Peran Guru Sebagai Agen Inovasi dalam Transformasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Era Digital pada MAN 2 Mataram
DOI:
https://doi.org/10.36312/ej.v6i3.3568Keywords:
Inovasi PAI, Transformasi Digital, Agen Inovasi, TPACKAbstract
Adopsi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam PAI secara umum telah banyak dilakukan, namun, kajian tentang peran guru sebagai agen inovasi (change agent) melalui lensa Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) dalam konteks madrasah aliyah negeri, serta faktor pendukung, penghambat, dan strategi mitigasinya, masih terbatas. Artikel ini bertujuan untuk mengisi celah tersebut dengan mengeksplorasi peran guru PAI sebagai agen inovasi dalam transformasi pembelajaran di era digital di MAN 2 Mataram. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Data dianalisis secara tematik dengan menggunakan triangulasi sumber untuk memastikan kredibilitas dan konfirmabilitas temuan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa guru PAI telah menerapkan berbagai inovasi berbasis teknologi. Penggunaan platform Learning Management System (LMS) seperti Google Classroom dan pemanfaatan media sosial (WhatsApp Group) untuk berdiskusi dan membagikan materi merupakan bentuk inovasi yang paling dominan. Selain itu, penerapan model project-based learning dan flipped classroom juga terbukti efektif. Inovasi-inovasi ini secara konkret ditunjukkan dengan peningkatan partisipasi aktif siswa dalam forum diskusi online, peningkatan ketepatan pengumpulan tugas, serta perluasan akses belajar di luar jam kelas. Faktor pendukung utama meliputi kompetensi digital guru, dukungan kebijakan sekolah, dan ketersediaan infrastruktur teknologi. Sementara itu, hambatan yang dihadapi adalah kesenjangan kompetensi digital antar guru dan keterbatasan sumber daya. Penelitian ini memberikan kontribusi dengan menekankan pentingnya integrasi teknologi, pedagogi, dan konten keagamaan (TPACK) dalam pembelajaran PAI, serta menjadi acuan bagi pengembangan kebijakan dan praktik pendidikan Islam yang adaptif dan berkelanjutan di era digital.
The Role of the Teacher as an Agent of Innovation in the Transformation of Islamic Religious Education Learning in the Digital Era at MAN 2 Mataram
Abstract
The adoption of Information and Communication Technology (ICT) in Islamic Religious Education (PAI) has been widely implemented in general. However, studies focusing on the role of teachers as innovation agents (change agents) through the lens of Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) in the context of public senior Islamic high schools (madrasah aliyah negeri), along with the supporting factors, barriers, and mitigation strategies, remain limited. This article aims to fill this gap by exploring the role of PAI teachers as agents of innovation in the transformation of learning in the digital era at MAN 2 Mataram. The research approach used was qualitative with a case study design. Data collection techniques included observation, in-depth interviews, and documentation studies. Data were analyzed thematically using source triangulation to ensure the credibility and confirmability of the findings. The results reveal that PAI teachers have implemented various technology-based innovations. The use of Learning Management System (LMS) platforms like Google Classroom and the utilization of social media (WhatsApp Group) for discussion and material sharing were the most dominant forms of innovation. Furthermore, the implementation of project-based learning and flipped classroom models also proved effective. These innovations were concretely demonstrated by increased active student participation in online discussion forums, improved timeliness of assignment submission, and expanded learning access beyond school hours. The main supporting factors included teacher digital competence, school policy support, and the availability of technological infrastructure. Meanwhile, the obstacles faced were disparities in digital competence among teachers and limited resources. This research contributes by emphasizing the importance of integrating technology, pedagogy, and religious content (TPACK) in PAI learning, and serves as a reference for developing adaptive and sustainable Islamic education policies and practices in the digital era.
Downloads
References
Abdurahman, A., Ruhyadi, S., & Binasdevi, M. (2022). Implementasi model project based learning (pjbl) dalam penerapan kurikulum merdeka belajar di kelas tinggi mi/sd. Al-Ibanah, 7(2). https://doi.org/10.54801/ibanah.v7i2.107
Ahmad, M., Djollong, A., Jumawati, J., Sukriati, S., Hamran, H., Imran, M., … & Saleh, A. (2025). Transformasi peran guru dalam implementasi dan evaluasi kurikulum pai. Sultra Educational Journal, 5(1), 331-339. https://doi.org/10.54297/seduj.v5i1.1117
Ansar, Harefa, A. T., Sinaga, I. N., & Lopulalan, J. E. (2024). Teori Sosiologi Konsep-konsep Kunci dalam Pemahaman Masyarakat. PT Media Penerbit Indonesia.
