Pelatihan Pembuatan Jamu Herbal untuk Santri: Alternatif Pengobatan Diare dan Pendukung Kesehatan di Pondok Pesantren Daru Muhyiddin NW

Authors

  • Pahriah Pahriah Universitas Pendidikan Mandalika
  • Husnul Hatimah Universitas Pendidikan Mandalika
  • Muhammad Fauzi Zulkarnaen STMIK Lombok
  • Taufik Samsuri Universitas Pendidikan Mandalika

DOI:

https://doi.org/10.36312/sasambo.v7i4.3111

Keywords:

Pelatihan, Jamu Herbal, Santri, Experiential Learning, Pengobatan Diare

Abstract

Program pelatihan pembuatan jamu herbal di Pondok Pesantren Daru Muhyiddin NW bertujuan untuk meningkatkan keterampilan santri dalam meracik jamu sebagai alternatif pengobatan diare dan pendukung kesehatan. Metode pengabdian yang digunakan meliputi observasi awal, pelatihan berbasis teori dan praktik, serta evaluasi menggunakan kuesioner, wawancara, dan observasi. Sebanyak 50 santri menjadi peserta dalam pelatihan ini. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan dari 40% menjadi 88% dan keterampilan meracik jamu dari 30% menjadi 85%. Meskipun penggunaan jamu herbal telah dikenal luas di masyarakat, minimnya pelatihan terstruktur di kalangan santri masih menjadi celah yang nyata dalam pengembangan pendidikan kesehatan komunitas. Pelatihan ini memanfaatkan pendekatan experiential learning dan andragogi yang efektif dalam membangun keterampilan praktis dan meningkatkan kesadaran kesehatan berbasis sumber daya lokal. Selain menghasilkan peningkatan signifikan dalam kompetensi peserta, pelatihan ini juga mendorong santri untuk menjadi agen perubahan di lingkungan mereka. Program ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai model pelatihan berbasis herbal di pesantren lain, sejalan dengan pencapaian SDG 3 dan SDG 6.

Training on Making Herbal Medicine for Santri: an Alternative Treatment for Diarrhea and Health Support at Pondok Pesantren Daru Muhyiddin NW

The herbal medicine training program at Pondok Pesantren Daru Muhyiddin NW aimed to enhance students’ skills in preparing herbal remedies as an alternative treatment for diarrhea and to support general health. This community service used a method consisting of initial observation, theory-and-practice-based training, and evaluation through questionnaires, interviews, and observation. Fifty students participated in this training. Results indicated an increase in knowledge from 40% to 88% and practical skills in concocting herbal medicine from 30% to 85%. Although herbal medicine is widely known in the community, there remains a clear gap in structured training among pesantren students. This training applied experiential learning and andragogical approaches effectively to develop hands-on skills and promote health awareness using local resources. Beyond significant improvement in participants’ competencies, the program also empowered students to become health agents in their communities. This initiative has strong potential to be replicated as a model for herbal-based training in other pesantren, contributing to the achievement of SDG 3 and SDG 6.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Eruaga, M., Itua, E., & Bature, J. (2024). Exploring herbal medicine regulation in nigeria: balancing traditional practices with modern standards. GSC Advanced Research and Reviews, 18(3), 083-090. https://doi.org/10.30574/gscarr.2024.18.3.0094

Farham, K., & Petro, M. (2023). Preventing diarrhea through water, sanitation, and hygiene. Global Health, 500, 2024.

Fatimawali, F. (2023). Penyuluhan dan pelatihan pembuatan jamu sehat pada kelompok umkm pkk lingkungan vii kelurahan malendeng manado. The Studies of Social Sciences, 5(1), 16-25. https://doi.org/10.35801/tsss.v5i1.49725

Fu, S., Sun, L., Chen, Y., Zhou, Q., Yuan, L., Li, Z., & Chen, Q. (2022). Effect of Traditional Chinese Medicine on Treating Antibiotic?Associated Diarrhea in Children: A Systematic Review and Meta?Analysis. Evidence?Based Complementary and Alternative Medicine, 2022(1), 6108772.

