Kebijakan Pembangunan Pertanian dan Pedesaan di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.36312/ej.v6i3.2941Keywords:
Kebijakan Pertanian, Pembangunan Pedesaan, Efektivitas Kebijakan, PemberdayaanAbstract
Kebijakan pembangunan pertanian dan pedesaan di Indonesia memiliki peran strategis dalam menjawab tantangan ketahanan pangan, kesejahteraan masyarakat, dan keberlanjutan lingkungan. Namun, persoalan yang mendasar adalah fragmentasi kebijakan dan lemahnya efektivitas implementasi di tingkat lokal, sehingga banyak program tidak sepenuhnya menjawab kebutuhan masyarakat desa. Kajian literatur sebelumnya lebih banyak menyoroti aspek teknis peningkatan produksi atau ketahanan pangan, tetapi masih terbatas dalam mengulas keterpaduan kebijakan antar sektor serta sinerginya dengan konteks sosial-ekonomi pedesaan. Untuk itu, studi ini mengisi gap literatur dengan menganalisis arah kebijakan terkini melalui pendekatan deskriptif kualitatif berbasis kajian pustaka, dengan menekankan pada tiga pilar utama: keberlanjutan, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan teknologi. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan pertanian saat ini berfokus pada peningkatan produksi, diversifikasi komoditas, perlindungan lahan, dan adopsi teknologi digital. Sementara itu, kebijakan pedesaan mengedepankan pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi lokal, dan optimalisasi potensi desa. Tantangan besar yang masih dihadapi meliputi alih fungsi lahan, regenerasi petani yang minim, dan kesenjangan akses teknologi. Studi kasus di berbagai daerah membuktikan bahwa integrasi kebijakan yang adaptif dan partisipatif mampu meningkatkan produktivitas, menekan angka kemiskinan, dan memperkuat ekonomi desa. Secara praktis, temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kelembagaan petani, transformasi agribisnis berbasis kawasan, serta peningkatan literasi digital pertanian. Dengan demikian, rekomendasi kebijakan ini dapat menjadi acuan untuk merancang strategi pembangunan pertanian dan pedesaan yang lebih inklusif, efektif, dan berkelanjutan di Indonesia.
Agricultural and Rural Development Policies in Indonesia
Abstract
Agricultural and rural development policies in Indonesia play a strategic role in addressing the challenges of food security, community welfare, and environmental sustainability. However, fundamental issues are policy fragmentation and weak implementation effectiveness at the local level, resulting in many programs not fully addressing the needs of rural communities. Previous literature reviews have focused primarily on the technical aspects of increasing production or food security, but have been limited in examining the integration of policies across sectors and their synergy with the rural socio-economic context. Therefore, this study fills this gap in the literature by analyzing current policy directions using a qualitative descriptive approach based on a literature review, emphasizing three main pillars: sustainability, community empowerment, and technology development. The results indicate that current agricultural policies focus on increasing production, diversifying commodities, protecting land, and adopting digital technology. Meanwhile, rural policies prioritize infrastructure development, empowering local economies, and optimizing village potential. Major challenges still faced include land conversion, limited farmer regeneration, and disparities in access to technology. Case studies from various regions demonstrate that adaptive and participatory policy integration can increase productivity, reduce poverty, and strengthen village economies. Practically, these findings underscore the importance of strengthening farmer institutions, transforming area-based agribusiness, and improving digital agricultural literacy. Therefore, these policy recommendations can serve as a reference for designing more inclusive, effective, and sustainable agricultural and rural development strategies in Indonesia.
Downloads
References
Arifin, B., Hasibuan, A., & Sari, I. (2023). Pendekatan masyarakat dalam kebijakan pertanian: Mendorong keberlanjutan ekonomi. Jurnal Kebijakan Pertanian, 12(3), 45-60.
Adetama, R., & Lestari, L. (2023). Model pembangunan pertanian rendah karbon di Indonesia. Jurnal Pertanian Berkelanjutan, 17(1), 75-90.
Anggraeni, D. (2022). Keberlanjutan di sektor pertanian: Evaluasi dan perspektif kebijakan. Jurnal Kajian Pertanian, 20(1), 55-70.
Astuti, M., & Muhammad, R. (2021). Tantangan dan strategi inovasi dalam pertanian digital. Jurnal Teknologi Digital, 5(3), 111-126.
Badan Pangan Nasional. (2023). Laporan Tahunan 2023: Mewujudkan Ketahanan Pangan yang Berkelanjutan. Jakarta: Badan Pangan Nasional.
Badan Pusat Statistik. (2021). Statistik Pertanian 2020: Profil Pertanian Indonesia. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
Bappenas. (2021). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020-2024. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional.
Chasanah, R., & Yuliana, D. (2022). Peran teknologi informasi dalam pertanian berkelanjutan. Jurnal Teknologi Pertanian, 10(1), 50-65.