Arianto, B. (2024). Triangulasi Metoda Penelitian Kualitatif. Borneo Novelty Publishing.
Arifin, S. (2016). Islamic religious education and radicalism in indonesia: strategy of de-radicalization through strengthening the living values education. Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies, 6(1), 93. https://doi.org/10.18326/ijims.v6i1.93-126
Basri, H., Suhartini, A., Nursobah, A., & Ruswandi, U. (2022). Applying higher order thinking skill (hots) to strengthen students’ religious moderation at madrasah aliyah. Jurnal Pendidikan Islam, 8(2), 207-220. https://doi.org/10.15575/jpi.v8i2.21133
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. doi:10.1191/1478088706qp063oa
Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. 21(1).
Fadriati, F., Muchlis, L., & BS, I. (2023). Model pembelajaran pai dengan project based learning berbasis ict untuk meningkatkan kemampuan berfikir kritis siswa sma. Islamika, 5(1), 177-188. https://doi.org/10.36088/islamika.v5i1.2542
Fajri, I., Kustati, M., & Amelia, R. (2024). Dampak Penerapan Aplikasi Edukasi Berbasis Teknologi Terhadap Hasil Belajar Siswa.
Fauzan, M., Aprison, W., & Rahmadhani, R. (2024) Transformasi Pendidikan Agama Islam di Madrasah Menuju Pendidikan yang Holistik dan Relevan dengan Tuntutan Zaman.
Hanun, S., Rahman, Y., & Husnita, H. (2023). Penerapan metode project based learning untuk meningkatkan minat belajar pai siswa. Educativo Jurnal Pendidikan, 2(1), 97-106. https://doi.org/10.56248/educativo.v2i1.112
Harahap, K., Nurhayati, Arafat, & Hatchi, I. (2024). Metode Penelitian. PT Media Penerbit Indonesia.
Hasan, M., Azizah, M., & Solechan, S. (2022). Implementation of islamic religious local content policy at smp negeri 2 kabuh jombang. Nidhomul Haq Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 7(1), 135-143. https://doi.org/10.31538/ndh.v7i1.2104
Hidayat, N., & Mesra, R. (2024). Peran Guru Sebagai Agen Perubahan Sosial Dengan Pola Pendidikan Kemuhammadiyahan di SMA Muhammadiyah Ngawen.
Ihsan, I. (2025). Transformasi pendidikan agama islam di era digital: peluang dan tantangan dalam membentuk generasi islami. ERR, 4(2), 247-256. https://doi.org/10.33559/err.v4i2.2949
Jamal, J., Najiha, I., Saputri, S., Hasbiyallah, H., & Tarsono, T. (2023). Menumbuhkan sikap sosial melalui pembelajaran project based learning pada pendidikan agama islam. Jiip - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(10), 7834-7841. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i10.2489
Juniar, R., Hidayati, D., & Suyata, P. (2024). Penerapan kepemimpinan instruksional dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sma it kota balikpapan. Jurnal Kepemimpinan Dan Pengurusan Sekolah, 9(3), 302-312. https://doi.org/10.34125/jkps.v9i3.429
Kusumastuti, A., & Khiron, A. M. (2019). Metode Penelitian Kualitatif. Lembaga Pendidikan Sukarno Pressindo.
