Implementasi Prinsip-Prinsip Pengembangan Masyarakat dalam Pemberdayaan Masyarakat Petani
DOI:
https://doi.org/10.36312/ej.v6i2.3016Keywords:
Prinsip Pengembangan Masyarakat, Pemberdayaan, Masyarakat PetaniAbstract
Pembangunan merupakan proses transformasi ekonomi, sosial, dan budaya yang menempatkan pengembangan masyarakat sebagai kunci untuk meningkatkan kualitas hidup secara berkelanjutan. Pengembangan masyarakat menekankan partisipasi aktif dan pemberdayaan komunitas agar mandiri, bebas eksploitasi, dan mampu mengatasi kesenjangan sosial secara berkelanjutan. Di Indonesia, pemberdayaan petani sangat penting karena keterbatasan akses teknologi, modal, dan informasi yang menyebabkan produktivitas rendah dan kemiskinan tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi literatur, bertujuan menganalisis implementasi prinsip-prinsip pengembangan masyarakat dalam program pemberdayaan petani tanaman pangan periode 2016-2024. Sumberdata data dari artikel ilmiah dengan basis data Google scholar, jurnal terakreditasi Ristekdikti dan data sekunder lain yang relevan. Analisis data berdasarkan derajat impelementasi 26 prinsip pengembangan masyarakat Jim Ife dalam aktivitas pemberdayaan masyarakat petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 65% prinsip pengembangan masyarakat telah diimplementasikan dengan baik, terutama pada prinsip partisipasi, pemberdayaan, dan definisi kebutuhan. Namun, kelemahan signifikan pada prinsip penghargaan terhadap sumber daya lokal dan struktur yang merugikan petani masih sangat rendah diimplementasikan. Perlu aktivitas pemberdayaan khusus agar pembangunan masyarakat bersifat inklusif, adil, dan berkelanjutan melalui pendidikan dan pelatihan komunitas, reformasi kebijakan agar pro-petani, serta penguatan kelembagaan dan jejaring antar petani.
Implementation of Community Development Principles in Empowering Farming Communities
Abstract
Development is a process of economic, social, and cultural transformation that places community development as the key to improving the quality of life in a sustainable manner. Community development emphasizes active participation and empowerment of communities to be independent, free from exploitation, and able to overcome social disparities in a sustainable manner. In Indonesia, farmer empowerment is very important because of limited access to technology, capital, and information that causes low productivity and high poverty. This study is a qualitative study with a literature study approach, aiming to analyze the implementation of community development principles in the food crop farmer empowerment program for the 2016-2024 period. Data sources from scientific articles with Google scholar databases, Ristekdikti accredited journals and other relevant secondary data. Data analysis is based on the degree of implementation of Jim Ife's 26 community development principles in farmer community empowerment activities. The results of the study show that 65% of community development principles have been implemented well, especially in the principles of participation, empowerment, and definition of needs. However, significant weaknesses in the principle of respect for local resources and structures that are detrimental to farmers are still very low in implementation. Special empowerment activities are needed so that community development is inclusive, equitable, and sustainable through community education and training, pro-farmer policy reform, and strengthening institutions and networks between farmers.
Downloads
References
Alafgani, F., Setiawan, I., & Kadapi, M. (2024). Analisis Permasalahan Seni Tani dalam Menerapkan Konsep Community Supported Agriculture (csa). Mimbar Agribisnis Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 10(1), 278. https://doi.org/10.25157/ma.v10i1.11659
Ayu, C. (2019). Pemberdayaan Ekonomi Kelompok Perempuan Melalui Budidaya Hortikultura secara Organik Dalam Polybag di Lahan Pekarangan Desa Tanak Awu Kecamatan Pujut Lombok Tengah. Jurnal Ilmiah Abdi Mas TPB Volume1, Nomor 1, Januari 2019https://abdimastpb.unram.ac.id/index.php/AMTPB/article/view/
Ayu , C, Wuryantoro , Nursan, M , Aeko F,R dan Septiadi, D. (2022). Pengembangan Model Pemberdayaan Ekonomi Yang Menjamin Perolehan Nafkah Berkelanjutan Bagi Masyarakat Petani Lahan Kering Di Kecamatan Sekotong Kabupaen Lombok Barat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA. Vol 5 No 1: Januari - Maret . 374-379 h. https://jppipa.unram.ac.id/index.php/jpmpi/article/view/1845
Bahua, M.I, Arsyad, M dan Jamil, M.H. (2016). Farmers Community Empowerment Through Institutional Strengthning of Rural food Barn. International Journal of Agriculture System (IJAS). Vol. 4 Issue 2, December 2016. http://pasca.unhas.ac.id/ojs/index.php/ijas/issue/view/19
Deyanty E.S., Zulkarnain dan Nurhadi. (2018). Empowering Farmers in Improving Farmer Business Performance: Study at the Imuugi Rarayur Farmer Group in Ponorogo Regency Indonesia. Proceedings of the 3rd International Conference on Educational Management and Administration (CoEMA 2018) Atlantis Press. Pp 215-218.
