Analisis Nilai Tukar Nelayan Kecil di Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara

Authors

  • Isna Masruratun Nisa Universitas Mataram
  • Candra Ayu Universitas Mataram
  • Syarif Husni Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.36312/ej.v6i1.2632

Keywords:

Kawasan Pesisir, Nilai Tukar, Rumah Tangga Nelayan

Abstract

Kecamatan Tanjung merupakan salah satu kawasan pesisir yang terletak di Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Selain potensi wisata, potensi sumberdaya pesisir dan laut Kecamatan Tanjung terutama sektor perikanan juga sangat besar. Mayoritas mata pencaharian masyarakat sekitar pesisir di Kecamatan Tanjung adalah nelayan yang bergantung pada sumberdaya perikanan karena kondisi geografisnya yang merupakan wilayah pesisir. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara dengan tujuan untuk menganalisis: besar pendapatan dan pengeluaran serta tingkat kesejahteraan nelayan berdasarkan indikator Nilai Tukar Nelayan (NTN). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan unit analisis rumah tangga nelayan di Kecamatan Tanjung. Penelitian dilakukan di Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara dengan metode purposive sampling yaitu lokasi dipilih secara sengaja. Penentuan jumlah responden dengan rumus slovin dan diperoleh sebanyak 38 rumah tangga nelayan. Jenis data pada penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif dengan sumber data adalah data primer dan sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik survei. Hasil penelitian menunjukkan (1) Rata-rata pendapatan rumah tangga nelayan kecil dari usaha perikanan tangkap sebesar Rp. 35.948.643/tahun. (2) Rata-rata total pendapatan rumah tangga nelayan kecil sebesar Rp. 45.732.613/tahun. (3) Rata-rata pengeluaran rumah tangga nelayan kecil sebesar Rp. 43.228.974/tahun. (4) Berdasarkan hasil penelitian rata-rata dari Nilai Tukar Nelayan (NTN) rumah tangga nelayan kecil di Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara berada pada tingkat sejahtera (NTN > 1), artinya rumah tangga nelayan mampu memenuh kebutuhan primer dan sekundernya.

Analysis of the Exchange Rate of Small Fishermen in Tanjung District North Lombok Regency
Abstract
Tanjung District is a coastal area located in North Lombok Regency, West Nusa Tenggara. Apart from tourism potential, the potential for coastal and marine resources in Tanjung District, especially the fisheries sector, is also very large. The majority of people living around the coast in Tanjung District are fishermen who depend on fisheries resources because of the geographical condition of the coastal area. This research was conducted in Tanjung District, North Lombok Regency with the aim of analyzing: the amount of income and expenditure as well as the welfare level of fishermen based on the Fisherman's Exchange Rate (NTN) indicator. This research uses a descriptive method with the analysis unit of fishing households in Tanjung District. The research was conducted in Tanjung District, North Lombok Regency using a purposive sampling method, namely the location was chosen deliberately. Determining the number of respondents using the Slovin formula resulted in 38 fishing households. The types of data in this research are qualitative and quantitative data with data sources being primary and secondary data. Data collection was carried out using survey techniques. The research results show (1) The average household income of small fishermen from capture fisheries is IDR. 35,948,643/year. (2) The average total household income of small fishermen is IDR. 45,732,613/year. (3) The average household expenditure of small fishermen is IDR. 43,228,974/year. (4) Based on research results, the average Fisherman's Exchange Rate (NTN) of small fishing households in Tanjung District, North Lombok Regency is at the prosperous level (NTN > 1), meaning that fishing households are able to fulfill their primary and secondary needs.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andriani IW., Nuraini, I. (2021). Analisis Tingkat Kesejahteraan Buruh Nelayan Di Kecamatan Bantur Kabupaten Malang. Jurnal Ilmu Ekonomi (JIE), 5(2): 202-216. https://doi.org/10.22219/jie.v5i2.13773

Badan Pusat Statistik. Kabupaten Lombok Utara. (2024). Hasil Pencacahan Lengkap Sensus Pertanian. (2023). Usaha Pertanian Perorangan (UTP) Perikanan.

