Aksiologi Fenomena Pertanian Berkelanjutan untuk Tanaman Pangan Pokok Padi di Kabupaten Lombok Tengah

Authors

  • Candra Ayu Universitas Mataram
  • Muhammad Sarjan Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.36312/ej.v6i1.2423

Keywords:

Fenomena Pertanian, Pertanian Berkelanjutan, Pendekatan Aksiologi

Abstract

Sektor pertanian di Indonesia berperan strategis dalam perekonomian nasional karena penyerap tenaga kerja terbanyak, penyedia bahan pangan dan  sumber devisa negara. Pengembangan pertanian berkelanjutan terutama untuk tanaman pangan pokok padi sangat diperlukan karena kebutuhan semakin meningkat dengan meningkatnya jumlah penduduk sedangkan ketersediaan sumberdaya lahan terbatas. Tantangan terbesarnya adalah mempertahankan keberlanjutan untuk mewujudkan kedaulatan pangan pokok padi dan kesejahteraan petani. Artikel ini bertujuan menganalisis aksiologi  dari fenomena pertanian berkelanjutan untuk tanaman pangan pokok (padi) di sentra produksi beras terbesar di Propinsi NTB, yakni di Kabupaten Lombok Tengah.  Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dan pengumpulan data dengan studi literatur, dengan fokus data sekunder dan publikasi hasil penelitian di sentra produksi beras Kabupaten Lombok Tengah. Hasil kajian aksiologi dari pembangunan pertanian berkelanjutan untuk tanaman pangan di  Kabupaten Lombok  Tengah adalah:  sebagai sumber matapencaharian utama keluarga petani, menciptakan lapangan kerja, menjamin pengadaan pangan pokok keluarga petani, penyedia pangan daerah, penyumbang PDB terbesar ke tiga. Nilai kemanfaatan dapat ditingkatkan berkelanjutannya melalui pengembangan pertanian terpadu, diversifikasi pertanian dalam arti luas/pertanian campuran, penguatan modal sosial, peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani.

Axiology of Sustainable Agricultural Phenomenon for Rice Staple Food Crop in Central Lombok District

Abstract

The agricultural sector in Indonesia plays a strategic role in the national economy because it absorbs the largest workforce, provides food and is a source of foreign exchange. The development of sustainable agriculture, especially for staple food crops, rice, is very necessary because the need is increasing with the increasing population while the availability of land resources is limited. The biggest challenge is maintaining sustainability to realize staple food sovereignty of rice and farmer welfare. This article aims to analyze the axiology of the phenomenon of sustainable agriculture for staple food crops (rice) in the largest rice production center in NTB Province, namely in Central Lombok Regency. This research is a descriptive study and data collection with literature studies, focusing on secondary data and publication of research results in the rice production center of Central Lombok Regency. The results of the axiological study of sustainable agricultural development for food crops in Central Lombok Regency are: as the main source of livelihood for farming families, creating jobs, ensuring the provision of staple food for farming families, providing regional food, the third largest contributor to GDP. The value of benefits can be increased sustainably through the development of integrated agriculture, diversification of agriculture in a broad sense/mixed farming, strengthening social capital, increasing farmer knowledge and skills.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Achmad, D. S., Nurdin, M. S., Yasin, I. A., Indrianti, M. A., Mokoginta, M. M., Fahrullah, F., Suparwata, D. O., Gobel, Y. A., Djibran, M. M., & Mokoolang, S. 2021. A preliminary study on the size structure and sex ratio of orange-spotted grouper (Epinephelus coioides Hamilton, 1822) harvested from Kwandang Bay, Sulawesi Sea, Indonesia. Aceh Journal of Animal Science, 6(2),h. 34–38.

Adib, M. 2010. Filsafat Ilmu: Ontologi, Epistemologi, Aksiiologi dan Logika Ilmu Pengetahuan. Penerbit Pustaka Pelajar. Yogyakarta. 280 h.

