Promosi PHBS dan Pemanfaatan Limbah Dapur sebagai Eco Enzyme di Pondok Pesantren Raudhatul Firdaus

Authors

  • Selviana Selviana Universitas Muhammadiyah Pontianak
  • Septra Pri Ramaja Universitas Muhammadiyah Pontianak

DOI:

https://doi.org/10.36312/sasambo.v7i4.3661

Keywords:

PHBS, Eco Enzyme, Sanitizer, PKM, Pondok Pesantren

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Raudhatul Firdaus, Sungai Ambawang, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan perilaku santri terhadap Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta keterampilan dalam mengolah limbah dapur menjadi eco enzyme sebagai bahan pembuatan sanitizer. Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) yang melibatkan 30 santri melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, praktik, dan pendampingan. Evaluasi dilakukan dengan uji t berpasangan dan Wilcoxon signed-rank test. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan sebesar 36,9% pada kegiatan PHBS dan 70% pada praktik eco enzyme, serta peningkatan sikap sebesar 9,3% dan 83,3%. Program ini berkontribusi terhadap SDGs 3 (Good Health and Well-being) dan SDGs 12 (Responsible Consumption and Production). Edukasi berbasis partisipatif terbukti efektif dalam membangun kesadaran dan keterampilan pengelolaan limbah di lingkungan pesantren menuju kehidupan sehat dan berkelanjutan.

Promotion of Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) and Utilization of Kitchen Waste as Eco-Enzymes at Raudhatul Firdaus Islamic Boarding School

 This Community Service Program (PKM) was conducted at Raudhatul Firdaus Islamic Boarding School, Sungai Ambawang, aiming to improve students’ knowledge and behavior regarding Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) and enhance their skills in processing kitchen waste into eco enzymes for sanitizer production. The method used was the Participatory Rural Appraisal (PRA) approach, involving 30 students through stages of socialization, training, practice, and mentoring. Evaluation was conducted using paired t-tests and Wilcoxon signed-rank tests. Results showed an increase in knowledge by 36.9% in PHBS activities and 70% in eco enzyme practice, as well as an improvement in attitude by 9.3% and 83.3%. The program contributes to SDGs 3 (Good Health and Well-being) and SDGs 12 (Responsible Consumption and Production). Participatory education proved effective in building awareness and skills in waste management within the boarding school environment, promoting healthy and sustainable living

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amananti, W., Riyanta, A. B., Tivani, I., & Susiyarti, S. (2024). Increasing knowledge and skills in processing orange peel waste into eco enzymes for senior high school students. Journal of Community Service and Empowerment, 5(2), 415–421. https://doi.org/10.22219/jcse.v5i2.32633

Ayun, Q., Risah, & Sari, A. K. (2021). Edukasi Pengolahan Sampah Kulit Buah Dengan Eco-ENZYME DI PONDOK PESANTREN Al HASSAN, BEKASI. 7(2), 208–212.

Fahmi, R. (2025). Pengertian Sikap dalam Psikologi Ruang Lingkup Sikap dalam Psikologi. Pengertian Sikap Dalam Psikologi, February. https://doi.org/10.13140/RG.2.2.19413.13284

Irene Felicia Sihite. (2024). Eco Enzyme dengan Kulit Buah dan Sayuran Beserta Manfaatnya untuk Kehidupan Manusia. IKRA-ITH Teknologi Jurnal Sains Dan Teknologi, 8(1), 48–53. https://doi.org/10.37817/ikraith-teknologi.v8i1.3242

Khofifah Kurnia Amalia, S. (2020). Kajian Tentang Pengelolaan Sampah di Indonesia. Kajian Tentang Pengelolaan Sampah Di Indonesia, 03(03), 1–9. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/swara-bhumi/article/view/35038

Kurniawan, R., & Hariaji, I. (2022). Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam Mengatasi Demam Berdarah Dengue (DBD) pada Siswa/i SDN 060807 di Kelurahan Pasar Merah Barat Kota Medan. Jurnal Implementa Husada, 3(3). https://doi.org/10.30596/jih.v3i3.11873

Manyullei, S., Handayani, S., Maipadiapati, A., Uais Syahputra, A., Ikram, M., Musdalifah, M., Imeldawaty, I., & Adzymi, I. (2024). Edukasi Pengolahan Sampah Organik Menggunakan Metode Tatakura dan Eco Enzyme Pada Siswa SD 186 Karangan Kabupten Enrekang. Abdi Wiralodra?: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 308–322. https://doi.org/10.31943/abdi.v6i2.176

Manyullei, S., Saleh, L. M., Arsyi, N. I., Azzima, A. P., & Fadhilah, N. (2022). Penyuluhan Pengelolaan Sampah dan PHBS di Sekolah Dasar 82 Barangmamase Kecamatan Galesong Selatan Kab. Takalar. Jurnal Altifani Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 169–175. https://doi.org/10.25008/altifani.v2i2.210

Ridwan, M., Syukri, A., & Badarussyamsi, B. (2021). Studi Analisis Tentang Makna Pengetahuan Dan Ilmu Pengetahuan Serta Jenis Dan Sumbernya. Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin, 4(1), 31. https://doi.org/10.52626/jg.v4i1.96

Yuhanna, W. L., Nurhikmawati, A. R., Pujiati, P., & Dewi, N. K. (2021). Pemberdayaan Masyarakat Desa Wakah Melalui Pemanfaatan Limbah Kulit Singkong (Manihot esculenta). Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(3), 411. https://doi.org/10.30651/aks.v5i3.4897

Yusdian, Y., Pertanian, F., & Bandung, U. B. (2023). Eco Enzim Dalam Mengatasi Sampah Rumah Tangga. Jurnal ABDIMAS Universitas Bale Bandung JABB, 01(1), 1–6.

Downloads

Published

2025-11-01

Issue

Section

Articles

How to Cite

Selviana, S., & Ramaja, S. P. (2025). Promosi PHBS dan Pemanfaatan Limbah Dapur sebagai Eco Enzyme di Pondok Pesantren Raudhatul Firdaus. Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service), 7(4), 774-783. https://doi.org/10.36312/sasambo.v7i4.3661