Edukasi Pembuatan Awetan Spesimen Sebagai Media Keanekaragaman Hayati Di Sanggar Bimbingan Wira Damai Malaysia

Authors

  • Pramita Laksitarahmi Isrianto Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
  • Marmi Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
  • Sunaryo Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
  • Dina Chamidah Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
  • Dwi Haryanta Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
  • Siti Ainuna Rohma Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.36312/92q5p279

Keywords:

Edukasi, Spesimen, Awetan, Keanekaragaman Hayati, Biologi

Abstract

Keanekaragaman hayati merupakan konsep fundamental dalam pembelajaran biologi, namun pada praktiknya masih sering disampaikan secara teoritis, khususnya di lingkungan pendidikan nonformal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa terhadap keanekaragaman hayati melalui edukasi pembuatan awetan spesimen tumbuhan dan hewan sebagai media pembelajaran. Kegiatan dilaksanakan pada 21 November 2025 di Sanggar Bimbingan Wira Damai, Batu Caves, Selangor, Malaysia, dengan melibatkan 20 siswa sebagai peserta. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif-edukatif yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan berupa sosialisasi, penyuluhan, pelatihan, dan demonstrasi pembuatan spesimen, serta tahap evaluasi. Teknik pengawetan yang digunakan memanfaatkan bioplastik sebagai bahan ramah lingkungan. Evaluasi dilakukan melalui angket dan observasi untuk mengukur antusiasme, kepuasan, dan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat kepuasan peserta sebesar 90%, peningkatan pemahaman keanekaragaman hayati sebesar 88%, serta ketertarikan tinggi terhadap penggunaan spesimen awetan sebagai media pembelajaran. Kegiatan ini efektif dalam meningkatkan keterampilan praktis, kesadaran lingkungan, dan pembelajaran biologi yang kontekstual.

Education on Preserved Specimen Preparation as a Biodiversity Learning Medium at Wira Damai Learning Center, Malaysi

Biodiversity is a fundamental concept in biology education; however, in non-formal educational settings it is often delivered in a predominantly theoretical manner. This community service program aimed to enhance students’ understanding and practical skills related to biodiversity through hands-on activities involving the preparation of preserved plant and animal specimens as learning media. The activity was conducted on November 21, 2025, at Wira Damai Learning Center, Batu Caves, Selangor, Malaysia, and involved 20 student participants. A participatory–educational approach was employed, consisting of planning, implementation through socialization, instruction, training, and specimen-making demonstrations, followed by an evaluation stage. Environmentally friendly bioplastic materials were introduced as an alternative preservation technique. Program evaluation was carried out using questionnaires and observations to assess participants’ satisfaction, enthusiasm, and conceptual understanding. The results indicated a high level of participant satisfaction (90%), an increase in biodiversity understanding (88%), and strong interest in the use of preserved specimens as instructional media. Overall, the program effectively improved students’ practical skills, environmental awareness, and contextual learning experiences in biology within a non-formal education setting.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adiwena, D. (2020). Pemanfaatan spesimen biologi dalam pembelajaran IPA. Jurnal Pendidikan Biologi, 18(2), 105-118.

Akbar, A., & Sulastri, M. (2019). Peningkatan keterampilan siswa dalam praktikum biologi melalui pengenalan spesimen. Jurnal Sains dan Teknologi, 12(4), 219-227.

Budianto, S. (2021). Inovasi media pembelajaran biologi di sekolah. Jurnal Pendidikan Alam, 3(1), 45-56.

Fitria, M. (2020). Teknik pengawetan spesimen untuk pembelajaran IPA. Jurnal Biologi, 25(3), 78-84.

Hariyanto, A., & Lestari, R. (2018). Keanekaragaman hayati dan pemanfaatannya dalam pendidikan. Jurnal Pendidikan Sains, 8(2), 65-74.

Kurniawati, D. (2020). Pemanfaatan bioplastik dalam pengawetan spesimen tumbuhan. Jurnal Lingkungan Hidup, 9(1), 98-104.

Setiawan, A. (2019). Keanekaragaman hayati sebagai sumber belajar. Jurnal Pendidikan Alam, 5(1), 33-44.

Wulandari, Y., & Hermawan, D. (2021). Pengembangan media pembelajaran biologi berbasis spesimen di sekolah. Jurnal Teknologi Pendidikan, 14(2), 111-120.

Pramudya, H., & Sari, N. (2020). Penerapan metode konservasi untuk mendukung pembelajaran keanekaragaman hayati. Jurnal Pendidikan Lingkungan, 7(1), 56-62.

Iskandar, M. (2022). Pengembangan spesimen biologi dalam pendidikan IPA berbasis lingkungan. Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains, 10(3), 200-210.

Ramadhan, A., & Wahyuni, S. (2020). Pendidikan lingkungan hidup berbasis konservasi untuk meningkatkan kesadaran pelestarian alam di sekolah. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 7(1), 89-98.

Sari, F., & Nugroho, E. (2021). Pengaruh penggunaan bioplastik dalam pengawetan spesimen terhadap keberlanjutan lingkungan. Jurnal Ilmu Lingkungan, 14(3), 122-130.

Yuliana, M., & Hidayat, T. (2020). Pengembangan model pembelajaran berbasis proyek untuk meningkatkan pemahaman biologi siswa. Jurnal Pendidikan Biologi, 20(4), 134-142.

Fadila, R., & Zainal, S. (2021). Implementasi metode konservasi dalam pendidikan biologi untuk meningkatkan pengetahuan keanekaragaman hayati. Jurnal Pendidikan Sains, 12(2), 101-110.

Mahmud, Z., & Lestari, D. (2021). Studi pengaruh konservasi berbasis bioplastik terhadap pengawetan spesimen biologi di sekolah. Jurnal Ilmu Alam, 10(2), 150-159.

Downloads

Published

2026-02-01

Issue

Section

Front Matter

How to Cite

Isrianto, P. L. ., Marmi, M., Sunaryo, S., Chamidah, D. ., Haryanta, D. ., & Rohma, S. A. . (2026). Edukasi Pembuatan Awetan Spesimen Sebagai Media Keanekaragaman Hayati Di Sanggar Bimbingan Wira Damai Malaysia. Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service), 8(1), 1-10. https://doi.org/10.36312/92q5p279