Inovasi Produk Sabun Batik Ramah Lingkungan dari Buah Lerak dan Eco Enzyme untuk UMKM Batik Sekar Ndaru, Mojokerto
DOI:
https://doi.org/10.36312/h14jeg67Keywords:
Lerak Fruit, Eco Enzyme, Batik Soap, MSMEs, Hand-drawn Batik ArtisansAbstract
Desa Gondang berada di Wilayah Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto. Desa Gondang terdapat beberapa pengrajin batik dimana para para pengrajin melalui kelompok Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan nama Batik Gondang Sekar Ndaru. Permasalahan yang dihadapi pengrajin UMKM meliputi keluhan dari pelanggan batik yang tidak bisa memelihara dan merawat kain batik, terutama dalam hal mencuci kain batik dengan benar. Selama ini pelanggan hanya mencuci kain batik dengan deterjen biasa tanpa menggunakan sabun khusus batik yang dapat merawat warna dan struktur dari kain batik. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keahlian pengrajin dalam berinovasi dalam membuat sabun yang dapat digunakan untuk mencuci kain batik yang mereka jual ke pelanggan batik dan memasarkan sabun buatan pengrajin. Hasil dari penjualan sabun 85 % meningkat baik secara signikan karena ketika menjual produk batik tulis pelanggan juga membeli sabun batik. Pendekatan yang digunakan pada program pengabdian ini adalah Participation Action Research (PAR) yang mana subjeknya adalah pelaku pengrajin batik tulis di Gondang Mojokerto. Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa dalam aspek pemahaman pengrajin dalam membuatan sabun batik yang dibuat dari bahan-bahan alami, cara mengemas produk sabun dan cara memasarkan secara offline dan online lewat media digital.
Eco-Friendly Batik Soap Product Innovation From Lerak Fruit and Eco Enzyme For Batik SMEs sekar Ndaru, Mojokerto
Gondang Village is located in the Gondang District of Mojokerto Regency. In Gondang Village, there are several batik artisans who operate through a Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) group called Batik Gondang Sekar Ndaru. The problems faced by the MSME artisans include complaints from batik customers who do not know how to maintain and care for batik fabrics, especially in terms of washing batik cloth properly. Until now, customers have only washed batik fabric with regular detergent without using special batik soap that can preserve the color and texture of the batik fabric. This community service activity aims to enhance the skills and expertise of the artisans in innovating by creating soap that can be used to wash the batik fabrics they sell to customers and to market the soap made by the artisans.The sales of soap increased by 85%, significantly, because when selling hand-painted batik products, customers also bought batik soap. The approach used in this community service program is Participatory Action Research (PAR), in which the subjects are the artisans of hand-drawn batik in Gondang, Mojokerto. The activities show that in terms of the artisans' understanding of making batik soap from natural ingredients, how to package soap products, and how to market them both offline and online through digital media.
Downloads
References
Darmaningrum, K. T. (2021). Upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir dengan pelaksanaan pemberdayaan masyarakat pesisir dan pantai (P2MPP). Islamic Management and Empowerment Journal, 3(2), 133–150. https://doi.org/10.18326/imej.v3i1.133-150.
Emalia, Z., Murwiati, A., Awaluddin, I., & Purwaningsih, V. T. (2024). Pengembangan smart tourism ekosistem mangrove Petengoran untuk memperkuat kemandirian masyarakat Desa Gebang Kabupaten Pesawaran. Begawi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 6–12. https://doi.org/10.23960/begawi.v2i1.32.
Fitriana, N. K. A., & Aprilliyani, R. (2025, April). Tagar #Kaburajadulu: Strategi meningkatkan resiliensi mental wirausahawan di tengah ketidakstabilan ekonomi Indonesia. In Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) (Vol. 4, pp. 1263–1269). https://doi.org/10.36441/snpk.vol4.2025.454.
Gondang District in Figures 2025 - BPS-Statistics Indonesia Mojokerto Regency.
Hawa,L.C.,Sultan,S.M.,& I’anna Urofig,I.(2020). Study Of Physical And Mechanical Properties Of Lerak (Sapindus Rarak) On Different Moisture Content. Jurnal Teknologi Pertanian, 21(1),19.
