Kearifan Budaya Lokal pada Novel Tanah Bangsawan Karya Filiananur dan Relevasinya dalam Pembelajaran Sastra di SMA

Authors

  • Nurlaila Qomariyah Universitas Nahdlatul Ulama Blitar
  • Agus Hermawan Universitas Nahdlatul Ulama Blitar
  • Saptono Hadi Universitas Nahdlatul Ulama Blitar
  • Lailiyatus Sa'diyah Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

DOI:

https://doi.org/10.36312/ej.v6i2.2755

Keywords:

Kearifan Budaya Lokal, Novel Tanah Bangsawan, Pembelajaran Sastra

Abstract

Novel Tanah Bangsawan karya Filiananur mengandung berbagai nilai kearifan budaya lokal yang mencerminkan identitas budaya masyarakat. Penanaman nilai budaya lokal dalam pembelajaran sastra menjadi penting untuk memperkuat identitas bangsa, terutama di tengah arus globalisasi yang menggerus kearifan tradisional. Namun, pembelajaran sastra di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) cenderung minim memuat konten berbasis budaya lokal yang dekat dengan kehidupan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis nilai-nilai kearifan budaya lokal dalam novel Tanah Bangsawan serta menelaah relevansinya dalam pembelajaran sastra di SMK. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis kepustakaan (library research) yang didukung oleh wawancara dengan guru Bahasa Indonesia. Data dikumpulkan dengan teknik simak dan catat, lalu dianalisi melalui proses reduksi, klasifikasi berdasarkan tujuh unsur budaya Koentjaraningrat, interpretasi, dan integrasi ke dalam konteks pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur kearifan budaya lokal dalam novel ini mencakup sistem peralatan kehidupan manusia (21 data), mata pencaharian (10 data), sistem kemasyarakatan (22 data), sistem bahasa (25 data dalam bahasa Jawa dan 4 data ungkapan), kesenian (16 data), pengetahuan (22 data), dan religi (10 data). Temuan ini mengindikasikan bahwa Tanah Bangsawan tidak hanya memiliki nilai estetis, tetapi juga edukatif dan kontekstual. Relevansi karya ini tampak melalui kesesuaiannya dengan Kurikulum Merdeka, khususnya elemen “narasi kearifan lokal” serta potensinya dalam memperkuat pelestarian budaya dan pembentukan karakter siswa. Dengan demikian, novel ini layak dijadikan sebagai bahan ajar alternatif dalam pembelajaran sastra berbasis budaya lokal di SMK.

Local Cultural Wisdom in Noble Land Novels Filiananur’s Work and Its Relevantness in Literature Vocational High School

Abstract

Tanah Bangsawan, a novel by Filiananur, contains diverse values of local cultural wisdom that reflect the identity of Javanese society. Integrating such values into literature learning is crucial to strengthening national identity, especially amid globalization that weakens traditional wisdom. However, literature instruction at the vocational high school (SMK) level still lacks culturally grounded materials relevant to students’ lives. This study aims to identify and analyze elements of local cultural wisdom in Tanah Bangsawan and explore its relevance to literature teaching in SMK. Employing a descriptive qualitative approach with a library research design, this study is supported by an interview with a Bahasa Indonesia teacher. Data were collected through observation and note-taking, then analyzed through data reduction, classification based on Koentjaraningrat’s seven cultural elements, interpretation, and integration into a teaching context. The analysis found 130 cultural references: tools of human life (21 items), livelihoods (10), social systems (22), language (29), arts (16), knowledge (22), and religion (10). These findings demonstrate that Tanah Bangsawan offers not only literary value but also educational and cultural relevance. Its alignment with the Merdeka Curriculum, especially the element of “narratives of local wisdom” positions this novel as a strong candidate for enriching culturally-based literature instruction. Moreover, the novel can support cultural preservation and character education through meaningful and contextual learning in vocational schools.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Atmaja, T. S. (2024). Internalisasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 8(1), 171-179.

Dhelisna, N. (2024). Pendekatan Antropologi Puisi Hening Karya Penyair Indonesia Sebagai Alternatif Bahan Ajar Peserta Didik Bermuatan Penguatan Profil Pelajar Pancasila (Doctoral dissertation, FKIP UNPAS).

Eliastuti, M. (2023). Analisis Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Novel Si Dul Anak Jakarta Karya Aman Datuk Madjoindo. Arif: Jurnal Sastra dan Kearifan Lokal, 3(1), 162–180.

Handayani, V. S., & Anwar, R. (2024). Studi Kasus Peran KPID DIY Dalam Menangani Pelanggaran Bahasa Nonverbal dan Adegan Seksual Pada ANTV dan ADITV Menurut Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS). Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi, 15(2), 223-231.

