Pengembangan E-Modul Pembelajaran IPAS Berbasis Kearifan Lokal untuk Peserta Didik SD
DOI:
https://doi.org/10.36312/p6d70q09Keywords:
E-Modul, Pembelajaran IPAS, Kearifan LokalAbstract
Pada era digital yang berkembang pesat, nilai kearifan lokal dan budaya perlu ditanamkan sejak dini kepada anak-anak. Namun, banyak siswa yang kurang tertarik pada pembelajaran IPAS berbasis kearifan lokal, terutama di tengah dominasi game online. Selain itu, materi IPAS yang diajarkan guru cenderung mengacu pada buku teks nasional, sehingga kurang relevan dengan fenomena dan praktik lokal yang dekat dengan kehidupan peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prosedur pengembangan e-modul pembelajaran IPAS berbasis kearifan lokal untuk siswa SD dan mengetahui kelayakan serta kepraktisan e-modul tersebut. Penelitian ini menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) dengan pengumpulan data melalui angket, observasi, dan dokumentasi di SDN 43. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan e-modul berhasil dilakukan secara sistematis melalui lima tahapan ADDIE, menghasilkan output yang jelas dan saling terkait. E-modul yang dikembangkan telah memenuhi standar kelayakan sebagai bahan ajar dengan nilai rata-rata 63,5 dan persentase kelayakan 79%, yang termasuk dalam kategori layak. Aspek materi dan tampilan mendapatkan skor terbaik, menunjukkan bahwa konten berbasis budaya lokal serta tampilan yang menarik dapat meningkatkan relevansi dan daya tarik bahan ajar.
Developmet of IPAS Learning E-Modul Based on Local Wisdom for Elementary School Students
Abstract
In the rapidly evolving digital era, local wisdom and cultural values must be instilled in children from an early age. However, many students show a lack of interest in learning science and social studies (IPAS) based on local wisdom, especially in the context of online gaming dominance. Additionally, much of the IPAS material taught by teachers still relies on national textbooks, which fail to address local phenomena, environments, and practices relevant to students' daily lives. As a result, students often struggle to grasp concepts that are not connected to their personal experiences. This study aims to 1) determine the procedure for developing an IPAS e-module based on local wisdom for elementary school students, and 2) assess the feasibility and practicality of the resulting e-module. The research uses the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation) with data collected through questionnaires, observation, and documentation at SDN 43. The results indicate that the e-module development was successfully conducted in a systematic manner following the five ADDIE stages, producing clear and interconnected outputs. The developed e-module meets the feasibility standards as teaching material with an average score of 63.5 and a feasibility percentage of 79%, categorized as feasible. The material and design aspects received the highest scores, demonstrating that locally based content and attractive visuals can enhance the relevance and appeal of learning materials.
Downloads
References
Asmah, A. (2022). Pengembangan e-module berbasis kearifan lokal. Jurnal Pendas. 2022.
Atmaja, A. T., Murtadho, N., & Akbar, S. (2021). Pengembangan E-Modul Berbasis Kearifan Lokal dan Kecakapan Hidup. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan Pengembangan, 6(11), 1673. https://doi.org/10.17977/jptpp.v6i11.15104
Batigin, R. W., Irianti, M., & Sutomo, E. (2024). Pengembangan E-Modul Ipa Berbasis Kearifan Lokal Papua Pada Materi Interaksi Makhluk Hidup Dengan Lingkungannya Kelas Vii Smp/Mts. EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA, 6(3), 758–765. https://doi.org/10.29100/.v6i3.4811
Branch, R. M. (2009). Instructional Design: The ADDIE Approach. New York: Springer,
Duratun, A. D., Rokhman, F., & Supriyadi, S. (2024). Pengembangan Bahan Ajar IPAS Fase B Berbasis Kearifan Lokal Kalimantan Barat guna Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas IV Sekolah Dasar. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(3), 2068–2078. https://doi.org/10.31004/edukatif.v6i3.6600
Fatihah, W. (2023). “Efektifitas E-Modul Praktikum Berbasis Kearifan Lokal Untuk Meningkatkan Kreativitas Dan Hasil Belajar Siswa Sma Negeri 4 Cilegon,” J. Learn. Technol., vol. 2, no. 2, pp. 77–84, doi: 10.33830/jlt.v2i2.6786.
Fitriani, N. Efendi, I., Harisanti, B.M (2019). PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN IPA BERBASIS KEARIFAN LOKAL DESA SEMBALUN UNTUK PENINGKATAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA MTS. Bioscientist: Jurnal Ilmiah Biologi. Vol.7.No.7.