G., M. (2024). Role of traditional medicine in hypertension management in uganda: challenges and opportunities. RIJBAS, 4(3), 48-52. https://doi.org/10.59298/rijbas/2024/434852

Hesti Wulan S., A. A., Suprijono, A., Susanti, E., Rininingsih, U., & Adityasmara, D. (2019). Pelatihan Pembuatan Jamu Tradisional di KWT Mulya Sejahtera, RW 1, Plalangan, Gunungpati, Semarang. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (DiMas), 1(1), 1-6. https://doi.org/10.53359/dimas.v1i1.3

Hoikhokim, H. (2023). Ethnomedicinal plants used for controlling hypertension by the people of churachandpur district manipur. Annals of Ayurvedic Medicine, (0), 1. https://doi.org/10.5455/aam.91807

Hutasoit, D. P. (2020). Pengaruh sanitasi makanan dan kontaminasi bakteri Escherichia coli terhadap penyakit diare. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 12(2), 779-786.

JurnalPost. (2024). Gelar Pelatihan Pembuatan Jamu Tradisional, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Beri Edukasi ke Santri. Diakses dari https://jurnalpost.com/2024/06/gelar-pelatihan-pembuatan-jamu-tradisional-mahasiswa-kkn-uin-walisongo-beri-edukasi-ke-santri/

Kintoko, K., Ananda, A., Ridho, A., Makati, A., Yanti, A., Wahyuni, D., … & Isnaini, I. (2023). Herbal - synthetic drug interactions. Magna Medica Berkala Ilmiah Kedokteran Dan Kesehatan, 10(2), 211. https://doi.org/10.26714/magnamed.10.2.2023.211-220

Kristianto, H., Pramesona, B., Rosyad, Y., Andriani, L., Putri, T., & Rias, Y. (2022). The effects of beliefs, knowledge, and attitude on herbal medicine use during the covid-19 pandemic: a cross-sectional survey in indonesia. F1000research, 11, 483. https://doi.org/10.12688/f1000research.116496.2

Kurniawan, M., Rahmawati, D., Dari, I., Alamsyah, M., Robbani, L., & Harahap, R. (2022). Peningkatan kapasitas kwt sedyo rahayu melalui pelatihan pembuatan es krim jamu dan pengemasan produk. Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat. https://doi.org/10.18196/ppm.44.583

Kusumo, A., Wiyoga, F., Perdana, H., Khairunnisa, I., Suhandi, R., & Prastika, S. (2020). Jamu tradisional indonesia: tingkatkan imunitas tubuh secara alami selama pandemi. Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Services), 4(2), 465. https://doi.org/10.20473/jlm.v4i2.2020.465-471

MacKay, M., Ford, C., Grant, L., Papadopoulos, A., & McWhirter, J. (2024). Developing competencies in public health: a scoping review of the literature on developing competency frameworks and student and workforce development. Frontiers in Public Health, 12. https://doi.org/10.3389/fpubh.2024.1332412

Media Suara Indo. (2024). Belajar Membuat Jamu Rempah Instan di Pondok Pesantren Al-Fikri Rowosari Tembalang Kota Semarang. Retrieved from https://mediasuaraindo.com/2024/06/belajar-membuat-jamu-rempah-instan-di-pondok-pesantren-al-fikri-rowosari-tembalang-kota-semarang/3515/

NU Ponorogo. (2024). LKSA Al-Ikhlas Ponorogo Bekali Santri Cara Pembuatan Jamu Herbal. Diakses dari https://nuponorogo.or.id/2024/07/lksa-al-ikhlas-ponorogo-bekali-santri-cara-pembuatan-jamu-herbal/

Nuraliah, N. (2021). Herbal and traditional therapies for liver disease: a study with rural communities in indonesia. Annals of Hepato-Biliary-Pancreatic Surgery, 25(1), S227-S227. https://doi.org/10.14701/ahbps.ep-26

Nursanty, E., Rusmiatmoko, D., Destiawan, W., Husni, M., & Yuliati, Y. (2023). Kampung jamu: pilar peningkatan kemampuan bersaing kota semarang. Perigel Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia, 2(3), 38-47. https://doi.org/10.56444/perigel.v2i3.1050

Purnama, T. B., Tanjung, R. R. R., & Siregar, W. S. (2021). Prevalensi diare pada santri pondok pesantren di Kota Medan. Journal of Health Epidemiology and Communicable Diseases, 7(1), 10-14.

