Pengaruh Model Siklus Belajar Hipotesis-Deduktif terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa SMA

Authors

  • Helmi Rahmawati Universitas Qamarul Huda Badaruddin
  • Moh. Supratman Universitas Qamarul Huda Badaruddin
  • Zema Yuliana Aulan Universitas Qamarul Huda Badaruddin

DOI:

https://doi.org/10.36312/ej.v2i2.599

Keywords:

siklus belajar, hipotesis-deduktif, hasil belajar, learning cycle, hypothetical-deductive, learning outcomes

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh model siklus belajar hipotesis-deduktif terhadap hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan pretest-posttest control group design. Sampel penelitian ini melibatkan 66 siswa di dua kelas pada Madrasah Aliyah Darul Mahmudien NW Lombok Tengah sebagai sampel. Kelompok eksperimen (29 siswa) dan kelompok control (37 siswa) dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Data hasil belajar siswa dianalisis sesara statistic menggunakan independent t-test dengan bantuan software IBM SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model siklus belajar hipotesis-deduktif berpengaruh signifikan (p < 0,05) terhadap hasil belajar matematika siswa. Temuan tersebut didukung hasil skor rata-rata kelompok eksperimen (mean= 81,0345) yang lebih tinggi dari kelompok control (mean= 76,9730) sehingga dapat disimpulkan bahwa model siklus belajar hipotesis-deduktif berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa.

The Effect of Hypothetical-Deductive Learning Cycle Model on Mathematics Learning Outcomes of High School Students

Abstract

This study aims to describe the effect of the hypothetical-deductive learning cycle model on students' mathematics learning outcomes. This research is a quasi-experimental research with pretest-posttest control group design. The sample of this study involved 66 students in two classes at Madrasah Aliyah Darul Mahmudien NW Central Lombok as a sample. The experimental group (29 students) and the control group (37 students) were selected using cluster random sampling technique. Data on student learning outcomes were analyzed statistically using an independent t-test with the help of IBM SPSS version 23 software. The results showed that the hypothesis-deductive learning cycle model had a significant effect (p < 0.05) on students' mathematics learning outcomes. This finding is supported by the average score of the experimental group (mean = 81.0345) which is higher than the control group (mean = 76.9730) so it can be concluded that the hypothetical-deductive learning cycle model has a significant effect on students' mathematics learning outcomes.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Dahar, R. W. (2003). Teori-teori belajar. Gelora Aksara Prima.

Dewi, R., Supriyanti, F. M. T., & Dwiyanti, G. (2016). Analisis penguasaan konsep larutan elektrolit-nonelektrolit siswa menggunakan siklus belajar hipotesis deduktif. EduChemia (Jurnal Kimia dan Pendidikan), 1(2), 98–109. https://doi.org/10.30870/educhemia.v1i2.764

Fraenkel, J. R., Wallen, N. E., & Hyun, H. H. (2012). How to design and evaluate research in education (8th ed). McGraw-Hill Humanities/Social Sciences/Languages.

Gunasih, N. L. M. A. (2011). Pengaruh penerapan model pembelajaran siklus belajar hipotesis - deduktif dengan seting 5 e (engagement-eksplorasi-ekslpanasi-elaborasi-evaluasi) terhadap keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar fisika siswa (studi eksperimen di sma negeri 7 denp. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran IPA Indonesia, 1(2), Article 2. https://ejournal-pasca.undiksha.ac.id/index.php/jurnal_ipa/article/view/246

Haerunnissa, N., Solfarina, S., & Langitasari, I. (2019). Pengaruh Siklus Belajar Hipotesis Deduktif pada Konsep Reaksi Redoks Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis. Jurnal Profesi Keguruan, 5(1), 31–37. https://doi.org/10.15294/jpk.v5i1.17783

Kemendikbud. (2013). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2013. Kemendikbud. https://akhmadsudrajat.files.wordpress.com/2013/06/01-b-salinan-lampiran-permendikbud-no-54-tahun-2013-ttg-skl.pdf

Kuswanti, Y., Setiawani, S., & Lestari, N. D. S. (2017). Analisis Soal Dalam Buku Siswa Matematika Kurikulum 2013 Untuk Sekolah Menengah Pertama Kelas VII Berdasarkan Dimensi Kognitif Trends International Mathematics and Science Study (TIMSS). Jurnal Edukasi, 4(3), 25. https://doi.org/10.19184/jukasi.v4i3.6156 DOI: https://doi.org/10.19184/jukasi.v4i3.6156

Lawson, A. E., & Karplus, R. (2002). The Learning Cycle. Dalam R. G. Fuller (Ed.), A Love of Discovery (hlm. 51–76). Springer Netherlands. https://doi.org/10.1007/978-94-007-0876-1_4 DOI: https://doi.org/10.1007/978-94-007-0876-1_4

Martin, M. O., Mullis, I. V. S., Foy, P., Stanco, G. M., International Association for the Evaluation of Educational Achievement, & Trends in International Mathematics and Science Study (Ed.). (2012). TIMSS 2011 international results in science. IEA, TIMSS & PIRLS, International Study Center, Lynch School of Education, Boston College.

