Sifat Fisis dan Mekanis Kayu Jati (Tectona grandis L.F) Berdasarkan Posisi pada Batang

Authors

  • LL Suhirsan Masrilurrahman Universitas Pendidikan Mandalika
  • Muhammad Sadir Universitas Pendidikan Mandalika
  • Muhammad Alfiansyah Universitas Pendidikan Mandalika

DOI:

https://doi.org/10.36312/ej.v6i2.2714

Keywords:

Kayu Jati, Sifat Fisis dan Mekanis, Posisi Kayu, Batang

Abstract

Kayu jati merupakan hasil hutan kayu yang dimanfaatkan sebagai bahan bangunan maupun furniture. Batang kayu jati memiliki bagian yang berbeda-beda, yaitu bagian pangkal, tengah, dan ujung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat fisis dan mekanis kayu jati berdasarkan posisi batang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan 3 kali ulangan. Data dianalisis menggunakan analisis varians atau analisis sidik ragam (ANOVA) dengan ? = 5% dengan uji lanjut Duncan. Hasil analisis menunjukan bahwa nilai rata-rata sifat fisis kayu jati berdasarkan posisi pada batang yg berasal dari Desa Kore memiliki nilai kadar air pada bagian pangkal sebesar 8,20%, bagian tengah sebesar 8,24%, bagian ujung sebesar 8,70%. Nilai kerapatan kayu jati pada bagian pangkal sebesar 0,77 g/cm3, bagian tengah sebesar 0,72 g/cm3, bagian ujung sebesar 0,70 g/cm3. Adapun nilai rata-rata sifat mekanis kayu jati memiliki nilai Modulus of Elasticity (MOE) pada bagian pangkal sebesar 24,06 MPa, bagian tengah sebesar 22,40 MPa, bagian ujung sebesar 21,04 MPa. Nilai Modulus of Rupture (MOR) pada bagian pangkal sebesar 84,07 MPa, bagian tengah sebesar 80,51 MPa, bagian ujung sebesar 79,03 MPa. Hasil Anova menunjukan bahwa sifat fisis dan mekanis kayu jati yang berasal dari Desa Kore tidak memiliki pengaruh yang signifikan antara bagian pangkal, tengah dan ujung batang kayu jati.

Physical and Mechanical Properties of Teak Wood (Tectona grandis L. F) Based on Position on the Trunk

Abstract

Teak wood is a forest product that is used as a building material or furniture. Teak wood trunks have different parts, namely the base, middle, and tip. The purpose of this study was to determine the physical and mechanical properties of teak wood based on the position of the trunk. The research method used is an experimental method using a non-factorial Completely Randomized Design (CRD) with 3 replications. Data were analyzed using analysis of variance or analysis of variance (ANOVA) with ? = 5% with Duncan's further test. The results of the analysis showed that the average value of the physical properties of teak wood based on the position of the trunk originating from Kore Village had a water content value at the base of 8.20%, the middle of 8.24%, and the tip of 8.70%. The density value of teak wood at the base was 0.77 g / cm3, the middle of 0.72 g / cm3, and the tip of 0.70 g / cm3. The average value of the mechanical properties of teak wood has a Modulus of Elasticity (MOE) value at the base of 24.06 MPa, the middle of 22.40 MPa, the tip of 21.04 MPa. The Modulus of Rupture (MOR) value at the base is 84.07 MPa, the middle of 80.51 MPa, the tip of 79.03 MPa. The results of Anova show that the physical and mechanical properties of teak wood from Kore Village do not have a significant influence between the base, middle and tip of the teak tree trunk.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arsad, E. (2011). Sifat Fisik Dan Kekuatan Mekanik Kayu Akasia Mangium (Acacia mangium Willd) Dari Hutan Tanaman Industri Kalimantan Selatan. Jurnal Riset Industri Hasil Hutan, 3(1), 20-23. http://dx.doi.org/10.24111/jrihh.v3i1.1184.

Aswad N H dan Sultan M A. 2021. Sifat Fisis dan Mekanis Kayu jati putih asal sultra. Stabilita: jurnal ilmiah teknik sipil. 9(2): 73-80. http://dx.doi.org/10.55679/jts.v9i2.

Dewi, N. P. E. L., Pratama, I. A., & Juanita, J. (2023). Karakteristik Sifat Fisika dan Mekanika Kayu Jati Sumbawa Sebagai Bahan Konstruksi. Empiricism Journal, 4(1), 320–325. https://doi.org/10.36312/ej.v4i1.1575.

Galih, N. M., Yang, S.M., Yu, S.M., & Kang, S.G. (2020). Study on the mechanical properties of tropical hy- brid cross laminated timber using bamboo laminated board as core layer. J. Korean Wood Sci. Technol. 48(2): 245-252. http://dx.doi.org/10.5658/WOOD.2020.48.2.245.

Hasan, H., Sahara, S., & Zelviani, S. (2019). Pengujian Kerapatan Dan Kadar Air Serta Pengujian Koefisien Absorbsi Untuk Mengetahui Pengaruh Variasi Ketebalan Dan Frekuensi Terhadap Papan Akustik Berbahan Dasar Daun Pandan Duri (Pandanus tectorius). JFT?: Jurnal Fisika dan Terapannya, 6(2), 113. https://doi.org/10.24252/jft.v6i2.11707.