Puspitaningrum, I., Setiawati, M., Munisih, S., Kusmita, L., & Sofandi, A. (2021). Pembuatan jamu instan kunyit asem di kader remaja puskesmas bangun galih, tegal. dimas, 3(1), 120-124. https://doi.org/10.53359/dimas.v3i1.23

Raising, R., Ayuwardani, N., Hermawatiningsih, O., Hariningsih, Y., Maritha, V., & Indrasari, T. (2023). Pengelolaan hasil tanaman obat keluarga (toga) jamu instan jahe merah (zingiber officinale var. rubrum). Indra Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 6-9. https://doi.org/10.29303/indra.v4i1.176

Rani, K., Tandelilin, E., Jayani, N., Darmasetiawan, N., Sukweenadhi, J., Waluyo, P., … & Parfati, N. (2022). Pengembangan usaha cafe herbal di desa sentra kelor bogo. Poltekita Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 330-341. https://doi.org/10.33860/pjpm.v3i2.913

Ratna, A., Wibisono, T., Auliarahma, Z., Iftihurozza, H., Hasanah, Z., & Andyastanti, T. (2024). Perubahan tingkat pengetahuan dan sikap santri husada sebagai peer educator promosi kesehatan reproduksi. Comserva Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, 4(7), 2193-2202. https://doi.org/10.59141/comserva.v4i7.2608

Santoso, D. B., & Wijaya, A. (2024). Peningkatan kualitas sanitasi dan air bersih pada rintisan pondok pesantren perkotaan. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 5(3), 438-447.

Sepdanius, E., Afriani, R., & Komaini, A. (2018). Standarization of experiential learning facilitator in west sumatera. Jurnal Cakrawala Pendidikan. https://doi.org/10.21831/cp.v37i2.19745

Siregar, R. S., Tanjung, A. F., Siregar, A. F., Salsabila, S., Bangun, I. H., & Mulya, M. O. (2021, March). Studi literatur tentang pemanfaatan tanaman obat tradisional. In Scenario (Seminar of Social Sciences Engineering and Humaniora) (pp. 385-391).

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: PT Alfabet.

Suharti, B., Kartika, T., & Sugiyanta, S. (2021). Culture and social: herbal medicine as health communication to build urban community empowerment. Jurnal Studi Komunikasi (Indonesian Journal of Communications Studies), 5(1), 151. https://doi.org/10.25139/jsk.v5i1.3124

Suleman, M. (2024). Meningkatkan keterampilan komunikasi siswa melalui penerapan experiential learning. Ideguru Jurnal Karya Ilmiah Guru, 9(3), 1530-1538. https://doi.org/10.51169/ideguru.v9i3.1101

Sullaida, S. (2023). Mengembangkan potensi dan kreativitas desa berbasis edukasi melalui pelatihan pembuatan minuman sehat untuk meningkatkan imun tubuh di desa mon geudong kecamatan banda sakti kota lhokseumawe. j.pengabdian.Econ.soc, 2(2), 1-6. https://doi.org/10.29103/jpes.v2i2.13293

Ustjanauskas, A., Bredice, M., Nuhaily, S., Kath, L., & Wells, K. (2015). Training in patient navigation. Health Promotion Practice, 17(3), 373-381. https://doi.org/10.1177/1524839915616362

Vahlia, I., Puri, L., & Asih, T. (2022). Pelatihan pembuatan jamu herbal tanaman toga masa pandemi covid-19 pada kelompok dasawisma jeruk metro timur. Sinar Sang Surya Jurnal Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 10. https://doi.org/10.24127/sss.v6i1.1869

Zali, S. (2023). Studi literatur: integrasi andragogi dan pendidikan islam. Andragogi Jurnal Diklat Teknis Pendidikan Dan Keagamaan, 11(1), 45-56. https://doi.org/10.36052/andragogi.v11i1.313

Downloads

Published

2025-11-01

Issue

Section

Articles

How to Cite

Pahriah, P., Husnul Hatimah, Muhammad Fauzi Zulkarnaen, & Taufik Samsuri. (2025). Pelatihan Pembuatan Jamu Herbal untuk Santri: Alternatif Pengobatan Diare dan Pendukung Kesehatan di Pondok Pesantren Daru Muhyiddin NW. Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service), 7(4), 719-733. https://doi.org/10.36312/sasambo.v7i4.3111