Hermansyah, W., & Nurjadin, R. (2024). Estetika Budaya Sastra Lisan Sakeco dan Integrasinya dalam Pengembangan Bahan Ajar Pembelajaran Muatan Lokal Sekolah Dasar di Kabupaten Sumbawa. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 4(4), 1799-1809.

Hijriyah, S., Hadi, S., Hermawan, A., & Sa’diyah, L. (2024). Internalisasi Nilai Sosial dalam Novel Orang-Orang Biasa Karya Andrea Hirata. Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 7(3), 535-547.

Marwati, S. J. E., Yuliana, W. T., & Oktaviani, S. M. (2024). Analisis Naskah Drama Bulan Bujur Sangkar Karya Iwan Simatupang dengan Menggunakan Pendekatan Objektif. Jurnal Bima: Pusat Publikasi Ilmu Pendidikan bahasa dan Sastra, 2(2), 304-313.

Ningsih, Z. R. (2018). Kearifan Budaya Lokal Masyarakat Jawa dalam Novel Genduk Karya Sundari Mardjuki (Kajian Antropologi Sastra). BAPALA, 5(2).

Nurul'izza, I. F., & Suprianto, A. A. (2024). Konflik Sosial Dalam Novel Zuhur Ta'kuluha Al-Nar Karya Amir Taj El-Sir (Kajian Sosiologi Sastra). Pupujian, 3(1).

Pratiwi, N. K., & Megiati, Y. E. (2024). Pesan Moral sebagai Nilai Pedagogis dalam Sastra Setengah Lisan Sawer Penganten (Pendekatan Folklorologi). Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 7(3), 434-445.

Putrantijo, N., Repelita, T., Safari, R., Ummi, N. K., & Herdianto, I. (2024). Peran dan fungsi bahasa Indonesia dalam pengembangan keilmuan, kebudayaan, dan karya sastra. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP), 7(3), 9512-9517.

Rahman, A., Setiasih, A. P., & Meritasari, D. P. R. (2024). Ragam Mozaik Kearifan Lokal Nusantara-1. Suluah Kato Khatulistiwa.

Sidabutar, I. M. (2024). Nilai-nilai Kearifan Lokal dalam Karya Sastra Nusantara: Implikasi bagi Kurikulum Merdeka: Local Wisdom Values in Literature of the Archipelago: Implications for Merdeka Curriculum. Boraspati Journal: Journal of Bilingualism, Organization, Research, Articles, Studies in Pedagogy, Anthropology, Theory, and Indigenous Cultures, 1(1), 15-28.

Solikah, A. U., Izzah, A., & Valeria, A. H. (2024). Corak Budaya Indonesia Dalam Bingkai Kearifan Lokal. Uwais Inspirasi Indonesia.

Turyani, I., Suharini, E., & Atmaja, H. T. (2024). Norma dan nilai adat istiadat dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat. SOSIAL: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS, 2(2), 234-243.

Ulya, H. (2023). Maksim Kesantunan Pada Masyarakat Pengguna Bahasa Melayu Dialek Pontianak Di Desa Arang Limbung Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya (Kajian Sosiopragmatik) (Doctoral Dissertation, IKIP PGRI Pontianak).

Umam, R., & Husain, A. M. (2024). Pengintegrasian Kearifan Lokal Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: Kritikalitas Dan Alternatif Solusi Berdasarkan Literatur. ABHATS: Jurnal Islam Ulil Albab, 5(2), 1-12.

Waruwu, M. (2024). Pendekatan penelitian kualitatif: Konsep, prosedur, kelebihan dan peran di bidang pendidikan. Afeksi: Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan, 5(2), 198-211.

Wijdaniyah, E. J., Hasanah, M., & Dermawan, T. (2022). Nilai lokalitas budaya Madura dalam cerpen-cerpen karya Muna Masyari. Jurnal LITERA: Penelitian Bahasa, Sastra, Dan Pengajaranya, 21(1), 37-42.

Zahrani, F. A. (2024). Berita Rubrik "Kabar Persyarikatan" pada Situs Pimpinan Pusat Muhammadiyah: Tinjauan Kesalahan Morfologi Bahasa Indonesia. Sarasvati, 6(2), 194-200.

Zaid, M., Alam, A. Z. I., & Alam, A. A. F. (2023). Nilai-Nilai Kemanusiaan melalui Puisi Maya Angelou (Pesan Moral Berbasis Karya Sastra). Jurnal Dieksis Id, 3(2), 151-159.

Downloads

Published

2025-06-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

Qomariyah, N., Hermawan , A., Hadi, S., & Sa’diyah, L. (2025). Kearifan Budaya Lokal pada Novel Tanah Bangsawan Karya Filiananur dan Relevasinya dalam Pembelajaran Sastra di SMA. Empiricism Journal, 6(2), 634-648. https://doi.org/10.36312/ej.v6i2.2755