Hidayati, F., Fajrin, I. T., Ridho, M. R., Nugroho, W. D., Marsoem, S. N., & Na’iem, M. (2016). Sifat Fisika dan Mekanika Kayu Jati Unggul “Mega” dan Kayu Jati Konvensional yang Ditanam di Hutan Pendidikan, Wanagama, Gunungkidul, Yogyakarta. Jurnal Ilmu Kehutanan, 10(2), 98. https://doi.org/10.22146/jik.16510.

Jihan nanda, P. (2013). Kecepatan Pembebanan Konstan. Departemen. Jakarta. Indonesia.

Kollert, W., & Kleine, M. (2017). The Global Teak Study. Analysis, Evaluation and Future Potential of Teak Resources. International Union of Forest Research Organizations (IUFRO), Vienna, Austria. p. 108.

Lempang, M. (2014). Sifat Dasar Dan Potensi Kegunaan Kayu Jabon Merah. Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea, 3(2), 163. https://doi.org/10.18330/jwallacea.2014.vol3iss2pp163-175

Linansera, H., Maail, R. M. R., & Fransz, J. F. J. (2023). Sifat Fisis Kayu Jati (Tectona grandis) Di Desa Hatusua Kecamatan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat. Jurnal Agroterpadu, 2(1), 1-11. http://dx.doi.org/10.35329/ja.v2i1.3867.

Mahdie, M. F. (2010). Sifat Fisika dan Mekanika Kayu Bongin (Irvingia malayana) dari Desa Karali III Kabupaten Murung Raya Kalimantan Tengah. Jurnal Hutan Tropis, 11(30), 1-5.

Marsoem, S.N. Prasetyo, F.E. Sulistiyo, J. Sudaryono, dan Lukman D.G (2015). Studi Mutu Kayu Jati di Hutan Rakyat Gunung Kidul IV. Sifat Mekanika Kayu. Jurnal Ilmu Kehutanan, 9(2), 108-122. http://dx.doi.org/10.22146/jik.16511.

Muslich, M., & Rulliaty, S. (2015). Ketahanan 45 Jenis Kayu Indonesia Terhadap ( The Resistance Of 45 Indonesian Wood Species Against Dry-Wood Termites And Subterranean Termites ). 34(1), 51–59. http://dx.doi.org/10.20886/jphh.2016.34.2.137-145.

Pujirahayu. (2022). Jurnal Kehutanan Indonesia Pertumbuhan Dan Sifat Mekanika Kayu Jati. Jurnal Kehutanan Indonesia, 3(1), 1–16. http://dx.doi.org/10.33772/jc.v3i1.

Rahmayanti, R., Erniwati, E., & Hapid, A. (2016). Sifat Fisika Kayu Jabon (Anthocephalus cadamba Miq.) Berdasarkan Arah Aksial Dari Desa Alindau Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah. Jurnal Warta Rimba, 4(1), 56–64.

Ramasamy, Y., Galeano, E., & Win, T.T. 2021. The Teak Genome. Springer, Cham, Switzerland.

Seta, G. W., Hidayati, F., Widiyatno, Na’iem, M. (2023). Wood Physical and Mechanical Properties of Clonal Teak (Tectona grandis) Stands Under Different Thinning and Pruning Intensity Levels Planted in Java, Indonesia. J. Korean Wood Sci. Technol. 2023, 51(2): 109-132. https://doi.org/10.5658/WOOD.2023.51.2.109.

Standard Nasional Indonesia (2006). Papan Partikel (SNI 03-2105-2006). Badan Standarisasi Nasional.

Tarina, E., Erniwati, E., Hapid, A., Ariyanti, A., Asniati, A., & Muthmainnah, M. (2022). Sifat Fisis Dan Mekanis Kayu Uru (Magnolia tsiampacca L) Yang Berasal Dari Desa Benteng Alla Kecamatan Baroko Kabupaten Enrekang Sulawesi Selatan. Jurnal Warta Rimba, 10(1), 70-78.

Tri Utomo, W. (2015). Sifat Fisik dan Mekanik Kayu. Website Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Wardhani, I. Y. (2011). Sifat Fisika Dan Mekanika Kayu Repeh (Mangifera gedebe Miq.). Tengkawang: Jurnal Ilmu Kehutanan, 1(2), 1-9.

Yoresta, F. S. (2015). Pengujian Sifat Mekanik Kayu Merbau Dari Daerah Bogor Jawa Barat. Jurnal Rekayasa Sipil, 11(2), 81-84. http://dx.doi.org/10.25077/jrs.11.2.81-84.2015.

Downloads

Published

2025-05-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

Masrilurrahman, L. S., Sadir, M., & Alfiansyah, M. (2025). Sifat Fisis dan Mekanis Kayu Jati (Tectona grandis L.F) Berdasarkan Posisi pada Batang. Empiricism Journal, 6(2), 213-222. https://doi.org/10.36312/ej.v6i2.2714