Badan Pusat Statistik. (2021). Statistik sumber daya laut dan pesisir 2021 : Perikanan berkelanjutan. BPS Indonesia: Jakarta

Burhanuddin I. A. (2019). Biologi Kelautan. Lily Publisher, Edisi I : Yogyakarta

Cahaya, A. (2015). Fishermen Community in the Coastal Area: A Note from Indonesian Poor Family. Procedia Economics and Finance, 26(15), 29–33. https://doi.org/10.1016/s2212-5671(15)00801-1

Fitriani, I. A. S. (2021). Estimasi Pendapatan Dan Tingkat Kerentanan Penghidupan Nelayan Dalam Menghadapi Variabilitas Musim Di Kabupaten Lumajang. J. Sosek KP Vol. 16 No. 2 Desember 2021, 193-206.

Juliana. (2018). Analisis Tingkat Kesejahteraan Masyarakat Nelayan (Studi Kasus : Kelurahan Bagan Deli Seberang, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan). [Skripsi]. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Medan.

Lein AR., Setiawina N. D. (2018). Factors Affecting the Fishermen Household Income and Welfare. International Research Journal of Management, IT, and Social Sciences, 5(4): 80–90. https://doi.org/10.21744/irjmis.v5n4.266

Lukum, R., Hafid, R., Mahmud, M. (2023). Pengaruh Perubahan Musim Terhadap Pendapatan Nelayan.

Muflikhati I., Sumarwan U., Fahrudin A., Puspitawati H. (2010). Kondisi Sosial Ekonom dan Tingkat Kesejahteraan Keluarga: Kasus di Wilayah Pesisir Jawa Barat. Jur. Ilm. Kel. & Kons, 3(1): 1–10. https://doi.org/10.24156/jikk.2010.3.1.1

Nasir, M. (2014). Metode Penelitian. Bogor : Ghalia Indonesia.

Nicholson, W. 2001. Teori Ekonomi Mikro. Jakarta. PT. Raja Grafindo PersadaNisantoro WD. 2016. Analisis Pendapatan Pedagang Mikro Makanan dan Minuman di Sekitar Mall Dinoyo City. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 14(1): 19–25. https://doi.org/10.22219/jep.v14i1.3841

Latief N., Baruwadi, M.H., Rauf, A. (2021). Analisis Pendapatan Rumah Tangga Nelayan Di Desa Bintalahe Kecamatan Kabila Bone.

Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Nomor 5 / PERMEN -KP/ (2020). Tentang Usaha Perikanan Tangkap.

Putri, M.G., Rosyadi, M.A., Rahmawati. R. (2022). Strategi Adaptasi Nelayan Menghadapi Perubahan Iklim Masa Pandemi (Studi Kasus Nelayan Desa Tanjung, Lombok Utara).

Rachmat, M. (2013). Nilai Tukar Petani : Konsep, Pengukuran, dan Relevansinya Sebagai Indikator Kesejahteraan Petani. Jurnal Agro Ekonomi, 31 : 111 – 122.

Ranuatmajaya. (2008). Nelayan dan Laut. Bandung : PT. Putra Setia.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : CV. Alfabeta.

Widjajanti, W. W., Antariksa, A., Leksono, A. ., & Subadyo, A. T. (2019). Cultural Study of Fisherman Community in The Settlement, Brondong, Lamongan, East Java. International Seminar of Research Month Science and Technology for People Empowerment, 2018(2018), 276–285. https://doi.org/10.11594/nstp.2019.0238

Wijaya, R. A. (2015). Dinamika Nilai Tukar Nelayan Perikanan Tuna di Kota Bitung.

Downloads

Published

2025-03-31

Issue

Section

Articles

How to Cite

Nisa, I. M., Ayu, C., & Husni, S. (2025). Analisis Nilai Tukar Nelayan Kecil di Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara. Empiricism Journal, 6(1), 91-101. https://doi.org/10.36312/ej.v6i1.2632