Chavas, J. P., & Nauges, C. (2020). Uncertainty, learning, and technology adoption in agriculture. Applied Economic Perspectives and Policy, 42(1), 42–53. https://doi.org/10.1002/aepp.13003.
Dayanti, D., & Soetjipto, T. (2024). Alih fungsi lahan dan keberlanjutan pertanian. Jurnal Sumber Daya Alam, 15(1), 23-35.
Damayanti, S. (2023). Kebijakan publik dalam pengelolaan lahan pertanian. Jurnal Kebijakan Publik, 11(2), 25-40.
Djibran, I., & Mokoginta, A. (2023). Kebijakan pertanian Indonesia: Strategi untuk keberlanjutan. Journal of Agricultural Policy Studies, 18(2), 78-92.
Dewi, R., & Hartanto, J. (2022). Pemberdayaan petani muda dalam menghadapi era digital. Jurnal Pertanian Masyarakat, 14(2), 80-95.
Dewi, N., & Rahman, A. (2022). Pemberdayaan perempuan dalam agroekonomi: Tantangan dan peluang. Jurnal Ilmu Pertanian, 19(1), 112-128.
Dayanti, D., & Soetjipto, T. (2024). Alih fungsi lahan dan keberlanjutan pertanian. Jurnal Sumber Daya Alam, 15(1), 23–35.
Fitri, A., & Usni, U. (2024). Pendekatan pertanian berkelanjutan: Implementasi dan dampaknya. Jurnal Inovasi Pertanian, 3(4), 150-165
Firmansyah, R., & Setiawan, B. (2022). Sinergi program pemerintah dalam pembangunan pertanian. Jurnal Manajemen Pertanian, 10(1), 85-100.
FAO. (2020). Situasi Pangan dan Pertanian di Indonesia. Food and Agriculture Organization.
Gulo, A., & Setiawan, Y. (2018). Analisis faktor yang mempengaruhi minat generasi muda di sektor pertanian. Jurnal Agribisnis Indonesia, 6(2), 203-214.
Hidayat, R., Luhukay, J., & Restiatun, E. (2024). Kebijakan subsidi dan kesejahteraan petani: Analisis dampak program. Jurnal Ekonomi dan Pertanian, 9(2), 112-126.
Haryanto, S., & Priyono, M. (2024). Perlindungan lahan pertanian: Kebijakan dan praktek terbaik. Journal of Land Use Policy, 12(1), 45-59.
Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI). (2020). Laporan Tahunan HKTI 2020: Pemuda dan Pertanian. Jakarta: HKTI.
Irawansah, F. (2023). Peran kebijakan lingkungan dalam pembangunan wilayah. Jurnal Lingkungan dan Sumber Daya Alam, 8(1), 95-110.
Jaya, P. (2024). Kebijakan pertanian ramah lingkungan: Tantangan dan peluang. Jurnal Lingkungan Hidup, 11(1), 15-29.
Janah, N. (2017). Dinamika penyempitan lahan pertanian di Indonesia. Jurnal Geografi dan Lingkungan, 11(2), 45–56.
Jamaluddin, A., et al. (2018). Pengelolaan dana desa: Dampak terhadap pembangunan dan kesejahteraan. Journal of Rural Economics, 19(3), 135-150.
Kementerian PUPR. (2024). Strategi Pembangunan Infrastruktur Pertanian. Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Kementerian Pertanian. (2023). Pedoman Pembangunan Pertanian Berkelanjutan. Jakarta: Kementerian Pertanian.
Lestrai, N., & Sunardi, B. (2024). Model kebijakan pemberdayaan masyarakat desa dalam pertanian. Jurnal Pembangunan Desa, 18(2), 77-90.
Listyawati, F., et al. (2023). Evaluasi kebijakan pembangunan daerah: Meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jurnal Ilmu Sosial dan Politik, 19(4), 95-108.
Luhukay, J. (2011). Pemberdayaan ekonomi pedesaan melalui agribisnis lokal. Jurnal Pembangunan Pedesaan, 8(3), 50-65.
Li, J., Pu, W., Liu, Q., & Chang, Q. (2020). The impact of agricultural technology adoption on sustainable agricultural development: A meta-analysis. Sustainability, 12(10), 4093. https://doi.org/10.3390/su12104093
Marita, A., & Siti, R. (2021). Kebijakan keberlanjutan dalam pertanian: Tinjauan dari aspek sosial dan ekonomi. Jurnal Pembangunan Nasional, 15(2), 40-55.
Nasution, A. (2023). Infrastruktur pedesaan dan dampaknya terhadap pasar. International Journal of Rural Development, 14(2), 67-80.
Nugroho, R., & Sutrisno, J. (2020). Partisipasi pemuda dalam pertanian: Tantangan dan strategi. Jurnal Pertanian Milenial, 2(1), 5-19.
