Dampak Perubahan Iklim terhadap Ketahanan Pangan dan Adaptasinya oleh Masyarakat Pesisir

Authors

  • Asri Mulya Ashari Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.36312/ej.v4i2.1611

Keywords:

Iklim Global, Pesisir, Pulau Kabung, Adaptasi.

Abstract

Perubahan iklim global ditandai dengan naiknya volume permukaan air laut, intensitas curah hujan tinggi, dan gelombang/arus yang kuat. Hal ini berdampak pada kehidupan perekonomian di pesisir pulau Kabung. Luapan air laut yang sampai ke pemukiman tersebut menciutkan luar areal pertanian, sehingga produktivitas tanaman pangan akan makin menurun. Tingginya curah hujan dan arus gelombang yang kuat juga menyebabkan rutinitas bernelayan menjadi terganggu karena waktu untuk melaut sangat terbatas sehingga hasil tangkapan yang dapat dijual untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga nelayan juga mengalami penurunan yang drastis. Hal ini tentunya membutuhkan intervensi pemerintah dan seluruh pihak terkait, selain masyarakat pesisir Kabung melakukan adaptasi terhadap dampak perubahan iklim tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dampak perubahan iklim terhadap ketahan pangan dan adaptasi masyarakat terhadap dampak yang ditimbulkannya. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif, melalui observasi di lapangan dan wawancara dengan masyarakat setempat terutama yang terdampak oleh kondisi perubahan iklim tersebut menggunakan acuan/pedoman wawancara tidak terstruktur sehingga data yang diperoleh lebih mendalam (depth interview). Hasil penelitian menunjukkan perubahan iklim memberikan dampak buruk terhadap tingkat perekonomian masyarakat, disebabkan oleh karena kurangnya hasil tangkapan sehingga keluarga nelayan di pesisir  sangat sulit medorong tercapainya ketahanan pangan lokal.

The Impact of Climate Change on Food Security and Its Adaptation by Coastal Communities

Abstract

Global climate change is characterized by rising sea level volume, high rainfall intensity, and strong waves/currents. This has an impact on economic life on the coast of Kabung Island. The overflow of sea water that reaches settlements will shrink agricultural areas, so that the productivity of food crops will decrease further. High rainfall and strong wave currents also cause fishing routines to be disrupted because time to go to sea is very limited so that the catch that can be sold to meet the living needs of fishing families also experiences a drastic decline. This of course requires intervention from the government and all related parties, apart from the Kabung coastal community, to adapt to the impacts of climate change. The aim of this research is to examine the impact of climate change on food security and community adaptation to the impacts it causes. The research was carried out using a descriptive qualitative approach, through field observations and interviews with local communities, especially those affected by climate change conditions, using unstructured interview references/guidelines so that the data obtained was more in-depth (depth interviews). The results of the research show that climate change has a negative impact on the community's economic level, due to the lack of catches, making it very difficult for fishing families on the coast to achieve local food security.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Admaja, R.T., Pakiding, F., Silamba,I., & Matualage, M. (2022). Ketahanan dan Keragaman Pangan Masyarakat Pesisir di Provinsi Papua Barat Indonesia. Agritechnology, 5 (2), 89-107.

Badan Pusat Statistik. (2017). Indonesian Population Census 2016. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Burchi, F, & Pasquale De Muro. (2016). “From Food Availability to Nutritional Capabilities: Advancing Food Security Analysis. Food Policy 60 (April), 10–19.

Far Far, R. A., & Tuhumury, S. F. . (2022). Strategi Adaptasi Masyarakat Pesisir Terhadap Dampak Perubahan Iklim di Kepulauan Kei Besar Maluku Tenggara. Jurnal Akuatiklestari, 6(1), 53–61.

Helfinalisa, Witasari, Y., & Prasetyo, S. (2020). Adaptasi Masyarakat Nelayan Terhadap Kerentanan Fisik Pesisir Pulau Bintan. Journal of Fisheries and Marine Research Vol.4 No 3(2020) 428-435.

Novianti, K., Warsilah, H., & Wahyono, A. (2016). Climate Change and Food Security on Coastal Community.Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial,15(3):203-218.

Peng, W., & Berry. E.M. (2019). The Concept of Food Security. In Encyclopedia of Food Security and Sustainability. Elsevier, (2), 1–7.

Rachmawati, I.N. 2007. Pengumpulan Data Dalam Penelitian Kualitatif: Wawancara. Jurnal Keperawatan Indonesia, 11 (1), 35-40.

Satria, A. (2015). Pengantar Sosiologi Masyarakat Pesisir. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: PT Alfabet.

Sukardi, 2018, Metode Penelitian Pendidikan, Jakarta: Bumi Aksara.

Undang-undang tentang Pangan No 18 tahun 2012.

Downloads

Published

2023-12-16

Issue

Section

Articles

How to Cite

Ashari, A. M. (2023). Dampak Perubahan Iklim terhadap Ketahanan Pangan dan Adaptasinya oleh Masyarakat Pesisir. Empiricism Journal, 4(2), 426-431. https://doi.org/10.36312/ej.v4i2.1611