Digdowiseiso, K. (2019). Teori Pembangunan. Penerbit: Lembaga Penerbitan Universitas Nasional (LPU-UNAS). 99h.
Edi, M. (2016). Pemberdayaan Masyarakat: Pengembangan Sumber Daya Manusia. Jakarta: Kencana.
Famuji, U. (2022). Strategi pemberdayaan petani kentang untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Jurnal Agribisnis, 5(1), 1-15.
Hamid, H dan Azmi, K. (2024). Farmer Empowerment Through Rice Production Improvement Program by The Food Security and Agriculture Service of Kubu Raya District, West Kalimantan Province. Journal of Asian Multicultural Researces.
Hasim dan Resmiwal. (2009). Community Development Berbasis Ekosistem: Sebuah Alternatif Pengembangan Masyarakat Penerbit DIADIT MEDIA. Jakarta. 252 h.
Ife, J., dan Tesoriero, F. (2024). Community Development: Alternatif Pengembangan Masyarakat di Era Globalisasi.Pustaka Pelajar. Jakarta. 721 h.
Iryana, A. B. (2018). Pemberdayaan Masyarakat Petani Dalam Meningkatkan Kesehateraan Hidup di Kecamatan Compreng-Kabupaten Subang. Vol 1 No 02 (2018): Academia Praja: Jurnal Ilmu Politik, Pemerintahan, dan Administrasi Publik. http://ejournal.fisip.unjani.ac.id/index.php/jurnal-academia-praja/article/view/69
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2013). Pedoman Pelaksanaan dan Pembinaan Pemberdayaan Masyarakat (PMK No. 65 Tahun 2013). Jakarta: Kemenkes RI.
Khansa K., Mukmin H. dan Yanti F. (2022). Peningkatan Kesejahhteraan Masyarakat Petani Melalui Program Uupsus Pajale di Lampung Selatan. Ijtimaiyya: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam. Vol.15 Nomor 1 (2022). Doi: https://doi.org/10.24042/ijpmi.v15i1.119118
Kusumawati S, Kurniawati, S., Saryoko, A and Hidayah I. (2022). Empowering Farmer Group to Increase Rice Productivity for Promoting Food Security: a Case Study of the Implementation of Jarwo super Technology in Lebak District, Banten, Indonesia. Published Under Licence by IOP Publishing Ltd. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, Volume 978, The 3rd International Conference on Agriculture and Rural Development 30/11/2021 - 30/11/2021 Serang. doi: https://doi.org/10.1088/1755-1315/978/1/012007
Liem, T. (2022). Problematika Hukum Proses Permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Hutang Tetap oleh Kreditor. MLJ, 6(1), 95-104. https://doi.org/10.56338/mlj.v6i1.2202
Mardikanto, T., & Soebiato, P. (2019). Pemberdayaan Masyarakat dalam Perspektif Kebijakan Publik (Cetakan ke-5). Alfabeta.
Midgley, J. 2025. Pembangunan sosial: Perspektif Pembangunan dalam Kesejahteraan sosial. Jakarta: Ditperta Islam.
Muhammad S., Lareken, E., dan Hidayat, N. (2024). Farmer Group Empowerment Through The Field School of Integrated Plant-Management (SL_PTT) Program in Beeru-Beru Village Kalukku District Mamuju Regency. Jurnal MSDA (Institut Pemerintahan Dalam Negeri), Vol 12, issue 2. Pp 179-197.
Mulyaningsih A., Suherna S., dan Gunawan, G. (2021). Environmentally Friendly Rice Farmer Empowerment for Sustainable Food Security in Banten Province. Jurnal Penyuluhan. Vol. 17, issue 1. Pp 103-112. https://journal.ipb.ac.id/index.php/jupe/article/view/32969
Munaji, A. (2019). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Komunitas. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel. Surabaya. https://repository.uinsaizu.ac.id/7050/
Nasution, S. dan Fitryantica, A. (2023). Penerapan Prinsip Pood Governance dalam Bidang Pelayanan Publik Berdasarkan Undang-Undang Nomor 24 tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan melalui Aplikasi e-open di Kota Bekasi. Focus, 4(2), 198-204. https://doi.org/10.37010/fcs.v4i2.1361
Papayan, D. (2023). Mengukur dampak pemberdayaan petani sorgum dan implementasi Sihade di Desa Papayan. Desa Papayan. https://www.papayan.desa.id/mengukur-dampak-pemberdayaan-petani-sorgum-dan-implementasi-sihade-di-desa-papayan/
Portes, A., dan Tikson, J. (1993). Social Capital and Development. Journal of Economic Perspectives, 7(3), 123-140.