Nurrokhman, M. (2019). Urbanisasi dan perubahan penggunaan lahan pertanian. Jurnal Wilayah dan Perencanaan, 29(3), 215–229.
Pakpahan, E. (2018). Ketahanan pangan: Kebijakan dan implementasi di Indonesia. Jurnal Ketahanan Pangan, 7(2), 30-40.
Purwanto, H., & Sari, Y. (2022). Digitalisasi dalam pertanian: Tantangan dan peluang untuk inovasi. Jurnal Teknologi Pertanian Berbasis Digital, 7(2), 67-84.
Purwanto, S., & Sari, D. (2022). Inovasi pertanian dan digitalisasi: Menghadapi tantangan era baru. Jurnal Teknologi Pertanian Berkelanjutan, 5(4), 89-102.
Restiatun, E., & Soetjipto, T. (2023). Program perlindungan lahan pertanian berkelanjutan. Journal of Environmental Economics, 15(3), 250-265.
Rachmawati, F. (2022). Kebijakan pengembangan UMKM di sektor pertanian. Jurnal Ekonomi Lokal, 23(1), 90-105.
Rahmanul, F., Nugroho, T., & Anwar, M. (2023). Smart farming sebagai strategi peningkatan produktivitas pertanian berkelanjutan. Jurnal Inovasi Pertanian, 5(1), 89–101.
Rohani, A., & Sari, T. (2021). Kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam pengelolaan pertanian. Jurnal Sosial dan Kebijakan Pertanian, 16(2), 42-56.
Riswan, A. (2020). Regenerasi petani muda: Solusi untuk ketahanan pertanian. Jurnal Ekonomi Pertanian, 11(1), 65-78.
Rusdiana, S., & Maesya, A. (2018). Analisis adopsi teknologi pertanian di Indonesia. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 14(2), 175–186.
Sari, A., & Handayani, D. (2024). Sinergi antar pemangku kepentingan dalam pembangunan pertanian. Jurnal Kebijakan Pertanian dan Pembangunan, 20(1), 120-134.
Sopyan, I., & Sidipurwanty, A. (2024). Multistakeholder approach in rural development policies. Journal of Cooperative Economics, 22(1), 23-39.
Sudarwati, E., & Nasution, R. (2024). Keberlanjutan dalam pertanian: Pendekatan lintas disiplin. Jurnal Interdisipliner Pertanian, 10(3), 130-144.
Susilowati, S. H. (2016). Fenomena penuaan petani dan berkurangnya tenaga kerja muda serta implikasinya bagi kebijakan pembangunan pertanian. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 34(1), 35–55. https://doi.org/10.21082/fae.v34n1.2016.35-55
Syahyuti, S. (2021). Petani muda dan teknologi digital: Peluang dan tantangan. Jurnal Inovasi Sosial, 10(1), 15–30.
Sarjito, M. (2023). Peran teknologi pertanian dalam meningkatkan kesejahteraan petani. Journal of Agricultural Innovation, 9(4), 100-114.
Syaifullah, A. (2023). Teknologi pertanian dan ketahanan pangan nasional. Jurnal Pangan dan Gizi, 27(2), 50-67.
Syahyuti, E. (2021). Petani muda dan teknologi digital: Peluang dan tantangan. Jurnal Inovasi Sosial, 10(1), 15-30.
Swastika, N., et al. (2016). Ketersediaan lahan pertanian: Tantangan dan solusi. Jurnal Geografi dan Sumber Daya Alam, 10(1), 8-22.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung:
Wahyuni, S., & Rahardjo, T. (2021). Peran petani muda dalam penguatan ketahanan pangan lokal melalui pertanian organik. Jurnal Petanian Muda, 8(2), 45-59.
Zulkarnain, M., & Ikhsan, M. (2019). Kebijakan pengelolaan sumber daya alam: Tinjauan tentang keberlanjutan. Jurnal Sumber Daya Alam Berkelanjutan, 4(3), 155-170.
Tanjung, H., & Rahmat, S. (2022). Pertanian berkelanjutan dalam konteks perubahan iklim. Jurnal Perubahan Iklim dan Pertanian, 4(2), 78-92.
Wahyu, S., & Jamilah, I. (2023). Kolaborasi antar sektor dalam pembangunan pertanian berkelanjutan. Jurnal Pembangunan Berkelanjutan, 15(1), 101-115.
Zainal, A., & Murtadho, R. (2024). Peningkatan akses pasar bagi petani lokal: Sebuah studi kasus. Jurnal Ekonomi Perdesaan, 21(3), 45-60.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Febriana Tri Wulandari, Hayati Zakaria

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Empiricism Journal agree to the following terms:
- For all articles published in Empiricism Journal, copyright is retained by the authors. Authors give permission to the publisher to announce the work with conditions. When the manuscript is accepted for publication, the authors agrees to implement a non-exclusive transfer of publishing rights to the journals.
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.