Mahesa, E., Hidayat, S., & Gusmaneli, G. (2025). Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Karakter Siswa di Era Digital. TSAQOFAH, 5(4), 3565–3578. https://doi.org/10.58578/tsaqofah.v5i4.6399
Maria, A. and Maulana, R. (2023). Pengaruh model pembelajaran project based learning terhadap hasil belajar kognitif siswa pada mata pelajaran pendidikan agama islam. masagi, 2(1), 61-68. https://doi.org/10.37968/masagi.v2i1.457
Nabila, A., Malihah, E., & ???????????, ?. (2025). Analisis bibliometrik penelitian mengenai transformasi peran guru. ARJI, 7(2). https://doi.org/10.61227/arji.v7i2.442
Nisa, H. and Hijriyah, U. (2024). Multicultural approach in islamic religious education to strengthen interfaith harmony. IJIJEL, 2(4), 2246-2260. https://doi.org/10.62976/ijijel.v2i4.825
Rahmatiah, R., Sarjan, M., Muliadi, A., Azizi, A., Hamidi, H., Fauzi, I., Yamin, M., Muttaqin, Muh. Z. H., Ardiansyah, B., Rasyidi, M., Sudirman, S., & Khery, Y. (2022). Kerangka Kerja TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge) dalam Perspektif Filsafat Ilmu Untuk Menyongsong Pendidikan Masa Depan. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 7(4). https://doi.org/10.29303/jipp.v7i4.1069
Ridha, M. and Setyoningrum, M. (2022). Manajemen pembelajaran daring di madrasah aliyah negeri 2 samarinda. Borneo Journal of Islamic Education, 2(2), 109-122. https://doi.org/10.21093/bjie.v2i2.5560
Salsabila, D., Arief, A., & Rehani, R. (2024). Inovasi dalam pembelajaran pendidikan agama islam di sd/mi untuk membangun karakter anak sejak dini. HAN, 1(11), 39-46. https://doi.org/10.62504/nexus978
Santos, M., Gupta, R., & ???????, ?. (2025). Pedagogical leadership and the implementation of project-based curriculum: impact on students' problem-solving abilities in australia. jmpi, 3(1), 98-107. https://doi.org/10.71305/jmpi.v3i1.86
Saputri, A., Putra, A., Syam, D., Kirom, S., & Passasung, R. (2021). Keterlibatan orang tua dalam pembelajaran daring anak paud dan madrasah selama masa pandemic covid-19. J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(4), 503-512. https://doi.org/10.53625/jabdi.v1i4.243
Sastriyani, S. (2018). Dinamika pembelajaran pai di era digital (studi di mtsn wawotobi, kabupaten konawe). Shautut Tarbiyah, 24(1), 145. https://doi.org/10.31332/str.v24i1.925
Siregar, R., Risnawati, R., & Za’ba, N. (2024). Pengaruh model project based learning terhadap keterampilan berpikir tingkat tinggi mahasiswa pendidikan agama islam universitas islam riau. Dakwatussifa Journal of Da Wah and Communication, 3(2), 56-64. https://doi.org/10.56146/dakwatussifa.v3i2.204
Suci, N., Acip, & Solahudin. (2025). Digitalisasi dan Tantangan Moral: Strategi Guru PAI di SDN PasirBaru dalam Membentuk Karakter Siswa. Pekerti: Journal Pendidikan Islam dan Budi Pekerti, 7(2), 278–287. https://doi.org/10.58194/pekerti.v7i2.6804
Trisnawati, S. N. I., (2025). Perencanaan Pendidikan: Dari Landasan Konseptual Ke Implementasi Sekolah.
Wandira, A., Anwar, S., Titania, D., Rismayanti, N., & Fayyad, M. (2024). Implementation of instructional leadership in improving the quality of education in balikpapan city it high school. Educatum Scientific Journal of Education, 2(3), 82-87. https://doi.org/10.59165/educatum.v2i3.79
Wu, M., Lan, L., & Zhou, Y. (2023). Enhancing technology leaders' instructional leadership through a project-based learning online course. Stem Education, 3(2), 89-102. https://doi.org/10.3934/steme.2023007
Zahra N. Z., & Fitri, W. (2025). Strategi Perkembangan Teknologi dalam Pembelajaran di Dunia Digital. Harmoni Pendidikan?: Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(2), 230–234. https://doi.org/10.62383/hardik.v2i2.1461
Zulkarnaen, Z., Wardhani, J., Katoningsih, S., & Asmawulan, T. (2023). Manfaat model pembelajaran project based learning untuk pendidikan anak usia dini dan implementasinya dalam kurikulum merdeka. Jurnal Bunga Rampai Usia Emas, 9(2), 394-409. https://doi.org/10.24114/jbrue.v9i2.52951
Zurqoni, Z., Saugi, W., Abdillah, M., & Susmiyati, S. (2022). Online learning at islamic elementary school amidst pandemic: implementation, challenges, and key success factors. Southeast Asian Journal of Islamic Education, 5(1), 1-18. https://doi.org/10.21093/sajie.v5i1.4479
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Supriadi Supriadi, Muhammad Muhammad, Ahyar Ahyar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Empiricism Journal agree to the following terms:
- For all articles published in Empiricism Journal, copyright is retained by the authors. Authors give permission to the publisher to announce the work with conditions. When the manuscript is accepted for publication, the authors agrees to implement a non-exclusive transfer of publishing rights to the journals.
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.