Pengaruh Kompetensi Profesional terhadap Kinerja Guru Pendidikan Jasmani dan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Menengah Atas
DOI:
https://doi.org/10.36312/dpe.v2i1.1367Keywords:
Professional competence, teacher performance, physical education, learning motivationAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi profesional terhadap kinerja guru pendidikan jasmani dan motivasi belajar siswa SMA Negeri 2 Labuapi, baik secara simultan maupun parsial. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Populasi terdiri dari guru pendidikan jasmani dan sampel sebanyak 40 siswa kelas X. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji validitas, reliabilitas, prasyarat (normalitas dan homogenitas), serta regresi linear sederhana. Hasil menunjukkan kompetensi profesional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru dengan nilai sig. t sebesar p(0,000) < (0,05) dan Thitung (4,341) > Ttabel (2,024). Namun, kompetensi profesional tidak berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar siswa dengan nilai sig. t sebesar (0,875) > (0,05) dan Thitung (0,158) < Ttabel (2,024). Kesimpulannya, kompetensi profesional meningkatkan kinerja guru tetapi tidak signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan berkelanjutan untuk meningkatkan penguasaan kompetensi guru.
The Influence of Professional Competence on the Performance of Physical Education Teachers and Learning Motivation of High School Students
Abstract
This study aims to analyze the influence of professional competence on physical education teacher performance and student learning motivation at SMA Negeri 2 Labuapi, both simultaneously and partially. The study used a quantitative associative method. The population comprised physical education teachers, with a sample of 40 Grade X students. Data were collected through observation, questionnaires, and documentation. Data analysis involved validity, reliability, prerequisite tests (normality and homogeneity), and simple linear regression. Results revealed that professional competence positively and significantly affects teacher performance, with a sig. t value of p(0.000) < (0.05) and Tcount (4.341) > Ttable (2.024). However, it does not significantly affect student motivation, with a sig. t value of (0.875) > (0.05) and Tcount (0.158) < Ttable (2.024). The study concludes that professional competence enhances teacher performance but does not significantly impact student motivation. Continuous professional development is recommended to strengthen teacher competencies.
References
Aduari, N. T., Nurlaela, & Sudarwadi, D. (2021). Pengaruh kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional terhadap kinerja guru di SMA Negeri 1 Manokwari. Cakrawala Management Business Journal, 4(1), 940–954. https://doi.org/10.30862/cm-bj.v4i2.164
Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktek. Rineka Cipta.
Asrori, F., Suriatno, A., & Sakti, N. W. P. (2022). Peningkatan hasil belajar lari sprint 30 meter melalui modifikasi permainan “Bentengan” di sekolah dasar. Discourse of Physical Education, 1(1), 26–40. https://doi.org/10.36312/dpe.v1i1.607
Dimyati. (2009). Urgensi penelitian tindakan kelas dalam konteks peningkatan profesionalitas guru penjas. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 6(2), 45–52.
Djamarah, S. B. (2000). Guru dan anak didik dalam interaksi edukatif. Rineka Cipta.
Fraenkel, J. R., & Wallen, N. E. (2009). How to design and evaluate research in education (7th ed.). McGraw-Hill Higher Education.
Gisev, N., Bell, J. S., & Chen, T. F. (2013). Interrater agreement and interrater reliability: Key concepts, approaches, and applications. Research in Social and Administrative Pharmacy, 9(3), 330–338. https://doi.org/10.1016/j.sapharm.2012.04.004
Hayatunnufus, Q., Kusuma, L. S. W., & Sucipto, E. (2022). Metode bermain di lingkungan pantai sebagai upaya meningkatkan kemampuan lompat tinggi siswa sekolah menengah pertama. Discourse of Physical Education, 1(1), 14–25. https://doi.org/10.36312/dpe.v1i1.606
Ihsan, H. (2015). Validitas isi alat ukur penelitian: Konsep dan panduan penilaiannya. PEDAGOGIA Jurnal Ilmu Pendidikan, 13(3), 173. https://doi.org/10.17509/pedagogia.v13i3.6004
Immah, F., Sukidin, S., & Kartini, T. (2020). Pengaruh kompetensi profesional guru terhadap kinerja guru di SMA Negeri 01 Kalisat tahun pelajaran 2018/2019. JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi Dan Ilmu Sosial, 14(1), 253–255. https://doi.org/10.19184/jpe.v14i1.12493
Irmansyah, J., Sakti, N. W. P., Syarifoeddin, E. W., Lubis, M. R., & Mujriah. (2020). Physical education, sports, and health in elementary schools: Description of problems, urgency, and understanding of teacher perspectives. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 16(2), 115–131. https://doi.org/10.21831/jpji.v16i2.31083
Jatmika, H. M., Hariono, A., Purwanto, J., & Setiawan, C. (2017). Analisis kebutuhan guru pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan pasca program guru pembelajar. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 13(1), 1–11. https://doi.org/10.21831/jpji.v13i1.21021
Jihad, D. A., Rindawan, R., & Prabowo, B. Y. (2022). Kesiapan guru pendidikan jasmani sekolah menengah pertama di Kabupaten Lombok Tengah dalam pembelajaran daring selama pandemi Covid-19. Discourse of Physical Education, 1(2), 112–124. https://doi.org/10.36312/dpe.v1i2.882
Khobir, K., Yusuf, M., & Alhusaini, A. (2019). Keterampilan guru dalam mengelola kelas untuk anak berkebutuhan khusus. Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, Dan Supervisi Pendidikan, 4(2), 194–201. https://doi.org/10.31851/jmksp.v4i2.2909
Kurniadi, A., Popoi, I., & Mahmud, M. (2020). Pengaruh kompetensi profesional guru terhadap motivasi belajar siswa. Jambura Economic Education Journal, 2(1), 1–11. https://doi.org/10.37479/jeej.v2i1.4425
Kusumawardani, D. A., & Rustiana, A. (2015). Pengaruh kompetensi pedagogik guru, kompetensi profesional guru dan lingkungan belajar siswa terhadap motivasi belajar siswa kelas XI Administrasi Perkantoran SMK Wijayakusuma Jatilawang. Economic Education Analysis Journal, 4(1), 58–69. http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/eeaj
Kusumawati, M. (2015). Penelitian pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan. Alfabeta.