Natasha Ardinata, Rose Intan P.S, Anshar M.L, Camelia D.P.M, Samwilson.S, (2023),”Formulasi sediaan hand Soap Dari Buah Lerak (Sapindus rarak DC) Dengan Variasi NA-CMC’, Jurnal Ilmiah Pharmacy, Vol.10 No.2 ISSN p. 2406-8071 E.2615-8566.
Nurrosyidah, I. H., Putri, E. N., & Satria, B. A. (2023). Formulasi Deterjen Ramah Lingkungan Dengan Serbuk Simplisia Daun Waru (Hibiscus tilliaceus L.) dan Buah Lerak (Sapindus rarak DC.) Sebagai Surfaktan. Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia.
Novitarini, I Nyoman B.A.K, Alfarizi M.A, (2024),” Ekstrak Buah Lerak (Sapindus rarak) sebagai Sabun Antibakteri yang Ramah Lingkungan”, Jurnal Biotek p-ISSN: 2581-1827 (print), e-ISSN: 2354-9106 (online).
Oktavina K.P, Ernanin D.W, Noor A.S, Khalimatus Nur .E.A, (2025),”Kadar Agen Pembusa Alami dari Ekstrak Buah Lerak (Sapindus rarak) dengan Perbedaan Rasio Simplisia-Pelarut”, Jurnal Ilmiah Biosaintropis (Bioscience-Tropic) Vol.10, No, 2,57-62. ISSN : 2460-9455 e - 2338-2805 (p).
Ratna, Sulfiana, S., Arzad, M., Sangaji, R., Muna, M., Anwar, A., Kamaluddin, & Fahrizal, A. (2023). Pengembangan ekonomi wanita nelayan pesisir pantai Pulau Raam melalui pengolahan produk perikanan. Abdimas: Papua Journal of Community Service, 5(2), 28–34. https://doi.org/10.33506/pjcs.v5i2.2566.
Rusli, A. A., Tuanaya, W., & de Fretes, J. (2023). Kolaborasi multi-aktor dalam ekowisata mangrove: Transformasi sosial dan ekonomi berbasis komunitas di Desa Waiheru, Maluku. Populis: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 18(1), 1–15.
Sakdiah, K., Akbar, A., & Luthfiah, N. (2023). Pelatihan Pembuatan Sabun Cair Bagi UMKM di Desa Lama Baru Kabupaten Langkat. Fusion: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 1(2), 106-111.
Sandari T.E, Thesalonika. D, Gabrialla A.G, Salma.D.A, Salva.D.A, Felix.C.P, (2025).”Peningkatan Kualitas dan Daya Saing UMKM Soappahollic Melalui Kolaborasi Inovasi Produk Sabun Organik”. Sejahtera:Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri. ,Vol.4. No.1, e-ISSN: 2963-5446; p-ISSN: 2963-5020, Hal 01-10.
Sandari T.E, Ida Ayu N.K, Pramita S.S, Thesalonika.D, Felix C.P, (2025).“Meningkatkan Daya Saing UMKM Dengan Inovasi Pada Sabun Yang Ramah Lingkungan” Jurnal Pengabdian Masyatakat Besiru, Volume 2 No. 7, e-ISSN: 3031-9420, Hal 802-809.
Tati Handayani, Anggi A.R, Mira.R, Suharyati, Sufyati HS, Putri .A, Putri.R,(2024),”Pemanfatan Buah Lerah Menjadi Sabun Ramah Lingkungan Pada UMKM Jagakarsa” Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol.4 No.4, Hal. 56-65 ISSN: 21008-3407.
Tiffani Andika, Oktavina K.P (2018),”Perbandingan Kadar Saponin Ekstrak Lerak (Sapindus rarak) Hasil Maserasi dan Sokletasi Berdasarkan Analisa Spektrofotometri UV-Vis Comparison Of Saponin Content Of Lerak Extract (Sapindus rarak) Result Of Maceration and Soxhletation Based On Spectrophotometric UV-VIS Analysis, Akademi Farmasi Putra Indonesia Malang.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Tries Ellia Sandari, Pramita Strudiviany Soemadijo, Maria Yovita R Pandin, Thesalonika Djumaifin, Felix Chandra Pranoto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.