Ayu C., dan Wuryantoro. 2023. Perkembangan Kemampuan Berswasembada Pangan Kabupaten Lombok Tengah. Dalam Agroteksos. Vol.33 No. 2, Agustus 2023. p.690-703. https://agroteksos.unram.ac.id/index.php/

Ayu, C., Wuryantoro Mundiyah, I. 2022. Evaluasi Model Akselerasi Swasembada Kedelai di Lahan Kering Lombok Tengah. Jurnal Media Agribisnis. Vol.6 Nomor 1, Mei 2022. https://www.jurnal.umbuton.ac.id/index.php/Agribisnis/article

Ayu, C.,Wuryantoro dan Sari, N.M.W. 2024. Kinerja Ekonomi Usahatani Tanaman Pangan dan Kontribusinya terhadap Kesejahteraan Petani di Desa Sekitar Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah. Dalam IPB: Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia (JIPI), Oktober 2024. Vol. 29 (4): 633 – 641. https://journal.ipb.ac.id/index.php/JIPI/article/

Azizah, TN. 2009. Menilik Kebijakan Pembangunan Indonesia. Jurnal Borneo Admintrator. http://www.samarinda.lan.go.id

Bakhtiar, A. 2006. Filsafat Ilmu. Edisi Revisi. PT Radja Grafindo Persada. Jakarta.238 h.

Food and Agriculture Organization of the United Nations. 2015. FAO and 17 Sustainable Goals. https://www.fao.org/about/strategy-programme-budget/strategis-framework/

Food and Agriculture Organization of the United Nations. 2022. State of Food Security and Nutrition in the World 2022. https://openknowledge.fao.org/server/api/core /bitstreams/1c38676f-f5f7-47cf-81b3 f4c9794eba8a/content

Hidayat, M.E dan Supriharjo, R. (2014). Identifikasi Sub Sektor Unggulan Kecamatan di Kabupaten Lombok Tengah. Dalam Jurnal Teknik POMITS vol.3 Nomor 1, 2014. ITS. https://ejurnal.its.ac.id/index.php/teknik/article/view/5746

Kardinan, A. 2016. Sistem Pertanian Organik Falsafah Prinsip Inpeksi. Malang: Intimedia. 1116 h.

Kementerian Pertanian RI. 2023. Statistik Konsumsi Pangan Tahun 2023. Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian, Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian. Jakarta. 130 h.

Lagiman. 2020. Pertanian Berkelanjutan: Untuk Kedaulatan Pangan dan Kesejahteraan Petani. Dalam Prosiding Seminar Nasional – Fakultas Pertanian UPN “Veteran” Yogyakarta.

Mitchell, B., Setiawan, B dan Rahmi, D.H. 2000. Pengelolaan Sumberdaya dan Lingkungan. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta. 498 h.

Mucharam, I., Rustiadi, E., Fauzi, A., dan Harianto. 2022. Signifikansi Pengembangan Indikator Pertanian Berkelanjutan Untuk Mengevaluasi Kinerja Pembangunan Pertanian Indonesia. Dalam Jurnal: Risalah Kebijakan Pertanian dan Lingkungan, Vol. 9 No. 2 Agustus 2022; 61 – 81.

Prayoga, K., Nurfadillah, S., Saragih, M., dan A.M. Riezky, 2019. Menakar Perubahan Sosio-Kultural Masyarakat Tani Akibat Miskonsepsi Modernisasi Pembangunan Pertanian. SOCA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian. DOI:10.24843/SOCA.2019.v13.i01.p08

Ray, R., Mukherjee, A., Singh, D.K., Shubha, K., dan Kumar, U. 2020. Mixed Farming: A Viable Option for Sustainable Agriculture. Food and Scientific Reports. Volume 1, Issue 6, Juni 2020. ISSSN 2584-5437. Page75-78. http://foodandscientificreports.com

Susanto, A. 2015. Filsafat Ilmu: Suatu Kajian dalam Dimensi Ontologis, Epistemologis dan Aksiologis. Penerbit Bumi Aksara. Jakarta. 206 h

Toansiba, M., Katmo, E. T. R., Krisnawati, K., & Wambrauw, Y. L. D. (2021). Pengelolaan Tanah dalam Pengetahuan Lokal dan Praktik Pertanian Berkelanjutan pada Masyarakat Arfak, Papua Barat. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 26(3), 370–378.

Untari, D. W. 2007. Implementasi prinsip-prinsip pertanian berkelanjutan oleh petani di Kabupaten Kulon Progo. Universitas Gadjah Mada. http://jurnal.polbangtanyoma.ac.id/index.php/jiip/article/view/316

Zainuri, M. (2019). Sektor Unggulan Kabupaten Lombok Tengah. Jurnal Litbang Sukowati, Vol. 4, No. 2, Mei 2021. https://journal.sragenkab.go.id

Downloads

Published

2025-03-31

Issue

Section

Articles

How to Cite

Ayu, C., & Sarjan, M. (2025). Aksiologi Fenomena Pertanian Berkelanjutan untuk Tanaman Pangan Pokok Padi di Kabupaten Lombok Tengah. Empiricism Journal, 6(1), 128-136. https://doi.org/10.36312/ej.v6i1.2423