Mahardika, I. M. S. (2018). Perencanaan dan inovasi pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan (PJOK). Prosiding Seminar Nasional IPTEK Olahraga (SENALOG), 1(1), 1–9.
Nurmasyitah, Suroto, & Indahwati, N. (2022). Peningkatan keterampilan guru pendidikan jasmani dalam menutup pembelajaran melalui tindakan pendampingan. Discourse of Physical Education, 1(1), 57–69. https://doi.org/10.36312/dpe.v1i1.606
Prabowo, E. M., Mintarto, E., & Nurkholis, N. (2022). Variasi dan kombinasi permainan gerak dasar atletik lompat dalam pembelajaran PJOK siswa sekolah dasar. Discourse of Physical Education, 1(1), 1–13. https://doi.org/10.36312/dpe.v1i1.604
Pratama, A. H., Nurtajudin, N., & Harvianto, Y. (2022). Kedisiplinan dan tanggungjawab siswa dalam pengaturan pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan di masa pandemi Covid-19. Discourse of Physical Education, 1(2), 84–96. https://doi.org/10.36312/dpe.v1i2.880
Retnawati, H. (2016). Analisis kuantitatif instrumen penelitian (Panduan peneliti, mahasiswa, dan psikometrian). Parama Publishing.
Rizki, M. Y., & Setiawan, I. (2016). Peningkatan keterampilan memberi umpan balik guru pendidikan jasmani dan kesehatan Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo. Jurnal Sportif, 2(1), 72–86. https://doi.org/10.29407/js_unpgri.v2i1.658
Sagala, H. S. (2013). Silabus sebagai landasan pelaksanaan dan pengembangan pembelajaran bagi guru yang profesional. Jurnal Tabularasa Pps Unimed, 5(1), 11–22.
Sakti, N. W. P., Yusuf, R., Suriatno, A., & Irmansyah, J. (2021). Scientific method in physical education learning: A cross-sectional study. Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Ilmu Pendidikan: E-Saintika, 5(3), 212–226. https://doi.org/10.36312/esaintika.v5i3.571
Sarwono, J. (2018). Metode penelitian kuantitatif dan kualitatif (2nd ed.). Suluh Media.
Seftiani, S., Sesrita, A., & Suherman, I. (2022). Pengaruh profesionalisme guru terhadap motivasi belajar siswa SD Negeri. SITTAH: Journal of Primary Education, 1(2), 125–138. https://doi.org/10.30762/sittah.v1i2.2486
Setiawan, C. (2015). Memaknai pelatihan pengembangan profesi guru (eksplorasi konseptual tentang pengembangan profesi yang berkelanjutan). Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 11(1), 6–12. https://doi.org/10.21831/jpji.v11i1.8165
Sharma, D., & Kibria, B. M. G. (2013). On some test statistics for testing homogeneity of variances: A comparative study. Journal of Statistical Computation and Simulation, 83(10), 1944–1963. https://doi.org/10.1080/00949655.2012.675336
Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suwandi, Indrawati, F. Y., & Yusup. (2020). Pengaruh kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi profesional, kompetensi sosial guru terhadap motivasi belajar siswa di SMPN 1 Karangampel Indramayu. Jurnal Manajemen, 15(1), 54–68.
Taber, K. S. (2018). The use of Cronbach’s Alpha when developing and reporting research instruments in science education. Research in Science Education, 48(6), 1273–1296. https://doi.org/10.1007/s11165-016-9602-2
Yap, B. W., & Sim, C. H. (2011). Comparisons of various types of normality tests. Journal of Statistical Computation and Simulation, 81(12), 2141–2155. https://doi.org/10.1080/00949655.2010.520163
Yusuf, B. B. (2017). Konsep dan indikator pembelajaran efektif. In Jurnal Kajian Pembelajaran dan Keilmuan (Vol. 1, Issue 2, pp. 13–20).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Sukria Sukria, Isyani Isyani, Joni Alpen

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

