce pada produk batik tulis di Desa Balairejo. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 2(2), 187–192. https://doi.org/10.52436/1.jpmi.570

Widiadi, A., Yuliati, Y., Jauhari, N., & Ridhoi, R. (2023). Pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan motif dan pelatihan batik berbasis ragam hias situs Candi Singosari. Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial (JPDS), 6(2), 150–161. https://doi.org/10.17977/um032v6i2p150-161

Yuliarni, N., Hurriyati, R., Disman, D., Hendrayati, H., & Warlina, L. (2023). Marketing strategy of ecotourism in Uzbekistan and Indonesia. Journal of Eastern European and Central Asian Research (JEECAR), 10(4), 638–649. https://doi.org/10.15549/jeecar.v10i4.1359

Downloads

Published

2025-08-01

Issue

Section

Articles

How to Cite

Almustofa, M. I., Febriansyah, I. F., Wahyuningsih, E., Maknunin, D. L., A’zizah, L. N., Putri, R. A., Qintani, S. A., Rejeki, A. S., Sari, D. A., Mawadah, I. M., Nadhiroh, K., Farida, U., & Bachtiar, A. H. (2025). Pelatihan Pembuatan Batik Ecoprint Sebagai Sarana Peningkatan Ekonomi Kreatif di Desa Wonorejo Kecamatan Talun Kabupaten Blitar. Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service), 7(3), 615-623. https://doi.org/10.36312/sasambo.v7i3.2911