Junpahira, S. V., & Pahlevi, T. (2023). Pengaruh penggunaan multimedia interaktif Articulate Storyline 3 berbasis Problem Based Learning terhadap hasil belajar siswa kelas XI MP di SMK Nurul Islam Gresik. JDPP: Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran, 11(2).
Kumalasari, I. N., Fathurohman, and F. Fakhriyah. (2023). Pengembangan E-Modul Berbasis Kearifan Lokal Daerah Grobogan untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar,J. Paedagogy, vol. 10, no. 2, p. 554, doi: 10.33394/jp.v10i2.7190.
Maktum, R., Tahir, M., Hasnawati, & Dewi, N. K. (2025). Pengembangan modul pembelajaran berbasis kearifan lokal Suku Sasak pada materi IPAS kelas IV di SDN 27 Cakranegara. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2).
Mongilala, M. M., Tulenan, V., & Sugiarso, B. A. (2019). Aplikasi Pembelajaran Interaktif Pengenalan Satwa Sulawesi Utara Menggunakan Augmented Reality. Jurnal Teknik Informatika, 14(4), 465-474.
Muqowam, K., & Wibowo, J. S. (2022). Augmented Reality Visualisasi Animasi Gambar Pada Baju Dengan Metode Marker-Based. Jurnal Teknoinfo, 16(1), 100-106.
Nurhayati and N. W. 2020 Langlang Handayani, “Membangun Jati Diri dalam Kebinekaan di Kelas IV SD melalui E-Modul Berbasis Kearifan Lokal Ajeng,” J. Basicedu, vol. 5, no. 5, pp. 3(2), 524–532, [Online]. Available: https://journal.uii.ac.id/ajie/article/view/971
Puspitaning, A. I. N., & Rachmadyanti, P. (2023). Pengembangan E-Modul Ips Berbasis Kearifan Lokal Kabupaten Jombang Bagi Siswa Kelas V Sd. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 11(7), 1425–1435.
Saputra, A., Wahyuni, S., & Handayani, R. D. (2016). Pengembangan Modul IPA Berbasis Kearifan Lokal Daerah Pesisir Puger pada Pokok Bahasan Sistem Transportasi di SMP. Jurnal Pembelajaran Fisika, 5(2), 182–189.
Suantara KA. Pengembangan e-modul IPAS berbasis kearifan lokal Satua Bali. Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru. 2023.
Suantara, K.A., Gading, K. Sanjaya, B.D (2023). E-Modul Berbasis Kearifan Lokal Satua Bali untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran. Volume 7, Issue 2, 2023, pp. 198-206. Open Access: https://doi.org/10.23887/jipp.v7i2.60241
Uantara, K. A., Gading, I. K., & Sanjaya, D. B. (2023). E-Modul Berbasis Kearifan Lokal Satua Bali untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Imiah Pendidikan Dan Pembelajaran, 7(2), 198–206. https://doi.org/10.23887/jipp.v7i2.60241
Wadi, S., Alwi, M., Hakim, A. R., & Zhanni, M. R. A. (2023). Pengembangan Modul Pembelajaran IPAS Berbasis Kearifan Lokal Tanaman Penyehatan. Jurnal Pendidikan Mipa, 13(3), 870–877. https://doi.org/10.37630/jpm.v13i3.1201.
Widiya, M., Lokaria, E., & Sepriyaningsih, S. (2021). Pengembangan Modul Pembelajaran IPA Berbasis Kearifan Lokal Kelas Tinggi di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 5(5), 3314–3320. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i5.1281.
Widoyoko, E. P. (2017). Evaluasi Program Pembelajaran (Panduan Praktis Bagi Pendidik dan Calon Pendidik). Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Zaky, M., Jarnawi, M., Pahriadi, P., & Tadeko, N. (2024). Penggunaan Media Augmented Reality Berbasis Kearifan Lokal Bapidok Baku bagi Guru di SMP Kecamatan Balantak dalam Upaya Memperkuat Literasi. Journal Of Human And Education (JAHE), 4(5), 930-940.
Zhang, J., Wan Yahaya, W.A., & Sanmugam, M. (2024). Bibliometric Analysis Review of Serious Games Learning in Augmented Reality Education. 2024 5th International Conference on Information Technology and Education Technology (ITET), 29-37.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ilham Handika, Muhammad Sobri, Asri Fauzi, Hasnawati Hasnawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Empiricism Journal agree to the following terms:
- For all articles published in Empiricism Journal, copyright is retained by the authors. Authors give permission to the publisher to announce the work with conditions. When the manuscript is accepted for publication, the authors agrees to implement a non-exclusive transfer of publishing rights to the journals.
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.