Muhali, M., & Asy’ari, M. (2021). Penerapan Pendekatan STML dengan Strategi Siklus Belajar Empiris-Induktif untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Literasi Sains-Teknologi Siswa. Empiricism Journal, 2(1), 1–9. https://doi.org/10.36312/ej.v2i1.473

Muslimin, M., Yoga, W., & Darmadi, W. (2019). Pengaruh Model Siklus Belajar Hipotetikal Deduktif terhadap Keterampilan Generik Sains Siswa Kelas X di SMA Negeri 1 Balaesang pada Mata Pelajaran Fisika. JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online), 6(3), 40–44. DOI: https://doi.org/10.22487/j25805924.2018.v6.i3.12669

Nur, M. (2011). Modul Keterampilan-keterampilan Proses dan Hakikat Sains. PSMS Unesa.

Piaget, J. (1967). Six Psychological Studies. Random House.

Prastyo, H. (2020). Kemampuan Matematika Siswa Indonesia Berdasarkan TIMSS. Jurnal Padegogik, 3(2), 111–117. https://doi.org/10.35974/jpd.v3i2.2367 DOI: https://doi.org/10.35974/jpd.v3i1.2230

Ramadoan, N., & Sulisworo, D. (2018). Strategi berpikir hipotetikal deduktif dalam pengembangan keterampilan berpikir kritis pada pembelajaran fisika. Quantum: Seminar Nasional Fisika, Dan Pendidikan Fisika, 0, 351–357. DOI: https://doi.org/10.20961/prosidingsnfa.v3i0.28548

Salamah, D. P. (2020). Analisis kesalahan berdasarkan newman error analysis terhadap materi peluang kejadian majemuk ditinjau dari gender dan self confidence pada siswa kelas xii smk di Bandung Barat. JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif), 3(4), 273–284. https://doi.org/10.22460/jpmi.v3i4.p%p

Saputra, H. N. (2019). Analisis respon guru dan siswa terhadap penerapan model siklus belajar hipotesis deduktif dalam pembelajaran kimia. PEDAGOGIK: Jurnal Pendidikan, 6(2), 278–299. https://doi.org/10.33650/pjp.v6i2.729

Sari, N. R., Hidayat, W., & Yuliani, A. (2019). Analisis Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas X SMA Pada Materi SPLTV Ditinjau Dari Self-Efficacy. UNION: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 7(1), 93–104. https://doi.org/10.30738/union.v7i1.3776 DOI: https://doi.org/10.30738/union.v7i1.3776

Sriyanto. (2007). Startegi Sukses Menguasai Matematika. Indonesia Cerdas.

Sutama, S., Janah, N. N., & Novitasari, M. (2018). Faktor Stratejik Hasil Belajar Matematika Siswa di Sekolah Menegah Pertama. Jurnal VARIDIKA, 29(2), 176–184. https://doi.org/10.23917/varidika.v29i2.5633 DOI: https://doi.org/10.23917/varidika.v29i2.5633

Vygotsky, L. S. (1981). Mind in society: The development of higher psychological processes (Nachdr.). Harvard Univ. Press. DOI: https://doi.org/10.2307/j.ctvjf9vz4

Wasonowati, R. R. T., Redjeki, T., & Ariani, S. R. D. (2014). Penerapan model problem based learning (pbl) pada pembelajaran hukum - hukum dasar kimia ditinjau dari aktivitas dan hasil belajar siswa kelas x ipa sma negeri 2 Surakarta tahun pelajaran 2013/2014. Jurnal Pendidikan Kimia, 3(3), 66–75.

Downloads

Published

2021-12-30

How to Cite

Rahmawati, H., Supratman, M., & Aulan, Z. Y. (2021). Pengaruh Model Siklus Belajar Hipotesis-Deduktif terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa SMA. Empiricism Journal, 2(2), 85–94. https://doi.org/10.36312/ej.v2i2.599

Issue

Section

Articles