Puskomedia. (2025). Menuju Desa Wisata yang Berkelanjutan: Membangun Komunitas dan Menghargai Kearifan Lokal. Panda Sistem Informasi Desa.
Rahman, Y. (2018). Gerakan Anti-Kolonialisme Menuju Indonesia Merdeka dalam Perspektif Smelserian. SIMULACRA, Volume 1, Nomor 2, November 2018. 184 -202 h.
Rizal, D. and Kharis, A. (2022). Kesadaran Sosial dalam Pemikiran Nietzsche: Tinjauan dalam Proses Pengembangan Masyarakat di Indonesia. Empower Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 7(1), 69. https://doi.org/10.24235/empower.v7i1.9787
Rustandi, Y., dan Ismulhadi. (2019). Peran kelompok tani dalam usaha meningkatkan pendapatan anggota melalui program kemitraan usahatani. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 3(2), 449-455
Salsabila A.D., Solfema dan Putri L,D. (2024). Pengolahan Hasil Pertanian Jagung untuk Meningkatkan Perekonomian Desa. Harmoni Pendidikan, Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen (LPKD). Vol 2, issue 11; pp 192 – 200.
Sholichah H, Al Fajar A.H. Syamraeni, Mudfainna. (2025). Systematic Literature Review : Pemberdayaan Masyarakat Inklusif Untuk Mewujudkan Keadilan Sosial. JSEH (Jurnal Sosial Ekonomi dan Humaniora) Volume 11 Nomor 1Maret 2025(PP. 27-40)
Sinuhaji, Wwang G.X, Serly P., Setiawan R.F., Virnanda P. (2024). Empowering Farmers Through Assistance in Producing Alternative Photosynthetic Bacteria (PSB_ Fertilizers for Corn Crops in Sigi District. AJARCDE (Asian Journal of Applied Research for Community Development and Empowerment). Vol. 8. No. 2. Doi: https://doi.org/10.29165/ajarcde.v8i2.423
Siti, M. (2025). Strategi Pemberdayaan Masyarakat: Pengertian, Konsep, Tujuan, dan Contohnya. Gramedia Blok. https://www.gramedia.com/literasi/strategi-pemberdayaan-masyarakat/
Situmorang, C., Athallah, R., Butar, F., & Triadi, I. (2024). Pentingnya hukum yang tegas dalam mempertahankan hak asasi manusia: perspektif konstitusi. jcl, 1(2), 13. https://doi.org/10.47134/jcl.v1i2.2427
Suaib. (2023). Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat. Penerbit CV Adanu Abimata. Jakarta. 262 h.
Suharto, E. (2014). Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat. Penerbit: Refika Aditama. Bandung
Sumaryanto, S. (2020). Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Lingkungan. Yogyakarta: Deepublish.
UGM. (2020). Pembangunan Inklusif bagi Masyarakat Indonesia yang Beragam. https://ugm.ac.id/id/berita/19005-pembangunan-inklusif
Unila. (2023). Pemberdayaan petani dalam penanggulangan dampak El Nino terhadap kenaikan harga beras dan ketahanan pangan. Fakultas Pertanian Universitas Lampung.
Wahyuni, W. (2021). Strategi pemberdayaan masyarakat petani melalui pengembangan agribisnis (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta).
Wardhana, D. (2023). Tinjauan yuridis putusan mahkamah konstitusi dalam putusan nomor 18/puu-v/2007 tentang pengujian undang-undang nomor 26 tahun 2000 tentang pengadilan hak asasi manusia. SLR, 5(1). https://doi.org/10.20884/1.slr.2023.5.1.3495
Wuryantoro, Ayu, C dan Hidayati, A, (2017). Implementasi Model Pengentasan Kemiskinan Petani Peserta Usahatani Konservasi Berbasis Revitalisasi Potensi Sistem Agribisnis Lahan Kering-Marjinal Zona Emas Pulau Lombok. Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram / Vol. 4 No. 2 (2017). https://abdiinsani.unram.ac.id/index.php/jurnal/article/view/
Zubaedi. (2016). Pengembangan Masyarakat: Wacana dan Praktik. Penerbit PRENADAMEDIA GROUP. Jakarta. 269 h.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Candra Ayu, Hayati Hayati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Empiricism Journal agree to the following terms:
- For all articles published in Empiricism Journal, copyright is retained by the authors. Authors give permission to the publisher to announce the work with conditions. When the manuscript is accepted for publication, the authors agrees to implement a non-exclusive transfer of publishing rights to the journals.
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.